Tim Catur Indonesia Raih Medali SEA Games 2025
Kontingen catur Indonesia resmi memulai perjuangannya di SEA Games Thailand 2025. Cabang catur pada edisi kali ini memperebutkan delapan medali emas dan dijadwalkan berlangsung pada 10–19 Desember 2025, dengan arena pertandingan yang berlokasi di The Bazaar Hotel Bangkok.
Mengacu pada informasi pertandingan, delapan nomor tersebut mencakup catur rapid, catur ASEAN, serta Makruk yang merupakan catur tradisional Thailand. Komposisinya adalah dua nomor catur rapid double (putra dan putri), dua nomor catur ASEAN quadruple (putra dan putri), serta empat nomor Makruk. Keberadaan Makruk sebagai nomor tradisional tuan rumah membuat persaingan semakin unik dan menuntut adaptasi strategi dari seluruh negara peserta.
SEA Games kali ini, Indonesia menurunkan deretan pecatur yang siap bermain di berbagai nomor. Berikut daftar pemain Indonesia yang ikut berlaga:
Tim Catur Putra Indonesia
| No. | Nama | Gelar | Rating Standard | Rating Rapid |
| 1. | Susanto Megaranto | GM | 2476 | 2532 |
| 2. | Novendra Priasmoro | GM | 2394 | 2410 |
| 3. | Mohamad Ervan | IM | 2354 | 2329 |
| 4. | Azarya Jodi Setyaki | IM | 2345 | 2327 |
| 5. | Aditya Bagus Arfan | IM | 2382 | 2198 |
| 6. | Gilbert Elroy Tarigan | IM | 2421 | 2284 |
| 7. | Nayaka Budhidharma | IM | 2350 | 1988 |
| 8. | Satria Duta Cahaya | IM | 2394 | 2132 |
Tim Catur Putri Indonesia
| No. | Nama | Gelar | Rating Standard | Rating Rapid |
| 1. | Irene Kharisma Sukandar | IM | 2330 | 2375 |
| 2. | Medina Warda Aulia | IM | 2355 | 2248 |
| 3. | Dewi Ardhiani Anastasia Citra | WGM | 2158 | 2141 |
| 4. | Chelsie Monica Ignesias Sihite | WIM | 2223 | 2236 |
| 5. | Laysa Latifah | WIM | 2189 | 1960 |
Rabu, 10 Desember, Indonesia bertanding di nomor Makruk Blitz Men Triple. Tim Merah Putih diwakili oleh Nayaka, Ervan, Megaranto, dan Novendra untuk mengawali perburuan medali dari nomor tradisional tuan rumah.
Hari pertama nomor Makruk berlangsung ketat dengan partisipasi Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Pertandingan dibagi menjadi dua tahap, yaitu kualifikasi dan semifinal–final. Tahap kualifikasi menggunakan sistem Swiss 5 babak, di mana setiap negara saling berhadapan dua kali per babak dengan warna buah yang bergantian. 4 Tim teratas akan melaju ke babak semifinal-final dengan sistem knockout.
Indonesia membuka perjuangan dengan kekalahan dari Vietnam pada babak pertama. Namun, tim Merah Putih segera bangkit dan mencatat tiga kemenangan beruntun atas Malaysia (babak 2), Singapura (babak 3), dan Thailand (babak 4). Di babak kelima, Indonesia bermain imbang melawan Filipina, hasil yang cukup untuk mengantarkan Indonesia lolos ke semifinal sebagai peringkat kedua.
Memasuki semifinal, Indonesia kembali tampil solid dengan mengalahkan Filipina dan mengamankan tempat di Final menghadapi tuan rumah Thailand. Namun pada partai puncak, Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand. Game pertama berakhir dengan kekalahan 0,5–2,5, dan game kedua ditutup dengan skor 1–2, menempatkan Indonesia sebagai Runner-up.
Dengan keberhasilan meraih medali perak di hari pembuka, Indonesia masih berpeluang besar menambah koleksi medali dari nomor catur lainnya. Semoga tim Indonesia terus menunjukkan performa terbaiknya!