Pembunuhan Sewaktu Pesta Ulang Tahun

tesasembiring
tesasembiring
Dec 1, 2014, 5:46 PM |
0

 Ini suatu cerita Legenda check and Balance dari CERITA YESUS :

Setelah memberikan instruksi kepada rasul-rasulnya, Yesus mengutus mereka ke suatu daerah berdua-dua. Kemungkinan kakak beradik Petrus dan Andreas pergi bersama,begitu juga Yakobus dan Yohanes,Filipus dan Bartolomeus,Tomas dan Matius, Yakobus dan Tadeus,serta Simon dan Yudas Iskariot. Keenam pasang penginjil ini memberitakan kabar baik Kerajaan dan mengadakan penyembuhan-penyembuhan secara mukzizat ke mana saja mereka pergi.

Sementara itu, Yohanes Pembaptis masih berada di penjara. Sudah hampir dua tahun ia disana. Saudara mungkin ingat bahwa Yohanes terang-terangan mengecam Herodes Antipas karena mengambil Herodias,istri Filipus,saudara laki-lakinya,sebagai istrinya sendiri. Karena Herodes Antipas menyatakan mengikuti Taurat Musa (Check and balance) ini juga ada pada Daud mengambil Betsyeba istri Uria sebagai check and balance dari kekuasaan,dengan tepat Yohanes mengungkapkan perkawinan dalam perzinahan tersebut. Maka Herodes memasukkan Yohanes ke penjara,mungkin atas desakan Herodias.

Herodes Antipas menyadari bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan bahkan senang mendengarkan dia. Karena itu,ia tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap dia. Dilain pihak, Herodes membenci Yohanes dan terus berupaya membunuhnya. Akhirnya,kesempatan yg dinanti-nantikan itu tiba.

Sesaat sebelum Paskah pada tahun 32 M, Herodes mengadakan perayaan besar untuk ulang tahunnya. yang berkumpul dalam pesta itu adalah semua pejabat tinggi dan perwira Herodes serta warga terkemuka Galilea. Seraya malam semakin larut, Salome, anak gadis Herodia dari bekas suaminya, Filipus diminta menari untuk para tamu. Para tamu laki-laki terpesona oleh penampilannya.

Herodes sangat senang dengan Salome. "Minta dari padaku apa saja yg kau ingini,maka akan kuberikan kepadamu,sekalipun setengah dari kerajaanku!"

Sebelum menjawab, Salome pergi bertanya kepada ibunya. "Apa yang harus kuminya?"tanyanya. Akhirnya tiba kesempatan itu! "Kepala Yohanes pembabtis!" jawab Herodias tanpa ragu-ragu. Memang dasar Pelacur.

Segera Salome kembali kepada Herodes dan mengajukan permintaan:"Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah Talam!"

Herodes sangat sedih. Namun karena para tamunya mendengar sumpahnya,ia malu untuk tidak mengabulkannya,sekalipun ini berarti membunuh seseorang yg tidak bersalah. Seorang algojo segera di suruh pergi ke penjara dengan peritah yg mengerikan ini. Tidak lama kenudian ia kembali dengan kepala Yohanes diatas sebuah Talam,dan memberikannya kepada Salome. Ia kemudian membawanya kepada Ibunya.(memang dasar Herodias Pelacur, padahal Yohanes pembaptis adalah saudara iparnya).

Tesa Sembiring di Jakarta