Kalahkan Carlsen di Final, Aronian Juara Freestyle Chess Grand Slam Afrika Selatan
GM Levon Aronian mengalahkan GM Magnus Carlsen dengan skor 1.5–0.5 dalam pertandingan perebutan gelar Freestyle Chess Grand Slam Final 2025 dan berhak atas hadiah utama sebesar $200.000. Sebelumnya, ia juga menjuarai seri Grand Slam di Las Vegas pada musim panas lalu, sehingga ini menjadi gelar Grand Slam keduanya secara beruntun.
Carlsen finish di posisi kedua, diikuti GM Vincent Keymer di peringkat ketiga, GM Javokhir Sindarov keempat, GM Fabiano Caruana kelima, GM Arjun Erigaisi keenam, GM Hans Niemann ketujuh, dan GM Parham Maghsoodloo kedelapan.
Upper Bracket

Lower Bracket

Berkat performanya sepanjang rangkaian turnamen, Carlsen tetap dinobatkan sebagai Juara Freestyle Chess 2025 dan membawa pulang hadiah sebesar $100.000. Sementara itu, Aronian menerima bonus $50.000, dan Caruana mendapatkan $25.000.
Dalam periode Juli hingga Desember, Aronian telah mengantongi hampir setengah juta dolar dari berbagai ajang Freestyle Chess.

Rincian pembagian hadiah sebesar $750.000 untuk turnamen ini dapat dilihat di bawah.
Pertandingan Perebutan Juara: Carlsen 0.5–1.5 Aronian
Menghadapi pemain nomor satu dunia, kemenangan Aronian terbilang mengejutkan karena berlangsung cukup mulus. Di game pertama, pemain asal Amerika Serikat itu mengambil pion yang dikorbankan dan berhasil mengonversi keunggulan materi menjadi kemenangan. Aronian lalu menahan hasil remis di game kedua, meski ketegangan sempat terlihat di tahap akhir.
Carlsen sudah terlihat tidak nyaman sejak langkah kedua di game pertama. Pengorbanan pionnya dengan 2...e5 mungkin bukan pilihan terbaik karena memberi keunggulan kecil bagi Putih, dan ia menghabiskan hampir 10 menit untuk langkah tersebut. Pada langkah keenam, waktu Carlsen kurang dari sembilan menit, sementara Aronian masih memiliki 27 menit.
Sebenarnya ada cara untuk mendapatkan kompensasi atas pion yang dikorbankan, tetapi Carlsen runtuh karena tekanan waktu. Setelah langkah 9...d5?, Aronian benar-benar unggul satu pion dan menuntaskan keunggulan itu tanpa ampun.
Secara kasat mata, game kedua berakhir remis dengan akurasi 97% dari kedua pemain. Namun angka itu tidak sepenuhnya mencerminkan teknik Aronian dalam mempertahankan posisi. Di akhir permainan ia sempat terlihat goyah, membuat para komentator khawatir Carlsen akan mendapat peluang untuk menunjukkan “sihir” endgame khasnya. Pada akhirnya, Aronian tetap bertahan tanpa kesalahan yang serius dan pantas keluar sebagai juara.
Levon Aronian wins the #FreestyleChess Grand Slam in South Africa and the $200,000 prize! Not a single loss in four days! pic.twitter.com/Ha3cZ4cVru
— chess24 (@chess24com) December 11, 2025
"Saya sangat senang bisa bermain sebaik ini. Sejujurnya, saya cukup bangga,” ujar Aronian dalam wawancara bersama WIM Fiona Steil-Antoni. Momen paling berkesan baginya tentu saja mengalahkan pemain nomor satu dunia. “Magnus sebenarnya tidak suka kalah, jadi bisa menang melawannya adalah perasaan yang luar biasa."
Sejujurnya, saya cukup bangga.
—Levon Aronian
Aronian tidak kalah satu pun dari 17 game yang ia mainkan selama empat hari. Ia juga mengapresiasi dukungan keluarganya—istri dan putrinya, Ani dan Zabelle—yang hadir langsung di lokasi. “Mereka mendukung dan memberi saya kekuatan.”
Menariknya, saat Aronian mendapat hak memilih lawan di perempat final, ia menyerahkan keputusan itu kepada istrinya. Ani memilih Hans Niemann dan menjelaskan keputusannya: “Hans adalah salah satu pemain paling arogan, jadi rasanya menyenangkan bisa sedikit pamer di depannya!” Aronian pun memenangkan pertandingan itu dengan skor 3–1.

Meski kalah di Final, Carlsen tetap mendominasi klasemen keseluruhan tour dengan keunggulan 37 poin atas Aronian. Presiden FIDE, Arkady Dvorkovich, ikut hadir secara daring saat upacara penyerahan hadiah dan mengumumkan potensi kerja sama antara FIDE dan Freestyle Chess.
"The new brand [#FreestyleChess] has a potential to be a success story and we are open to collaborating in a mutually beneficial way."
— chess24 (@chess24com) December 11, 2025
"FIDE recognizes [Magnus Carlsen] now as the... number-one in the world in this exciting version of chess."
- FIDE President Arkady Dvorkovich pic.twitter.com/JZ87y9XaLQ
FIDE terakhir kali menggelar Kejuaraan Dunia Fischer Random pada 2022 di Reykjavik, yang dimenangkan oleh GM Hikaru Nakamura. Dvorkovich juga mengumumkan bahwa FIDE mengakui Carlsen sebagai pemain nomor satu dunia dalam varian ini.
Perebutan Juara 3: Keymer 2-0 Sindarov
Keymer menang telak 2–0 atas Sindarov dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Meski kalah, hasil ini tidak mengurangi performa impresif Sindarov, terutama di tahap round-robin yang berhasil ia menangi. Sepanjang turnamen, satu-satunya kekalahan Keymer hanyalah saat menghadapi Aronian di Semifinal.
Keymer merasa senang dan mengatakan: "Ini pertandingan yang sangat bagus untuk saya. Saya senang dengan kualitas permainan saya hari ini. Saya tidak memberi terlalu banyak peluang untuk lawan, dan itu terasa menyenangkan.”
Saya senang dengan kualitas permainan saya hari ini.
—Vincent Keymer
Game pertama terpilih sebagai Game of the Day kami. Penggunaan waktu menunjukkan betapa rumitnya posisi awal (posisi 454). Secara total, kedua pemain menghabiskan sekitar 30 menit hanya untuk mencapai langkah ketiga, dengan Hitam menghabiskan 20 menit di antaranya.

Meski menteri sudah ditukar, Keymer tetap melancarkan serangan tajam dan akhirnya menang. Langkah 19.Kh6! menjadi awal serangan indah yang memaksa raja Hitam terus tertekan, sementara buah-buah Hitam kehilangan koordinasi. Partai ini dibahas secara lengkap oleh GM Rafael Leitao.
Game kedua juga berakhir dengan sangat cantik. Keymer menemukan dobrakan pion yang layak masuk buku endgame klasik. Ia bahkan sempat berkata, “Ini mungkin terdengar memalukan kalau salah, tapi saya rasa dobrakan pion ini pasti berhasil!” Dan memang, perhitungannya tepat.
Jika melihat keseluruhan tour, kemenangan Keymer di Freestyle Chess Grand Slam Weissenhaus 2025 pada Februari lalu menjadi momen paling berkesan baginya. Ia berkata bahwa mengalahkan Alireza, Magnus, dan Fabi secara beruntun adalah pengalaman yang tidak akan ia lupakan.
Mengalahkan Alireza, Magnus, dan Fabi secara beruntun adalah sesuatu yang tidak akan pernah terlupakan.
—Vincent Keymer
Pertandingan perebutan peringkat kelima dan ketujuh dimainkan dengan kontrol waktu yang lebih cepat, yaitu 10 menit per pemain, dibandingkan 30 menit di dua laga teratas.
Perebutan Peringkat 5: Caruana 1.5-0.5 Arjun
Caruana memenangkan game pertama, dan hasil itu pada dasarnya sudah menentukan jalannya pertandingan. Berawal dari rangkaian langkah di langkah ke-12, Arjun menukar dua perwira ringan dengan satu benteng dan satu pion. Peluang seharusnya masih seimbang jika Putih menemukan langkah 16.Me1. Namun setelah langkah yang kurang akurat 16.Mf2?, Hitam mulai mengonsolidasikan posisi, dan Arjun akhirnya runtuh setelah melakukan pengorbanan 21.Kxb5?, yang ternyata tidak menghasilkan serangan apa pun.
Arjun sempat mendapatkan sedikit keunggulan di game kedua, tetapi pada akhirnya Caruana berhasil meraih posisi menang. Caruana kemudian mengulangi posisi tiga kali karena itu sudah cukup untuk memastikan kemenangan pertandingan dan mengakhiri turnamen di peringkat kelima.
Perebutan Peringkat 5: Niemann 3-1 Maghsoodloo
Niemann kalah di game pertama, tetapi langsung membalas di game kedua saat dibutuhkan. Setelah itu, ia memenangkan dua game blitz dan finish di peringkat ketujuh, sementara Maghsoodloo harus puas di posisi terakhir.
Menariknya, ketiga kemenangan Niemann semuanya diakhiri dengan skakmat. Namun, Maghsoodloo hanya benar-benar menerima satu skakmat di atas papan, yaitu pada game keempat. Game kedua menjadi yang paling indah penyelesaiannya.
Pertandingan pun ditutup dengan manis, lewat sebuah skakmat sungguhan.
Dengan demikian, Freestyle Chess Grand Slam di Afrika Selatan resmi berakhir, sekaligus menutup rangkaian tournya secara keseluruhan. Selamat kepada Carlsen, Aronian, dan seluruh pemain, dan kita nantikan kembalinya turnamen ini pada 2026. Sebagai penutup, IM Tania Sachdev mengatakan di akhir siaran bahwa MVP sesungguhnya adalah GM Bobby Fischer, sosok yang pertama kali menciptakan varian catur ini.
"I think the MVP is Bobby Fischer right now, for inventing this format." - @TaniaSachdev #FreestyleChess pic.twitter.com/KrRjiwV2nj
— chess24 (@chess24com) December 11, 2025
Freestyle Chess Grand Slam South Africa adalah event terakhir dari rangkaian tour Freestyle Chess Grand Slam yang bernilai jutaan dolar. Turnamen ini menentukan juara Freestyle Chess tahun ini, yang mendapatkan hadiah utama $200.000. Event berlangsung di Grootbos Private Nature Reserve dari 8 hingga 11 Desember, dan semua pertandingan dimainkan menggunakan varian freestyle chess.
Liputan sebelumnya:
-
- Semifinal: Carlsen Menang Tipis Atas Sindarov, Siap Hadapi Aronian di Final Hari Kamis
- Perempat Final: Carlsen Clinches Tour With 2 Days To Spare, After Clutch Comeback
- Fase Grup: Birthday Boy Sindarov Shines Brightest On Day 1
- Niemann Wins Diving Chess Championship In Lead-Up To Freestyle Chess Finals
- Can Anyone Stop Carlsen From Winning The Freestyle Grand Slam Tour?
