Carlsen Menangkan Chess.com Open Usai Comeback Atas Duda di Grand Final Reset
GM Magnus Carlsen dari Team Liquid menjuarai Playoff Chess.com Open 2026 setelah mengalahkan GM Jan-Krzysztof Duda dalam Grand Final yang mendebarkan. Duda, yang datang dari Losers Bracket, mendominasi match pertama dengan skor 2.5-0.5, tetapi Carlsen bangkit di Grand Final Reset dengan kemenangan telak 2-0.
Carlsen membawa pulang hadiah $50.000, sementara Duda mendapatkan $35.000. Keduanya juga telah memastikan tempat di Esports World Cup 2026.
Final Bracket

Match ini berjalan seperti dua cerita berbeda. Duda menguasai paruh pertama, tetapi Carlsen tampil lebih baik di paruh kedua.
Grand Final: Carlsen 0.5-2.5 Duda
Match pertama sepenuhnya menjadi milik Duda, dan ia memenangkannya dengan satu game tersisa. Setelah remis di game pertama, Duda memenangkan dua game beruntun. Semuanya terjadi tepat di hari ulang tahunnya yang ke-28!
Happy Birthday to Jan-Krzysztof Duda! The 2021 World Cup winner is playing Magnus Carlsen in the https://t.co/EufIHvcIFK Open GRAND FINALS right now!! 🎉 pic.twitter.com/XuANd8Vjg9
— Chess.com (@chesscom) April 26, 2026
Carlsen, yang memulai dengan buah putih, mencoba 2.Ka3!? melawan Pertahanan Sisilia. Pembukaannya berjalan baik, dan setidaknya dua kali ia sempat mendapatkan keunggulan. Bahkan, jika tidak memilih pengulangan langkah di akhir, 34.Bc3! diikuti 35.Bc5 akan memberi Putih keunggulan yang hampir menentukan.
Setelah itu, Duda mengambil alih dengan dua kemenangan. Di game pertama, Carlsen sudah berada dalam tekanan posisi yang berat ketika ia mengizinkan pengorbanan menteri sementara. Kombinasi itu akhirnya membuat Duda berhasil merebut kembali menterinya.
Di game ketiga, Carlsen tampak mulai mengambil alih permainan setelah Duda memainkan pengorbanan perwira spekulatif 40...Gxf3?!. Dalam tekanan waktu, bermain dengan raja yang terbuka ternyata terlalu sulit—terlepas dari evaluasi objektifnya—dan Duda menang lewat pengorbanan benteng sementara di g2, lalu merebut kembali benteng tersebut dua langkah kemudian.
Dengan kekalahan kedua, Carlsen bahkan tidak mendapatkan kesempatan di game keempat untuk menyamakan skor. Kedua pemain langsung menuju Grand Final Reset, dengan momentum berada di pihak Duda.
Match Reset: Carlsen 2-0 Duda
Meski tren pertandingan jelas mengarah ke Duda, Carlsen kemudian mengatakan bahwa ia tidak terlalu panik. “Saya tidak terlalu khawatir ketika Reset dimulai, karena saya tahu peluang masih selalu ada.... Saya juga tidak merasa dia benar-benar mendominasi.”
Ia mengingat match serupa melawan Duda di Champions Chess Tour—kemungkinan Charity Cup 2022—ketika skenario yang sama terjadi. Saat itu, Carlsen mengaku “kalah telak di match pertama,” tetapi berhasil membalas di Reset. Di turnamen tersebut, ia juga menang 2-0 di match kedua.
Grand Final Charity Cup 2022

Carlsen memenangkan game pertama dengan buah putih, memberikan tekanan khasnya dalam endgame yang seimbang. Faktor pentingnya, Carlsen masih memiliki 43 detik, sementara Duda hanya tersisa 11 detik ketika blunder penentu terjadi di papan. Duda melihat adanya taktik, tetapi tidak punya cukup waktu untuk menghitung tiga langkah lebih dalam—hingga akhirnya gajah dan bentengnya sama-sama terancam.
Duda tentu menciptakan peluang di game terakhir, sebuah Pembukaan Italia yang kompleks, di mana Carlsen bahkan sempat menawarkan pengorbanan menteri untuk dua perwira-minor dan satu pion. Tentang posisi yang mungkin terjadi tersebut, Carlsen mengatakan: “Saya tidak tahu apakah posisi saya memang seburuk itu, tapi bisakah kamu memenangkannya tepat waktu?”
Saya tidak tahu apakah posisi saya memang seburuk itu, tapi bisakah kamu memenangkannya tepat waktu?
—Magnus Carlsen
Duda sempat unggul di beberapa momen, tetapi karena kekurangan waktu, ia tidak mampu memaksimalkannya. Carlsen berhasil menyeimbangkan posisi dan pada akhirnya menang waktu dalam posisi yang seimbang, meskipun bagi Duda, remis maupun kalah sama-sama tidak cukup.
GM Rafael Leitao menganalisis Game of the Day di bawah ini.
Carlsen menyebut turnamen ini “menyenangkan” dan memberi komentar positif tentang kontrol waktu yang cepat. Menurutnya, pertandingan seperti ini bukan hanya soal mencari langkah terbaik, tetapi juga tentang bertahan menghadapi tekanan jam.
Tidak adanya increment membuat permainan terasa benar-benar berbeda dan menambah lapisan baru dalam setiap keputusan. Di banyak momen, pemain mungkin ingin berpikir lebih lama, tetapi kemudian sadar bahwa mereka bisa kalah waktu, sehingga harus segera mengubah pendekatan.
Carlsen juga menyinggung keputusannya bermain menggunakan tablet, hal yang jarang terjadi di level setinggi ini. Tanpa mouse, krisis waktu tentu menjadi lebih sulit dihadapi. “Saya sebenarnya tidak benar-benar berencana mengikuti turnamen ini sampai beberapa hari terakhir. Saya juga tidak punya laptop di sini, jadi saya harus memakai MacBook Ella.”
"I didn't really plan to play this tournament until the last couple of days. I don't really have a laptop here, so I would've had to use Ella's MacBook..."
— chess24 (@chess24com) April 26, 2026
- Magnus on why he played on a tablet and not a computer. pic.twitter.com/yPlzRmQ9ss
Dengan berakhirnya Chess.com Open, jalur menuju kualifikasi EWC semakin sedikit. Titled Tuesday Grand Prix menjadi kesempatan terakhir untuk lolos melalui papan klasemen Champions Chess Tour. Selain itu, masih ada empat tiket dari DreamHack Atlanta 2026 dan empat tiket lainnya dari Last Chance Qualifier.
Para pemain berikut sudah memastikan tempat, dan EWC nantinya akan diikuti total 21 pemain.

Chess.com Open, yang berlangsung online pada 14 Maret hingga 26 April, adalah event catur terbuka terbesar di dunia. Turnamen ini mencakup kualifikasi terbuka, kualifikasi pemain bergelar, dan Play-In yang berujung pada knockout eliminasi-ganda 16 pemain. Total hadiah yang tersedia mencapai $250.000, ditambah tiga slot langsung menuju Esports World Cup 2026.
Liputan sebelumnya:
-
- Playoff Hari ke-3: Duda Siap Rematch Lawan Carlsen di Grand Final Chess.com Open
- Playoff Hari ke-2: Carlsen Melaju ke Grand Final Chess.com Open Usai Kalahkan Lazavik dan Duda
- Playoff Hari ke-1: Carlsen, Lazavik, Duda, dan Nihal Melaju di Winners Bracket; Sindarov Tersingkir Lebih Awal
- Play-in 4: Nihal, Sargsyan Grab Final Spots In Chess.com Open Playoffs
- Play-In 3: 15-Year-Old Movahed, Dubov Hold Off Caruana To Qualify From Play-In 3
- Play-In 2: Pranesh, Yu Yangyi Qualify Through Play-In 2
- Play-In 1: Nepomniachtchi, Abdusattorov Qualify Through Play-In 1
- Chess.com Global Championship Now Called Chess.com Open