Blunder Fatal Juara Dunia Gukesh Antar Abdusattorov ke Puncak Klasemen Tata Steel Chess 2026!
GM Nodirbek Abdusattorov memanfaatkan blunder menyakitkan dalam posisi yang sebenarnya seimbang dari Juara Dunia Gukesh Dommaraju untuk merebut pimpinan tunggal Tata Steel Chess Masters 2026 dengan skor 4,5/6. GM Javokhir Sindarov kini tertinggal setengah poin di posisi kedua setelah gagal mengonversi kemenangan melawan GM Aravindh Chithambaram, sementara GM Hans Niemann harus menelan kekalahan dan kini sejajar dengan GM Vincent Keymer. Di partai menentukan lainnya, GM Yagiz Kaan Erdogmus yang baru berusia 14 tahun menemukan penyelesaian brilian untuk mengalahkan GM Jorden van Foreest dan kembali ke persentase 50%.
GM Andy Woodward menjadi pemimpin tunggal Tata Steel Chess Challengers 2026 setelah mengalahkan IM Carissa Yip dalam endgame menteri 131 langkah. Kemenangan ini menjadi yang kelima berturut-turut baginya. Hari tersebut juga berpihak pada para pemain dengan rating lebih tinggi, dengan kemenangan diraih oleh GM Max Warmerdam (vs. IM Faustino Oro), GM Daniil Yuffa (vs. IM Lu Miaoyi), GM Vasyl Ivanchuk (vs. IM Eline Roebers), GM Marc'Andria Maurizzi (vs. GM Bibisara Assaubayeva), dan GM Velimir Ivic (vs. GM Erwin l'Ami).
Babak ketujuh dimulai pada Sabtu, 24 Januari mulai pukul 20.00 WIB.
- Masters: Kesalahan Fatal Gukesh Antar Abdusattorov ke Puncak Klasemen
- Challengers: Woodward Rebut Pimpinan Tunggal
Masters: Kesalahan Fatal Gukesh Antar Abdusattorov ke Puncak Klasemen
Tata Steel Masters: Hasil Babak 6
Terdapat tiga kemenangan di kategori Masters, serta dua partai lain yang nyaris berakhir dengan hasil menentukan.

Tata Steel Masters: Klasemen Setelah Babak 6
Abdusattorov merebut pimpinan tunggal setelah memanfaatkan kesalahan krusial yang dilakukan Juara Dunia Gukesh, sementara Sindarov menempati posisi kedua usai meraih hasil remis. Di sisi lain, Niemann harus menelan kekalahan dan kini sejajar dengan GM Vladimir Fedoseev serta Keymer dalam perebutan posisi ketiga.

Laga paling dinanti di babak keenam mempertemukan Juara Dunia dengan unggulan nomor satu Uzbekistan.
Abdusattorov 1-0 Gukesh
Pertarungan sengit ini tampak akan berakhir remis, hingga secara tiba-tiba, setelah berpikir selama tiga menit dan hanya menyisakan lima menit di jam, Gukesh memainkan langkah benteng yang langsung kalah oleh taktik sederhana. Ia langsung menyadari kesalahannya, sementara Abdusattorov menyebut langkah tersebut sulit dijelaskan.
Gukesh makes a huge blunder and has to resign on the spot against Abdusattorov! 🤯 https://t.co/9swvI7qPTI pic.twitter.com/AbKfcBCRIz
— chess24 (@chess24com) January 23, 2026
Gukesh yang terpukul menutup wajahnya dengan tangan, mengingatkan pada momen ketika ia melakukan blunder serupa dan kalah dari Abdusattorov di laga yang akhirnya menentukan Olimpiade Catur 2022. Ia tampak kesulitan menerima apa yang baru saja terjadi.
Dalam wawancaranya bersama WIM Fiona Steil-Antoni, Abdusattorov mengatakan: "Saya kasihan padanya, rasanya benar-benar menyakitkan. Saya sendiri sudah sering mengalaminya. Perasaan itu sungguh buruk."
Saya kasihan padanya, rasanya benar-benar menyakitkan.
—Nodirbek Abdusattorov
Blunder tersebut terasa semakin menyakitkan karena posisi sebenarnya benar-benar seimbang. Bahkan sebelumnya, justru Gukesh yang menekan dan berusaha mengulang kemenangannya atas Abdusattorov di pertemuan klasik terakhir mereka di Sinquefield Cup. Abdusattorov menjelaskan bahwa ia merasa masih memiliki margin aman untuk menahan remis, tetapi tekanan waktu membuat Gukesh gugup dan akhirnya melakukan blunder besar.
Sebelum berakhir secara mendadak, partai ini berlangsung ketat dan seimbang.
Abdusattorov menutup dengan refleksi jujur: "Mendapat kemenangan seperti ini memang terasa menyenangkan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa saya masih harus meningkatkan permainan. Hari ini saya belum puas dan ingin bermain lebih baik lagi."
Dengan hasil ini, Abdusattorov memastikan diri sebagai pemimpin tunggal, setelah dua pemimpin sebelumnya gagal meraih kemenangan—bahkan salah satunya, Niemann, kalah dari Keymer.
Niemann 0-1 Keymer
Keymer akan menjadi lawan berikutnya bagi Abdusattorov. Kemenangan dengan buah Putih akan membuatnya sejajar di puncak klasemen. Usai mengalahkan Niemann, Keymer mengatakan, “Dua kemenangan beruntun tentu sangat menyenangkan. Saya masih menjaga peluang kecil untuk bersaing memperebutkan gelar, dan besok saya akan menghadapi duel besar melawan Nodirbek. Akhirnya saya merasa lebih percaya diri untuk bisa bermain dengan baik.”
Tekad Niemann terlihat jelas ketika ia menolak hasil remis lewat pengulangan langkah. Namun, dorongan pion 22.d5?! dinilai Keymer sebagai langkah yang “sangat, sangat berisiko”, sementara kesalahan 38.f4? membuat posisinya runtuh dalam waktu singkat.
Situasi semakin menguntungkan bagi Abdusattorov karena rekan pemimpin klasemen lainnya di awal babak enam, Sindarov, juga gagal meraih kemenangan, meski nyaris berhasil.
Langkah raja Aravindh ke h3 membuka celah masalah, dan ancaman pun muncul. Namun, dengan hanya tersisa 22 detik sebelum penambahan waktu, Sindarov memilih langkah yang salah dan harus puas dengan hasil remis.
Bukan hanya itu peluang yang terlewat. GM Matthias Bluebaum sempat meraih posisi menang sepenuhnya melawan GM Arjun Erigaisi, tetapi rangkaian perubahan posisi yang liar menunjukkan betapa sulitnya memahami posisi tanpa bantuan komputer (bahkan dengan komputer sekalipun, posisinya tetap rumit).
Dua partai lainnya juga berakhir remis. GM Anish Giri dan GM Thai Dai Van Nguyen bermain rapi di endgame benteng tanpa kesalahan berarti meski sama-sama berada dalam tekanan waktu. Sementara itu, laga antara GM Vladimir Fedoseev vs. GM Praggnanandhaa Rameshbabu relatif minim drama, meski berlanjut hingga 122 langkah.
Namun, tetap ada satu kemenangan penentu lainnya, ketika Erdogmus yang baru berusia 14 tahun bangkit dan mencatat kemenangan pertamanya di kategori Masters.
Erdogmus 1-0 Van Foreest
"Rasanya luar biasa menyenangkan, ini sangat spesial bagi saya!” ujar pemain muda asal Turki tersebut seusai pertandingan.
Hari istirahat yang ia manfaatkan untuk menyiapkan langkah 4.h3 di Pembukaan Empat Kuda terbayar lunas. Ia memainkan Game of the Day dengan rangkaian taktik di akhir permainan. Partai ini dianalisis oleh GM Dejan Bojkov di bawah ini.
Challengers: Woodward Rebut Pimpinan Tunggal
Di kategori Challengers, kembali tercipta enam kemenangan. Namun kali ini, seluruh kemenangan diraih oleh pemain dengan rating lebih tinggi.
Tata Steel Challengers: Hasil Babak 6

Kemenangan kelima berturut-turut yang diraih Woodward membawanya ke puncak klasemen sendirian, setelah para pesaing terdekatnya gagal meraih kemenangan. GM Aydin Suleymanli harus puas dengan hasil remis, sementara Oro menelan kekalahan.
Tata Steel Challengers: Klasemen Setelah Babak 6

Perebutan puncak sempat mengarah ke persaingan tiga arah ketika IM Carissa Yip memasuki endgame menteri dengan kalah satu pion melawan rekan senegaranya GM Andy Woodward. Namun, dalam partai terpanjang turnamen ini, Yip akhirnya tak mampu bertahan dan harus menyerah.
Ketika langkah 119...e3! dibiarkan, posisi mulai berubah menjadi tricky.
Hasil ini menunjukkan laju positif Woodward, yang setelah kalah dan melewatkan peluang menang di babak pertama, kini menyapu bersih lima partai selanjutnya dengan kemenangan.

Di papan lain, para unggulan akhirnya bangkit meski sebelumnya sempat terpuruk. Ivic, yang sempat menelan tiga kekalahan beruntun, menemukan langkah brilian 27.Bc7!! untuk mengalahkan L’Ami.
Sementara itu, Oro yang sempat memimpin klasemen kalah dari Warmerdam. Assaubayeva juga mencatat kekalahan pertamanya, meski sempat meraih posisi hampir menang dari pembukaan melawan Maurizzi, yang kemudian membahas partai tersebut usai laga.
Dengan hasil itu, Maurizzi kini hanya terpaut setengah poin dari pemimpin klasemen.
Roebers kembali kalah untuk kelima kalinya, kali ini dari Ivanchuk. Meski demikian, ia tetap sportif dan membiarkan Ivanchuk menutup partai dengan skakmat yang indah.
Partai tersebut sudah ditentukan oleh satu kesalahan di langkah ke-24.
Akhir pekan ini akan diwarnai duel-duel penting, dengan laga Woodward–Suleymanli menjadi sorotan di Challengers, serta pertandingan Keymer–Abdusattorov dan Sindarov–Niemann sebagai penentuan puncak klasemen di Masters.
Edisi ke-88 Tata Steel Chess berlangsung dari 17 Januari hingga 1 Februari 2026 di Wijk aan Zee, Belanda. Baik kategori Masters maupun Challengers menggunakan sistem round-robin yang diikuti oleh 14 pemain. Kontrol waktu yang digunakan adalah 120 menit untuk 40 langkah pertama, diikuti dengan 30 menit hingga akhir permainan, dengan increment 30 detik dimulai dari langkah ke-41. Tawaran remis tidak diperbolehkan sebelum langkah ke-40.
Liputan sebelumnya:
- Babak 5: Juara Dunia Gukesh Raih Kemenangan Perdana pada Babak Kelima Tata Steel Chess 2026!
- Babak 4: Korbankan Menteri, Niemann Melaju ke Puncak Tata Steel Chess Bersama Abdusattorov!
- Babak 3: Van Foreest Menumbangkan Anish Giri, Bluebaum Singkirkan Keymer untuk Berbagi Puncak Klasemen
- Babak 2: Abdusattorov Tumbangkan Praggnanandhaa, Lu Miaoyi Pimpin Sendirian di Challengers
- Babak 1: Lolos dari Kekalahan di Babak Pertama, Sindarov Gagalkan Start Sempurna Juara Dunia Gukesh!
- Tata Steel Chess 2026: Seluruh Informasi
