Sindarov di Ambang Juara setelah Giri Gagal Menang; Zhu Kalahkan Vaishali dan Samai Puncak Klasemen
Unggulan teratas Zhu Jiner mengalahkan pemimpin klasemen dan berhasil menyamai posisinya dengan dua babak tersisa. Foto: Niki Riga/FIDE.

Sindarov di Ambang Juara setelah Giri Gagal Menang; Zhu Kalahkan Vaishali dan Samai Puncak Klasemen

Avatar Colin_McGourty
| 0 | Liputan Acara Catur

GM Javokhir Sindarov dipastikan setidaknya akan menjalani playoff untuk menjuarai Turnamen Kandidat FIDE 2026 setelah hasil remis selama 35 menit melawan GM Hikaru Nakamura membuatnya unggul dua poin dengan dua babak tersisa. GM Anish Giri sempat nyaris memangkas selisih menjadi 1,5 poin jelang pertemuannya melawan Sindarov di babak 13, tetapi akhirnya membiarkan GM Wei Yi lolos setelah 77 langkah. Semua pertandingan di kategori terbuka berakhir remis, dengan duel GM Andrey Esipenko vs. GM Praggnanandhaa Rameshbabu menyajikan permainan menarik dari pembukaan yang tajam, sementara GM Matthias Bluebaum gagal membalas satu-satunya pemain yang pernah mengalahkannya di Siprus, yaitu GM Fabiano Caruana.  

Babak 12 Kandidat Wanita FIDE 2026 berlangsung sengit dan berakhir dengan tiga hasil kemenangan. GM Zhu Jiner mengalahkan GM Vaishali Rameshbabu untuk menyamai puncak klasemen dengan tujuh poin, GM Bibisara Assaubayeva menundukkan GM Kateryna Lagno untuk mendekat hanya setengah poin dari para pemimpin, dan GM Tan Zhongyi meraih kemenangan pertamanya di turnamen ini setelah mengalahkan GM Divya Deshmukh. Satu-satunya hasil remis terjadi dalam duel Anna Muzychuk vs. GM Aleksandra Goryachkina, ketika Muzychuk menyia-nyiakan posisi menang karena membiarkan trik stalemate dalam endgame benteng.

Babak 13 akan digelar pada hari Selasa, 14 April mulai pukul 19.45 WIB.


Kandidat FIDE: Sindarov Tinggal Selangkah Lagi Menuju Gelar

Memang ada satu hasil remis cepat, tetapi untuk hari kedua beruntun seluruh partai di Kandidat FIDE kategori Terbuka kembali berakhir seri.

Hasil Kandidat Babak 12

Hasil ini tentu sangat menguntungkan bagi Sindarov. Dari dua babak tersisa, ia hanya perlu meraih satu remis lagi untuk mengamankan status sebagai penantang berikutnya bagi GM Gukesh Dommaraju di Kejuaraan Dunia. 

Klasemen Kandidat Setelah Babak 12

Babak ini sebenarnya menjadi kesempatan pertama untuk menentukan pemenang Kandidat 2026. Namun, setelah berhasil melewati ujian terberatnya melawan Caruana di babak 11, Sindarov tampaknya memilih bermain aman dan tidak mencari komplikasi besar.

Sindarov ½-½ Nakamura

Setelah remis melawan Nakamura, Sindarov menjelaskan bahwa ia sudah menyiapkan semua kemungkinan rumit, tetapi jika Hikaru memilih variasi yang umum, ia berniat mengarahkan permainan ke remis paksa. Itulah rencananya sejak awal.

Dalam duel Sindarov vs. Nakamura, kedua pemain memang tampak sama-sama puas dengan hasil remis cepat. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Partai berlangsung dalam struktur mirip Catalan, dengan banyak pertukaran buah dan menteri sudah keluar dari papan pada langkah ke-15. Setelah 35 menit berjalan, keduanya menyepakati remis lewat pengulangan langkah di langkah ke-33.

Saat ada yang menyebut ini mungkin partai tercepat dalam sejarah Kandidat, Nakamura mengingatkan bahwa ia pernah melakukan hal serupa saat menghadapi pemimpin klasemen GM Ian Nepomniachtchi di babak 12 Turnamen Kandidat Madrid 2022, ketika mereka memainka remis Berlin 14 langkah yang terkenal. Ketika ditanya apakah ia kecewa dengan hasil tersebut, Nakamura menjawab, “Kenapa saya harus kecewa? Saya main dengan buah hitam dan memang tidak ada yang saya kejar!”

Nakamura juga mengakui bahwa performanya di Siprus memang tidak terlalu dekat dengan perebutan gelar. Menurutnya, bahkan jika beberapa hal berjalan lebih baik, nilainya mungkin baru sekitar +1. Ia juga memuji penampilan Sindarov, yang sejauh ini belum terkalahkan dengan skor +6: “Partai pertamanya melawan Esipenko memang sempat goyah, tapi setelah itu semuanya berjalan sangat mulus. Dia memang pantas ada di posisi sekarang. Permainannya lebih baik daripada semua pemain lain—bahkan tidak ada yang mendekati!”

Permainannya lebih baik daripada semua pemain lain—bahkan tidak ada yang mendekati!

—Hikaru Nakamura tentang Javokhir Sindarov 

Meski partainya tidak terlalu menyuguhkan banyak aksi, Nakamura tetap membuat rekap dalam video berikut:

Hasil remis itu membuat situasi untuk Giri menjadi sangat jelas. Jika kalah dari Wei Yi, maka tiket penantang juara dunia langsung jatuh ke tangan Sindarov. Sebaliknya, jika menang, selisih poin akan terpangkas menjadi 1,5 poin, dan kalau Giri kemudian bisa menang lagi atas Sindarov di babak 13, ia akan memasuki babak terakhir dengan selisih hanya setengah poin.

Wei ½-½ Giri

Laga ini sebenarnya dimulai dengan sangat ideal bagi Giri. Di awal pembukaan, Wei mengorbankan pion, dan meski kemudian berhasil merebutnya kembali, ia harus membayar mahal dengan posisi yang sangat tidak nyaman.

Partai lalu berubah menjadi duel menegangkan. Saat sekilas terlihat seperti akan kehilangan perwira, Wei justru menemukan cara tepat untuk mengorbankan kualitas demi bertahan.

Langkah 28.Bxd5! menjadi sumber penyelamatan penting bagi Wei, tetapi untuk menemukannya ia harus menghabiskan banyak waktu hingga tersisa kurang dari sembilan menit untuk 12 langkah. Dalam tekanan waktu yang menegangkan, ia sempat kehilangan arah, dan seharusnya bisa kalah jika Giri memainkan 32...Me3! alih-alih 32...Mc5?!.

Giri mengaku memang sempat menimbang kedua pilihan itu, tetapi ia melewatkan kekuatan dorongan pion ...f3 yang tajam untuk membuka posisi raja hitam. Seusai partai, Wei sendiri menunjukkan ide itu kepadanya.

Manajemen waktu Wei benar-benar berada di ujung tanduk, tetapi dengan 40.Gf4 ia berhasil mencapai kontrol waktu dengan hanya satu detik tersisa.

Ketegangan belum berhenti setelah kedua pemain mendapat tambahan 30 menit. Wei terus bergantian memainkan langkah-langkah brilian dan ketidakakuratan, yang berkali-kali memberi Giri peluang baru untuk menekan. Kepada FM Mike Klein, Giri mengatakan bahwa situasi itu sangat menjengkelkan karena ia merasa sempat unggul di beberapa momen. Hanya saja, ia tidak benar-benar melihat kemenangan paksa, atau lebih tepatnya, beberapa kali ia mengira langkah yang dipilihnya sudah menang paksa, padahal ternyata tidak.

Dorongan ...h5 di saat yang tepat mungkin menjadi peluang terbaik, tetapi pada akhirnya partai berakhir mendadak ketika Giri masuk ke repetisi langkah pada langkah ke-77.

Giri bahkan sempat berkata bahwa ia berharap hasil akhirnya memang remis, karena kalau ternyata bukan remis, itu akan sangat memalukan. Meski posisi akhirnya memang mengarah ke remis, dalam kondisi ideal ia sebenarnya masih ingin terus menekan Wei lebih lama lagi.

Pertarungan seru inilah yang kemudian terpilih sebagai Game of the Day kami, dan telah dianalisis lebih lanjut oleh GM Dejan Bojkov.

Setelah partai usai, Wei Yi dan Giri juga masih terus berdiskusi cukup lama. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Giri mengatakan bahwa memenangkan partai ini sangat penting untuk menjaga peluang juara turnamen. Sebab, sekalipun ia berhasil mengalahkan Sindarov di babak 13, ia tetap perlu Wei mengalahkan Sindarov dengan buah hitam di babak terakhir. Kepada WIM Charlize van Zyl, Giri menyebut repertoar pembukaan Wei Yi sangat solid, tetapi menurutnya Wei kemungkinan tidak punya cukup senjata untuk benar-benar bermain demi kemenangan. Bahkan, kata Giri, ia sudah bisa menebak bagaimana partai itu akan berakhir—dan itulah masalahnya.

Wei Yi kemungkinan tidak punya cukup senjata untuk bermain demi kemenangan.

—Anish Giri tentang Wei yang akan memainkan buah hitam melawan Sindarov di babak terakhir

Klein sempat mencoba memancing Giri agar membocorkan langkah-langkah persis dari partai tersebut, tetapi Giri hanya berkata ia bersedia menuliskannya dan membukanya setelah partai selesai.

Sementara itu, partai-partai lain memang tidak memengaruhi penentuan juara Kandidat FIDE, tetapi keempat pemain tetap bertarung.

Rekor #GreatBluebaumStreak, yang awalnya dianggap sebagai 14 kemenangan beruntun, kemudian direvisi menjadi 14 hasil remis setelah babak pertama. Kekalahan dari Caruana di babak kelima menjadi pukulan lain, tetapi itu tetap menjadi satu-satunya kekalahan Bluebaum sepanjang turnamen ini. Jika ia bisa membalas juara AS itu di babak 12, maka Bluebaum akan tetap tak terkalahkan dalam duel mini-match. Namun pada akhirnya, Caruana mampu bertahan dalam posisi rumit saat ia tampak akan kehilangan satu pion.

Tak ada yang bisa mengalahkan Bluebaum dua kali!

Bluebaum tetap belum meraih kemenangan, begitu juga Esipenko, yang berhasil mengatasi persiapan tajam Praggnanandhaa tetapi pada akhirnya tak mampu mendapatkan lebih dari hasil remis yang dimainkan dengan sangat baik.

Esipenko dan Praggnanandhaa menyuguhkan partai spektakuler, meski tidak banyak yang dipertaruhkan. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Jadi, posisi di papan bawah klasemen tetap tidak berubah. Namun, semua perhatian pada babak 13 hari Selasa akan tertuju pada duel Giri vs. Sindarov. Giri wajib menang jika ingin mencegah Sindarov mengunci gelar juara satu babak lebih awal.

Pairing Kandidat Babak 13

Kandidat Wanita FIDE: Zhu Samai Vaishali, Muzychuk Nyaris Menang

Turnamen Kandidat Wanita nyaris menghasilkan empat pemenang.

Hasil Kandidat Wanita Babak 12

Zhu berhasil menyamai Vaishali setelah meraih kemenangan, dan Muzychuk sebenarnya juga hampir ikut bergabung di puncak. Menariknya, selisih antara peringkat pertama hingga terakhir saat ini hanya dua poin.

Klasemen Kandidat Wanita Setelah Babak 12

Dengan dua babak tersisa, persaingan di Kandidat Wanita masih benar-benar terbuka. Bahkan, ada kemungkinan penentuan juara harus dilanjutkan ke tiebreak rapid dan blitz jika 14 babak catur klasik berakhir dengan jumlah poin yang sama di posisi teratas.

Vaishali 0-1 Zhu

Zhu tahu betul betapa pentingnya partai ini. Meski bermain dengan buah hitam, ia mengatakan dalam konferensi pers bahwa hasil remis tidak akan cukup untuk menjaga peluangnya. Ia pun berhasil menang dalam partai yang ia anggap wajib dimenangkan, apalagi ketegangan makin meningkat karena tekanan waktu menjelang langkah ke-40.

Zhu meraih salah satu kemenangan paling pentingnya di turnamen ini. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Grandmaster India itu membawa permainan ke jalur yang tidak biasa lewat 5.cxd3, yang membuat struktur pionnya menjadi tumpuk. Namun setelah rencana 9...b6 dan 10...c5 dijalankan, Hitam justru keluar dari pembukaan dengan posisi yang nyaman. Dari jalannya partai, posisi Hitam terlihat lebih mudah dimainkan, dan keunggulan waktu di jam membuat tugas Putih semakin berat hingga akhirnya posisinya runtuh.

Zhu, yang baru membuat empat remis dalam 12 babak, kini menjadi salah satu favorit terdepan. Dua pemimpin klasemen itu sebenarnya hampir ditemani Muzychuk juga, tetapi kesalahan pada langkah ke-65 membuat peluang itu sirna.

Muzychuk ½-½ Goryachkina

Ternyata, jebakan masih bisa memakan korban bahkan di momen paling akhir, seperti yang ditunjukkan oleh Goryachkina. Foto: Niki Riga/FIDE.

Inilah comeback paling dramatis pada hari itu, dalam partai yang selama berjam-jam tampak akan dimenangkan Muzychuk. Goryachkina sempat punya peluang untuk menahan remis dalam endgame benteng dengan kalah pion, tetapi setelah 37...Bc6?, Muzychuk langsung memanfaatkan kesempatan itu dengan sangat baik. Mulai langkah ke-43, ia menemukan lima langkah akurat yang harus dimainkan untuk terus menjaga keunggulan, dan semuanya tampak berjalan mulus.

Saat memasuki tahap akhir, tugas Muzychuk sebenarnya tinggal membereskan pion-pion hitam. Satu-satunya hal yang sedikit menguntungkan Goryachkina hanyalah waktu Muzychuk yang tinggal satu menit. Lalu, ketika jam menunjukkan delapan detik dan terus berkurang, Muzychuk membuat satu langkah yang seketika menghapus seluruh kerja kerasnya selama berjam-jam.

Seandainya menang, Muzychuk akan ikut menyamai puncak klasemen. Meski begitu, ia masih hanya tertinggal setengah poin dan tetap berada dalam perebutan gelar. Sementara itu, ada juga Assaubayeva yang kini mengoleksi 6,5 poin setelah mencatat kemenangan klasik pertamanya atas Lagno.

Assaubayeva 1-0 Lagno

Di luar persaingan Kandidat, Assaubayeva meraih kemenangan penting dalam kariernya. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Assaubayeva memilih pengorbanan pion yang tidak biasa dalam Pembukaan Italia. Namun, Lagno menolak mengambil pion itu dan memilih bermain melawan pion-d terisolasi. Setelah itu, Putih kembali mengorbankan pion-b untuk mendapatkan ruang besar di sayap raja, meski ia juga mengakui dalam konferensi pers, “Posisi raja saya memang sangat berbahaya.”

Dan benar saja, raja Putih yang terbuka akhirnya masuk ke wilayah berbahaya. Namun, saat Lagno sudah berada di posisi menang, ia hanya memiliki sekitar enam menit di jam, berbanding 14 menit milik lawannya, ketika keadaan justru berbalik. Dua kali ia membiarkan langkah kemenangan e7, dan pada kesempatan kedua, Putih berhasil menemukannya.

GM asal Kazakhstan itu menjelaskan perasaannya sebelum babak dimulai: “Turnamen ini tidak berjalan mudah bagi saya, dan pada satu titik rasanya sangat sulit untuk terus bermain. Tapi untungnya ibu saya ada di sini dan banyak membantu. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa kehadirannya.”

Assaubayeva berhasil menghidupkan kembali peluangnya di turnamen ini, meski ia sendiri tidak terlalu memikirkannya. Dalam konferensi pers, ia berkata, “Saya hanya ingin menyelesaikan dua partai terakhir dengan penampilan yang bagus, lalu kita lihat nanti apa yang terjadi.”

Divya 0-1 Tan

Mantan juara dunia, Tan, memang sudah tidak punya peluang matematis untuk menjuarai turnamen, tetapi akhirnya ia berhasil meraih kemenangan pertamanya di ajang ini. Kini ia menyamai Divya dengan lima poin di dasar klasemen. Ini menjadi paruh kedua turnamen yang berat bagi Divya, yang kalah dalam tiga dari empat partai terakhirnya.

Paruh kedua turnamen yang berat bagi Divya. Foto: Niki Riga/FIDE.

Setelah berhasil mendapatkan transformasi struktur pion pusat yang menguntungkan, Tan mulai bermain dengan satu target jelas: menekan pion-e yang lemah di belakang, lalu berharap nantinya bisa membuka sayap raja dengan ...g6. Dengan sabar, grandmaster asal China itu menggerakkan rajanya ke sisi lain papan, memaksimalkan tekanan di lajur-e, lalu membongkar pertahanan raja lawan dengan langkah penentu 57...g6!.

Menjelang hari Selasa, Vaishali mungkin terlihat sedang terpukul usai kalah. Namun, ia sudah berkali-kali membuktikan bahwa dirinya mampu bangkit dan merangkai kemenangan. Di babak berikutnya, ia akan memegang buah hitam melawan Tan, sementara Zhu bermain dengan buah putih menghadapi Goryachkina, yang baru saja lolos dari kekalahan ketiganya.

Sementara itu, dua pemain yang sama-sama mengoleksi 6,5 poin juga akan saling berhadapan, dengan Assaubayeva memegang buah putih melawan Muzychuk.

Kandidat Wanita FIDE: Pairing Babak 13 

NM Anthony Levin turut berkontribusi dalam berita ini.

Cara Menonton
Anda bisa menyaksikan Turnamen Kandidat FIDE 2026 di channel YouTube dan Twitch Chess.com Indonesia. Semua partainya juga bisa diikuti melalui Halaman Acara kami.

Siaran langsung Chess.com Indonesia dipandu oleh WIM Chelsie Monica dan IM Lutfi Ali.

Turnamen Kandidat FIDE adalah turnamen FIDE paling penting tahun ini. Di kategori Terbuka dan Wanita, delapan pemain saling berhadapan dua kali demi memperebutkan hak untuk menantang Juara Dunia FIDE, Gukesh Dommaraju dan Ju Wenjun dalam pertandingan perebutan gelar.


Liputan sebelumnya:

Avatar Colin_McGourty
Colin McGourty

Colin McGourty led news at Chess24 from its launch until it merged with Chess.com a decade later. An amateur player, he got into chess writing when he set up the website Chess in Translation after previously studying Slavic languages and literature in St. Andrews, Odesa, Oxford, and Krakow.

Selengkapnya dari Colin_McGourty
Vaishali Rebut Gelar Kandidat Wanita; Sindarov Pecahkan Rekor Bersejarah

Vaishali Rebut Gelar Kandidat Wanita; Sindarov Pecahkan Rekor Bersejarah

Anish Giri Kalahkan Caruana dan Pangkas Jarak dari Sindarov; Zhu dan Vaishali Pimpin Kandidat Wanita

Anish Giri Kalahkan Caruana dan Pangkas Jarak dari Sindarov; Zhu dan Vaishali Pimpin Kandidat Wanita