7 Rekor Catur Paling Menakjubkan

7 Rekor Catur Paling Menakjubkan

SamCopeland
NM SamCopeland
9 Des 2017 00.00 |
98 | Serba-serbi

Rekor menginsipirasi kita untuk terus mencari kejayaan. Warisan panjang dunia catur telah melahirkan beberapa rekor yang belum terpatahkan selama berpuluh-puluh tahun, dan beberapa di antaranya bahkan hingga berabad-abad.

Berikut tujuh rekor catur paling menakjubkan yang pernah ditorehkan dalam sejarah.

Kemenangan Beruntun Terpanjang: Juara Dunia Bobby Fischer – 20 (atau 19?) Partai

Bobby Fischer, World Chess Champion

Bobby Fischer, pemegang rekor dunia untuk kemenangan beruntun terbanyak dalam catur level master. | Foto: Wikipedia.

Dalam perebutan gelar yang mencapai klimaksnya dengan pertandingan melawan Boris Spassky, Bobby Fischer memenangkan 20 partai secara mengesankan melawan para pesaingnya yang didominasi para pecatur elit. Dia memulai rekornya ini di Palma de Mallorca Interzonal pada tahun 1970 dengan memenangi tujuh partai secara beruntun untuk menyelesaikan turnamen tersebut. Karena Oscar Panno mengalah, beberapa sejarawan catur sengaja tidak menghitung partai ini.

Dalam turnamen Kandidat yang diselenggarakan setelahnya pada tahun 1971, Fischer mengalahkan Mark Taimanov dan Bent Larsen, masing-masing dengan skor sempurna 6-0. Kemenangan selanjutnya dalam partai pertama melawan Tigran Petrosian diikuti dengan kekalahannya pada partai kedua yang mengakhiri kemenangan beruntunnya ini.

Dengan gemilang, Fischer lalu mengalahkan Petrosian dan Boris Spassky hingga dinobatkan menjadi juara dunia catur.

Catatan Khusus:

  • Juara Dunia Bobby Fischer – 11/11 dalam Kejuaraan A.S. 1963/4
  • GM Fabiano Caruana – Tujuh Kemenangan dalam Piala Sinquefield 2014

Tanpa Kekalahan Terpanjang: Juara Dunia Mikhail Tal – 95 Partai

Mikhail Tal, World Chess Champion

Mikhail Tal, pemegang rekor dunia sebagai pemain yang bermain tanpa kalah terpanjang secara beruntun. | Foto: Wikipedia.

Mikhail Tal terkenal dengan gaya menyerangnya yang kreatif, yang diperlihatkannya secara utuh dalam pertandingan kejuaraan dunia tahun 1960 melawan Mikhail Botvinnik. Dia memenangi pertandingan tersebut sebagai juara dunia termuda pada usianya yang baru 23 tahun--sebuah rekor lain yang pernah ditorehkannya dan baru terpatahkan saat Garry Kasparov mengalahkan Anatoly Karpov tahun 1985 pada usia 22 tahun.

Karier Tal terganggu akibat masalah kesehatan dan performanya yang tidak konsisten sering kali membuat beberapa penggemar catur melupakan tahun-tahun kejayaannya di kemudian hari. Dari tanggal 23 Oktober 1973 hingga 16 Oktober 1974, dia memainkan 95 partai tanpa kekalahan, sebuah prestasi gemilang yang tak pernah diimbangi, bahkan sekadar didekati oleh para pecatur lain.

Catatan Khusus:

  • Mikhail Tal (lagi!) – 85 Partai dari Juli 1972 hingga April 1973
  • Juara Dunia José Raúl Capablanca – 63 Partai dari 10 Februar1 1916 hingga 21 Maret 1924

Juara Dunia Bertahan Terlama: Emanuel Lasker – 27 Tahun

Emanuel Lasker, World Chess Champion

Emanuel Lasker, juara dunia terlama. | Foto: Wikipedia.

Emanuel Lasker menjadi juara dunia kedua setelah mengalahkan Wilhelm Steinitz pada tahun 1894. Dia mempertahankan gelarnya hingga akhirnya dikalahkan oleh Jose Raul Capablanaca pada tahun 1921. Dia terus bermain dan berjaya di berbagai turnamen elit hingga tahun 1930-an. Banyak pihak menyebut bahwa gelar Lasker diperpanjang dengan adanya intervensi Perang Dunia I yang menunda dilangsungkannya pertandingan antara Rubinstein dan Capablanca. Bahkan jika tambahan periode tersebut tidak dihitung, gelar Laster tetap jauh lebih lama daripada juara-juara dunia lainnya.

Catatan Khusus:

  • Juara Dunia Garry Kasparov – 15 Tahun dari 1985 hingga 2000
  • Juara Dunia Mikhail Botvinnik – 13 Tahun tidak berturut-turut dari 1948 hingga 1963

Elo Tertinggi yang Pernah Dicapai: Juara Dunia Magnus Carlsen – 2882

Magnus Carlsen, World Chess Champion

World Champion Magnus Carlsen, pecatur dengan rating tertinggi sepanjang masa. | Foto: Maria Emelianova.

Magnus Carlsen mencatatkan rekor ini pada bulan Mei 2014 di daftar FIDE. Secara tidak resmi, dia juga mencatatkan rekor rating tertinggi 2889 di daftar rating catur langsung. Beberapa pihak berpendapat bahwa adanya inflasi rating menjadikan rekor ini tidak bermakna, tetapi analisis Chess.com menunjukkan bahwa keterampilan bermain catur benar-benar meningkat seiring berjalannya waktu.

Saat artikel ini ditulis, hanya ada 12 pemain yang telah mencapai rating 2800. Namun, Carlsen adalah satu-satunya yang yang mendekati 2900.

Catatan Khusus:

  • Juara Dunia Garry Kasparov – 2851 pada Juli 1999
  • GM Fabiano Caruana – 2844 pada Oktober 2014

Pemain Termuda yang Menjadi Grandmaster: GM Sergey Karjakin – 12 Tahun, 7 Bulan

Sergey Karjakin, Chess Prodigy

GM Sergey Karjakin, grandmaster termuda sepanjang masa. | Foto: Maria Emelianova.

Karjakin adalah, pada saat artikel ini diterbitkan, satu-satunya pecatur yang mendapatkan gelar grandmaster pada usia 12 tahun. Karjakin mendapatkan pengalaman pertamanya dalam pertandingan kejuaraan ketika baru berulang tahun yang ke-12, yaitu sebagai sekondan Ruslan Ponomariov dalam pertandingan kejuaraan dunia FIDE melawan Vasily Ivanchuk.

Pada tahun 2016, Karjakin mendapatkan kesempatannya sendiri untuk bermain dalam kejuaraan dunia, yaitu melawan Magnus Carlsen. Pertandingan tersebut akhirnya ditentukan dengan tiebreak catur cepat yang dimenangi oleh Carlsen setelah skor imbang 6-6 dalam 12 partai klasik, dengan tiap pemain masing-masing memenangi satu partai.

Catatan Khusus:

  • Juara Dunia Bobby Fischer – 15 tahun, 6 bulan, 1 hari pada tahun 1958
  • GM Judit Polgar – 15 tahun, 4 bulan, 28 hari pada tahun 1991

Partai Simultan Terbanyak: GM Ehsan Ghaem Maghami – 604 Partai

Ehsan Ghaem Maghami, Simultaneuos Chess

GM Ehsan Ghaem Maghami, pemegang rekor dunia untuk catur simultan terbanyak. | Foto: Wikipedia.

Peragaan simultan adalah serangkaian partai melawan lebih dari satu orang secara bersamaan. Biasanya para lawan duduk berjejer atau melingkar dan sang master mengitari mereka, menjalankan langkah melawan tiap lawan sebelum berlanjut ke lawan berikutnya.

Ehsan Ghaem Maghami, juara Iran sembilan kali, secara mengesankan bermain melawan 604 pemain secara simultan dalam rangka menorehkan rekor dunia untuk catur simultan dengan lawan terbanyak. Dia memenangi 580 partai, hanya menahan remis 16 partai, dan kalah dalam 8 partai dalam sebuah peragaan simultan di Tehran, Iran. Peragaan tersebut berlangsung pada 8–9 Februari 2011 di stadion olah raga Shahid Beheshti University.

Catatan Khusus:

  • Susan Polgar – 326 Lawan, 309 Menang, 14 Remis, 3 Kalah pada tahun 2005
  • José Raúl Capablanca – 103 Lawan, 102 Menang, 1 Remis pada tahun 1922

Partai Catur Buta Simultan Terbanyak: GM Timur Gareyev – 48 Partai

Timur Gareyev, Blindfold Chess

Timur Gareyev, pemegang rekor dunia untuk catur buta. | Foto: Mike Klein.

Salah satu variasi catur yang paling menakjubkan adalah catur buta. Dalam catur buta, pemain tidak diperbolehkan melihat ke papan. Pemain harus menghafal seluruh posisi di kepalanya dan berkomunikasi hanya dengan notasi catur. Dalam peragaan catur buta simultan, sang pemberi simultan harus menghafal semua posisiny sekaligus dalam memorinya--kemampuan yang benar-benar membutuhkan keterampilan catur dan konsentrasi yang luar biasa.

Timur Gareyev mencetak rekor dunia untuk format ini pada tanggal 3–4 Desember 2016 ketika dia bermain melawan 48 pemain sekaligus. Dia mencatatkan 35 kemenangan, 7 hasil remis, dan 6 kekalahan. Rasakan kembali pengalaman ini dengan laporan Chess.com tentang upaya pencatatan rekor dunia.

Catatan Khusus:

  • FM Marc Lang – 46 lawan pada tahun 2011
  • GM Miguel Najdorf – 45 lawan pada tahun 1947

Terinspirasi untuk menorehkan rekor catur Anda sendiri? Buatlah akun di Chess.com dan mulailah bermain catur sekarang juga!