Nakamura Amankan Kemenangan Setelah Le Quang Liem Nyaris Comeback di Segmen Bullet

Nakamura Amankan Kemenangan Setelah Le Quang Liem Nyaris Comeback di Segmen Bullet

Avatar AnthonyLevin
| 0 | Liputan Acara Catur

GM Hikaru Nakamura mengalahkan GM Le Quang Liem dengan skor 13.5-11.5 di babak 16 besar Speed Chess Championship 2025 pada 17 Oktober. Nakamura tampil dominan di dua segmen awal pertandingan, namun secara mengejutkan Le hampir membalikkan keadaan di segmen bullet.

Pertandingan babak 16 besar berikutnya, antara GM Hans Niemann vs. GM Ding Liren, akan berlangsung pada Senin, 27 Oktober mulai pukul 20:00 WIB.

Nakamura melaju ke Perempat Final, di mana ia akan berhadapan dengan GM Wesley So

Bracket Speed Chess Championship 2025

Nakamura 13.5-11.5 Le

Sejak 2016, hanya ada dua pemain yang pernah menjuarai SCC, yaitu Nakamura dan GM Magnus Carlsen. Le Quang Liem, yang pernah menjuarai Kejuaraan Dunia Blitz 2013, baru pertama kali tampil di ajang SCC. Nakamura bahkan diprediksi memiliki peluang 99% untuk memenangkan pertandingan.

Kemenangan Nakamura memang bukan kejutan besar, namun tidak ada yang menyangka apa yang terjadi di segmen bullet. Le hampir saja menyalip keunggulan tujuh poin yang telah dikumpulkan Nakamura di dua segmen awal pertandingan.

5+1: Nakamura 4.5-2.5 Le

Nakamura dikenal sering memenangkan laga pembuka dengan margin besar, dan pola yang sama terlihat pada dua segmen awal pertandingan kali ini. Tahun lalu, ia juga menang telak 14-8 atas GM Jose Martinez.

Namun, bertolak belakang dengan prediksi pra-pertandingan, Le justru mengambil kemenangan pertama dengan sangat meyakinkan. Ia tampil dominan sejak pembukaan, memaksa Nakamura menempatkan bentengnya secara pasif di petak a2, dan menuntaskan permainan dengan rapi—meski keduanya sempat melewatkan peluang bagi Nakamura untuk menang materi lebih banyak sebelum hasil akhir berjalan sesuai perkiraan.

Le hampir mencatat kemenangan keduanya setelah mengorbankan menteri, tetapi waktu di jamnya tinggal sekitar 10 detik, sedangkan Nakamura masih punya dua menit. Dalam tekanan tersebut, Le melakukan serangkaian kesalahan—kehilangan pion, lalu kualitas, dan akhirnya satu kuda penuh—membuat Nakamura menyamakan skor. Kecepatan dan kecerdikan taktis khas Nakamura kembali menjadi senjata ampuh di banyak partai berikutnya.

Di game ketiga, Nakamura melakukan pengorbanan sementara untuk merebut kembali keunggulan. Sementara partai keempat yang berakhir remis—menjadi yang paling tidak stabil sejauh ini, dengan keduanya sempat berada di posisi menang sebelum akhirnya berakhir dengan tiga kali pengulangan posisi.

Usai jeda, partai kelima tampak akan berakhir remis juga, kali ini dalam endgame benteng yang seimbang secara teori. Nakamura bahkan sempat bercanda di siarannya bahwa ia akan memberikan 100 subs jika menang—tanpa benar-benar menyangka akan terjadi. Secara mengejutkan, ia berhasil menang setelah Le tergelincir di bawah tekanan waktu, membuat Nakamura memenangkan partai sekaligus membuatnya “kalah taruhan”.

Le membalas di partai berikutnya dengan unggul dua pion dan menyelesaikan partai dengan mulus, memperkecil jarak menjadi satu poin. Ia sempat kembali memimpin di partai setelahnya dengan posisi kuda lebih baik vs. gajah, tetapi Nakamura kembali memanfaatkan kelengahan lawan untuk membalikkan keadaan, menciptakan pion bebas di lajur-a berkat kesalahan Le di krisis waktu.

3+1: Nakamura 6.5-1.5 Le

Nakamura tampil dominan di segmen kedua, membangun keunggulan hingga tujuh poin.

Ia membuka segmen ini dengan dua kemenangan beruntun. Di partai pertama, Nakamura menang karena waktu lawan habis meski posisi Le sebenarnya masih bisa dipertahankan. Di partai kedua, ia kembali menang dalam endgame kuda dengan dua pion vs. satu pion di sisi yang sama—sebuah posisi yang secara teori seharusnya remis.

Komentator Hambleton menilai bahwa bagi pemain sekelas Le, kalah dari posisi seperti itu adalah hal yang “sulit dipercaya,” siapa pun lawannya.

Le sempat menghentikan rentetan kekalahannya dengan hasil remis dalam endgame kuda, tetapi kembali kalah di partai berikutnya setelah menyerah hanya dalam 17 langkah, membuat Nakamura unggul lima poin.

Le sempat bangkit dengan kemenangan ketiganya setelah berhasil menjebak menteri Nakamura.

Namun, dominasi Nakamura berlanjut di tiga partai terakhir segmen ini. Pertama, Le kehilangan gajah di endgame (meski sudah dalam posisi kalah), lalu Nakamura kembali menemukan kombinasi taktis brilian yang melibatkan pengorbanan kuda dan gajah untuk meraih kemenangan.

Partai terakhir tak kalah spektakuler: Nakamura mengorbankan kuda untuk melancarkan serangan mematikan, memperlebar keunggulannya menjadi 11–4.

1+1: Nakamura 2.5-7.5 Le

Segmen bullet biasanya menjadi keunggulan Nakamura, jadi tak ada yang menyangka apa yang akan terjadi selanjutnya. Le tampil sangat dominan, meski keunggulan besar yang telah dibangun Nakamura sebelumnya memastikan bahwa kemenangannya secara keseluruhan tidak pernah benar-benar terancam

Nakamura memulai segmen dengan kemenangan dari posisi kalah—sebuah awal yang tampak menjanjikan baginya.

Namun, Le bangkit di partai kedua dan hampir menambah poin lagi di partai ketiga yang berakhir remis. Setelah itu, momen terbaik Le pun datang: ia memenangkan empat game berturut-turut. Dalam partai pertama dari rangkaian tersebut, Le melancarkan serangan skakmat, meskipun Putih memiliki dua menteri di papan.

Nakamura akhirnya menghentikan laju Le dengan satu kemenangan, tetapi sang GM Vietnam kembali membalas dengan dua kemenangan beruntun untuk menutup pertandingan. Pada partai kedua terakhir, Le meraih kemenangan meyakinkan setelah membangun keunggulan besar di middlegame meski jumlah buah di papan masih seimbang.

Pertandingan berikutnya akan digelar 10 hari lagi. Siapa menurutmu yang akan keluar sebagai pemenang—Ding Liren atau Hans Niemann? Tulis prediksimu di kolom komentar!

Cara Menonton SCC
Anda bisa menyaksikan Speed Chess Championship di Chess.com/TV. Anda juga bisa menikmati siaran langsungnya di channel Twitch dan YouTube Chess.com Indonesia. Semua pertandingan dari turnamen ini juga dapat dilihat melalui halaman acara kami.

Siaran langsung Chess.com Indonesia dipandu oleh WIM Chelsie Monica dan IM Lutfi Ali.

Speed Chess Championship, yang dimulai pada 12 Oktober dan akan berakhir dengan Final Langsung pada 8 Februari 2026 di London, merupakan turnamen catur cepat paling bergengsi di Chess.com. Ajang ini menghadirkan para nama besar dunia catur yang bersaing untuk menentukan siapa pemain catur cepat terbaik di dunia. Pertandingan dimainkan dengan kontrol waktu 5+1, 3+1, dan 1+1. Total hadiah yang diperebutkan mencapai $250.000.


Liputan sebelumnya:

Selengkapnya dari NM AnthonyLevin
Carlsen Menangkan Chess.com Open Usai Comeback Atas Duda di Grand Final Reset

Carlsen Menangkan Chess.com Open Usai Comeback Atas Duda di Grand Final Reset

Duda Siap Rematch Lawan Carlsen di Grand Final Chess.com Open

Duda Siap Rematch Lawan Carlsen di Grand Final Chess.com Open