Matematika dan Catur

Pujakelana
Pujakelana
Mar 6, 2012, 6:05 AM |
3

Catur mengajarkan banyak hal, termasuk pemikiran strategis. Meskipun pada awalnya mungkin orang menganggap bahwa jenis pemikiran ini tidak berhubungan dengan matematika, pada kenyataannya, catur juga mengajarkan jenis "perhitungan" (ide yang tepat tentang hal ini dapat Anda baca pada buku A. Soltis: The Inner Game of Chess, David McKay Co. Inc, New York, 1994).

 

Pada tahun 1893, Profesor Binet (dari tes reputasi IQ Stanford-Binet) telah melakukan studi tentang hubungan antara matematika dan catur. Setelah memeriksa sejumlah besar pemain terkemuka, ia menemukan bahwa 90% dari mereka memiliki mental berhitung yang sangat baik. Di sisi lain, ia menemukan bahwa matematikawan pun sering tertarik pada catur, beberapa di antaranya menjadi pemain kelas atas. Profesor Binet berkomentar bahwa baik catur maupun matematika memiliki arah dan rasa yang sama dalam kombinasi, abstraksi dan presisi. Salah satu ciri yang hilang pada matematika adalah pertempuran, di mana dua individu bersaing untuk penguasaan, dengan semua kualitas yang dibutuhkan dari seorang jenderal di medan perang.

 

 

Matematikawan yang bermain atau pernah bermain catur 

 

  • Adolf Anderssen (1818-1879)

Belum pernah memenangi Kejuaraan Dunia tetapi dianggap sebagai pemain terkuat di dunia antara tahun 1859 dan 1866. Dia menerima gelar dalam bidang Matematika dari Universitas Breslau dan mengajar matematika di gimnasium Friedrichs pada tahun 1847-1879. Dia dipromosikan menjadi Profesor pada tahun 1865 dan diberi gelar doktor kehormatan oleh Breslau (untuk prestasinya dalam catur) pada tahun 1865.

 

  • Noam Elkies (1966-...)

Profesor Matematika di Universitas Harvard dengan spesialisasi pada Teori Bilangan, adalah penyusun studi dan (mantan juara dunia) pemecah problem catur. Prof. Elkies, pada usia 26, menjadi sarjana termuda yang pernah mencapai gelar guru besar (profesor) di Harvard. Salah satu studi Endgame hasil karyanya disebutkan, misalnya, dalam buku “Technique for the tournament player” oleh GM Yusupov dan IM Dvoretsky, Henry Holt, 1995. Dia menulis 11 kolom yang sangat menarik tentang Eksplorasi Endgame.

Anda dapat membuka situs Profesor Elkies di sini.

 

  • Machgielis (Max) Euwe (1901-1981)

Juara Dunia Catur 1935-1937, Presiden FIDE (Fédération Internationale des Echecs) 1970-1978, dan wasit (arbiter) dalam pertarungan yang bergolak Fischer - Spassky pada pertandingan Kejuaraan Dunia di Reykjavik, Islandia pada tahun 1972. Salah satu sumber menyebutkan, ia bergelar PhD (atau yang setara dengan itu dalam versi Belanda) dalam bidang Matematika dari Universitas Amsterdam pada tahun 1926. Yang lainnya menyebutkan, ia bergelar Doktor dalam bidang filsafat pada tahun 1923 dan mengajar sebagai kariernya. Ia juga menerbitkan sebuah makalah matematika catur "Schachspiel Betrachtungen das uber Mengentheoretische".

 

  • Ed Formanek (194 -?)

Master Internasional, bergelar Ph.D dari Universitas Rice pada tahun 1970. Bekerja pada fakultas Matematika di Universitas Negeri Penn terutama dalam Teori Matriks dan Teori Representasi.

 

  • Charles Kalme (15 November 1939-22 Maret 2002)

Meraih gelar master nasional dalam catur pada usia 15 tahun, ia adalah juara Junior Amerika pada tahun 1954, 1955, juara antarperguruan tinggi se-Amerika pada tahun 1957, dan draw dalam permainan melawan Bobby Fischer pada kejuaraan Amerika tahun 1960. Pada tahun 1960, ia juga terpilih untuk Tim Inti Soccer Pria, serta tim Olimpiade Catur Mahasiswa Amerika. Pada tahun 1961 ia lulus dengan peringkat pertama di kelasnya pada Sekolah Teknik Elektro Moore, Universitas Pennsylvania, Philadelphia. Dia juga menerima penghargaan Cane (penghargaan kepemimpinan) tahun itu. Setelah mendapatkan gelar PhD dari Universitas New York pada tahun 1967 ia memasuki Universitas California, Berkeley selama 2 tahun kemudian Universitas California Selatan selama 4-5 tahun. Dia menerbitkan 2 makalah tentang Matematika dalam periode ini, "A note on the connectivity of components of Kleinian groups" dan "Remarks on a paper by Lipman Bers". Dia juga menerjemahkan karya Siegel dan Moser, Lectures on celestial mechanics, Springer-Verlag, New York, 1971 dari aslinya yang berbahasa Jerman. Dia berperan penting pada tahap awal pemrograman komputer catur. Bahkan, gambar dan ulasan game ditampilkan dalam artikel "An advice-taking chess computer" yang muncul dalam Scientific American edisi Juni 1973. Dia adalah editor pada Math Reviews dari 1975-1977 dan kemudian bekerja di industri komputer. Belakangan semasa hidupnya ia bekerja di negara asalnya, Latvia, dan mengirimkan komputer ke sekolah-sekolah dasar di sana dalam program “A National Strategy for Bringing Computer Literacy to Latvian Schools. Rating tertinggi yang dicapainya kemudian selama "kembali ke catur" adalah 2458.

Berikut adalah permainan melawan Bobby Fischer sebagaimana tersebut di atas.


 

 

 

o    Emanuel Lasker (1868-1941) 

Juara Dunia Catur tahun 1894-1921, bergelar PhD (atau yang setara dalam versi Jerman) dalam bidang Matematika dari Universitas Erlangen pada tahun 1902. Penulis makalah yang berpengaruh, di mana teorema terkenal Lasker-Noether “Primary Ideal Decomposition Theorem in Commutative Algebra terbukti.

 

o    Lev Loshinski (1913-1976) 

Grandmaster Internasional FIDE untuk Chess Compositions. Mengajar matematika (di Universitas Negeri Moscow), (meski tak diketahui) mungkin bergelar PhD mengingat reputasinya Universitas Negeri Moscow.

 

o    A. Jonathan Mestel 

Grandmaster di “di atas papan” maupun dalam pemecahan dalam problem catur, adalah seorang matematikawan terapan dengan spesialisasi dalam mekanika fluida dan penulis banyak makalah penelitian. Dia bekerja di fakultas Matematika, Imperial College, London.  

 

o    Walter D. Morris (196 -?)  

Master Internasional, bekerja di fakultas Matematika, Universitas George Mason, Virginia.

 

o    Nick J. Patterson 

Master Internasional, bergelar D. Phil. dari Universitas Cambridge pada tahun 1970-an dalam Teori Grup, dibimbing Prof. Thompson. Dia menerbitkan beberapa makalah tentang teori grup, kombinatorik, dan teori error-correcting codes. Beberapa game caturnya dapat Anda lihat di sini . Dia adalah Juara Catur Irlandia pada tahun 1969.

 

o    John Nunn (1955 -) 

Grandmaster, bergelar D. Phil. dari Universitas Oxford pada tahun 1978 pada usia 23 tahun (sarjana termuda di Oxford sejak Kardinal Wolsey), Tesis PhD-nya tentang Topologi Aljabar, dan penulis makalah.

 

o    Martin Kreuzer (1962 -)

Grandmaster untuk Chess Compositions, ratingnya lebih dari 2600 dalam correspondence chess. Rating OTB (Over-The-Board)-nya berada di atas 2300 sesuai dengan ensiklopedia chessbase. Spesialisasinya adalah komputasi aljabar komutatif dan aplikasinya. Berikut adalah game yang pernah dimainkannya.

 

 

 

  • Hans-Peter Rehm (1942 -)

Penyusun problem catur, Profesor Matematika di Universitas Karlsruhe, Jerman. Ia telah menulis beberapa makalah dalam matematika, seperti "Prime factorization of integral Cayley octaves" (1993), tetapi kebanyakan dalam aljabar diferensial, spesialisasinya. Beberapa problem caturnya dapat ditemukan di internet, misalnya di sini (dalam bahasa Jerman). Sebuah koleksi problem caturnya telah diterbitkan, yaitu Hans + Peter + Rehm = Schach Ausgewählte Schachkompositionen & Aufsätze (artinya, problem catur dan artikel pilihan), Aachen 1994.

 

 

 

Sumber

 
Blogs