Carlsen Unggul di Final! Nakamura Wajib Menang di Game Kedua untuk Tiebreak
Peringkat #1 Dunia Magnus Carlsen unggul atas peringkat #2 Hikaru Nakamura. Foto: Lennart Ootes/Freestyle Chess.

Carlsen Unggul di Final! Nakamura Wajib Menang di Game Kedua untuk Tiebreak

Avatar Colin_McGourty
| 0 | Liputan Acara Catur

GM Magnus Carlsen mengorbankan satu pion pada langkah keempat dan berhasil mengalahkan GM Hikaru Nakamura di game pertama Final Freestyle Chess Grand Slam Paris 2025. Kemenangan brilian ini membuat Carlsen hanya butuh hasil remis untuk merebut gelar juara sekaligus hadiah senilai $200.000. Nakamura sebenarnya nyaris lolos, tapi melakukan blunder tepat saat peluang remis mulai terlihat.

Semua pertandingan berlangsung seru dengan hasil yang menentukan: GM Fabiano Caruana unggul atas GM Vincent Keymer dalam perebutan tempat ketiga, GM Arjun Erigaisi mengalahkan GM Maxime Vachier-Lagrave dalam duel perebutan peringkat kelima, dan GM Ian Nepomniachtchi memenangkan pertarungan liar melawan GM Nodirbek Abdusattorov dalam perebutan posisi ketujuh.

Hari terakhir Freestyle Chess Grand Slam Paris 2025 akan berlangsung pada Senin, 14 April mulai pukul 18:00 WIB.


Klasemen

Sudah ada pemain yang memimpin klasemen, sementara yang lain berada dalam posisi harus menang di hari Senin untuk keempat pertandingan. Gambar: Freestyle Chess.

Carlsen 1-0 Nakamura

Final Freestyle Chess Grand Slam Paris dimulai bertepatan dengan penyelenggaraan Maraton Paris, yang membuat Nakamura mempertanyakan pilihan hidupnya.

Sementara itu, Carlsen tampak dalam suasana hati yang baik. Ia mengaku merasa jauh lebih baik setelah beberapa hari sebelumnya sakit, dan bahkan sempat menyapa para penggemar saat tiba di venue pertandingan.

Semangat itu terbawa ke dalam pertandingan. Di awal permainan, Carlsen sampai tiga kali masuk ke ruang pengakuan (confessional booth). Ia membicarakan rencananya, menyebut ide untuk memainkan skakmat terjepit (smothered mate) Kxh7#, dan mengaku sedang coba memancing Nakamura agar memainkan 3...g5.

Tapi Nakamura justru membalas dengan langkah mengejutkan 3...e5!?, yang langsung mencegah Carlsen memainkan d4. Carlsen merespons dengan langkah kreatif lainnya: 4.b4!, mengorbankan satu pion lagi.

Langkah itu kreatif dan kuat, apalagi ditambah dengan pengorbanan pion kedua beberapa langkah kemudian. Yang membuat posisi makin menarik adalah, kedua pemain justru menyukai posisi yang mereka dapatkan. Kuda Carlsen berhasil sampai ke h6, dan butuh permainan cerdik agar bisa tetap mempertahankannya—di sinilah 13.Gb2! jadi penting, karena jika Hitam membalas dengan 13...Gxh6??, maka Putih akan menang telak dengan 14.Kxd5+!.

Nakamura sendiri sempat mengatakan:

Saya rasa posisi di awal cukup bagus untuk saya, mungkin saya bahkan unggul. Saat kuda itu ada di h6, saya merasa seharusnya posisi itu menguntungkan.

Mungkin karena itu Nakamura terlihat bingung dengan langkah-langkah Carlsen—padahal semuanya justru bertujuan menjaga keunggulan Putih, meski tipis.

Hikaru Nakamura merasa dirinya unggul di awal permainan. Foto: Stev Bonhage/Freestyle Chess.

Nakamura akhirnya menyesali keputusannya menukar menteri, setelah melewatkan bahwa 19.Kf6! akan membatasi ruang gerak rajanya. Padahal, langkah yang sempat ia pertimbangkan sebelumnya, 19.Kc3!, juga dianggap cukup bagus menurut engine.

Carlsen pun masuk ke endgame impiannya, GM Judit Polgar dan Peter Leko bahkan saling berlomba memuji posisi Putih.

Namun seperti yang terjadi sehari sebelumnya saat melawan Caruana, Carlsen menggabungkan ide-ide brilian dengan sesekali blunder. Ia sempat melewatkan kesempatan emas untuk memainkan e4, lalu justru memainkannya di langkah ke-32 saat permainan sebenarnya butuh pendekatan lambat dan hati-hati. Nakamura langsung membalas dengan 32...f5! dan permainan pun kembali seimbang.

Saat waktu keduanya di bawah lima menit, momen penentu datang tiga langkah kemudian. Nakamura punya kesempatan remis dengan langkah 35...Bxh2, meski Putih akan tetap memberi tekanan. Tapi Nakamura justru memilih 35...Ga2?, yang ia sendiri sebut sebagai "langkah yang sangat gila."

Carlsen langsung menghukum dengan 36.Gf8+!, dan Nakamura pun menyerah setelah melewati berbagai ekspresi penyesalan.

GM Rafael Leitao membahas semua liku-liku kemenangan Carlsen di bawah ini.

Keberanian Carlsen sejauh ini terus membuahkan hasil di Paris. Foto: Lennart Ootes/Freestyle Chess.

Berikut video rekap dari Nakamura:

Nakamura kini harus menang di game klasik kedua untuk memaksakan tiebreak. Dan dia bukanlah satu-satunya yang berada dalam posisi ini.

Perebutan Posisi Ketiga: Keymer 0-1 Caruana

Pertandingan perebutan tempat ketiga ini penting karena dua alasan utama. Pertama, dari sisi hadiah, pemenangnya akan mendapatkan $100.000—jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan hadiah utama di sebagian besar turnamen catur non-freestyle sepanjang tahun (pemain yang kalah tetap membawa pulang $60.000).

Kedua, pemenangnya akan otomatis lolos ke Grand Slam berikutnya yang akan digelar di Las Vegas pada bulan Juli. Dan jika Anda butuh alasan tambahan untuk menyaksikan pertandingan ini, ini juga merupakan rematch dari pertandingan final di Weissenhaus, yang artinya Caruana punya kesempatan untuk membalas kekalahan.

Caruana membalas kekalahannya di final Weissenhaus. Foto: Lennart Ootes/Freestyle Chess.

Pecatur asal AS itu memulai dengan baik. Ia berhasil menetralkan pembukaan Keymer, lalu perlahan mengambil alih permainan dalam posisi yang awalnya terlihat akan berakhir remis.

Namun kuda Keymer akhirnya terjebak, dan Caruana unggul di fase krisis waktu yang kacau. Ia kemudian memenangkan endgame yang tampaknya bisa jadi fortress, tapi sangat sulit dimainkan dengat waktu yang terbatas.

Keymer kini harus menang dengan buah Hitam agar masih punya peluang untuk merebut posisi ketiga.

Perebutan Posisi Kelima: Vachier-Lagrave 0-1 Arjun

Arjun Erigaisi sedang dalam performa luar biasa. Foto: Stev Bonhage/Freestyle Chess.

Kemenangan paling mulus hari itu diraih oleh Arjun, yang melanjutkan performa gemilangnya dari hari sebelumnya. Kali ini memang tidak ada langkah brilian, tapi Arjun langsung mengambil inisiatif sejak awal saat berhasil mendorong pion d-nya, dan keunggulannya terus bertambah setelah itu. Pengorbanan kualitas yang dilakukan lawannya di akhir pun tidak banyak membantu.

Bahkan detak jantung mereka pun menunjukkan cerita yang sama!

Perebutan Posisi Ketujuh: Abdusattorov 0-1 Nepomniachtchi

Meski posisi ketujuh “hanya” bernilai $30.000, pertandingan ini terasa seperti pelampiasan dua pemain yang sama-sama kecewa atas hasil sebelumnya. Permainannya sangat liar dan rumit—begitu banyak taktik yang sulit dipercaya. Tapi intinya: serangan habis-habisan Nepomniachtchi akhirnya membuahkan hasil, meski sempat ada momen di mana Abdusattorov punya posisi menang.

Nepomniachtchi menang dalam pertandingan liar melawan Abdusattorov. Foto: Stev Bonhage/Freestyle Chess.

Di fase akhir permainan, Abdusattorov sempat memainkan 26.Kd4!?, dan meninggalkan tiga perwira, termasuk menterinya dalam posisi tergantung!

Abdusattorov sendiri masuk turnamen ini sebagai pengganti dadakan untuk GM Hans Niemann, dan sejauh ini tampil cukup baik. Tapi ia tentu berharap bisa bangkit di hari terakhir dan menutup turnamen dengan hasil yang lebih baik.

Nodirbek Abdusattorov adalah salah satu dari empat pemain yang harus menang di game kedua. Foto: Lennart Ootes/Freestyle Chess.
Cara Menonton
Anda bisa menonton Freestyle Chess Grand Slam Paris 2025 di YouTube Chess.com atau Chess24, juga di Twitch Chess.com dan Chess24. Selain itu, GM Hikaru Nakamura juga menyiarkan turnamen ini di channel Kick miliknya. Anda juga bisa mengikuti semua pertandingannya melalui halaman acara khusus kami.
Siaran langsung dipandu oleh para grandmaster ahli: GM Judit Polgar, Peter Leko, dan Niclas Huschenbeth.

Freestyle Chess Grand Slam Paris adalah seri kedua dari lima turnamen dalam tour Freestyle Chess Grand Slam yang total hadiahnya mencapai jutaan dolar. Ke-12 pemain akan saling bertanding satu kali dalam format catur cepat 10+10. Empat pemain terbawah akan tereliminasi, sementara pemain dengan peringkat lebih tinggi bisa memilih lawan mereka di babak sistem gugur. Setiap babak sistem gugur terdiri dari dua game catur klasik 90+30. Jika berakhir imbang, akan dilanjutkan dengan dua game 10+10, lalu dua game 5+2. Jika masih imbang, pertandingan ditentukan melalui satu game Armageddon. Semua game dimainkan dalam format freestyle chess.


Liputan sebelumnya:

Avatar Colin_McGourty
Colin McGourty

Colin McGourty led news at Chess24 from its launch until it merged with Chess.com a decade later. An amateur player, he got into chess writing when he set up the website Chess in Translation after previously studying Slavic languages and literature in St. Andrews, Odesa, Oxford, and Krakow.

Selengkapnya dari Colin_McGourty
Vaishali Rebut Gelar Kandidat Wanita; Sindarov Pecahkan Rekor Bersejarah

Vaishali Rebut Gelar Kandidat Wanita; Sindarov Pecahkan Rekor Bersejarah

Sindarov di Ambang Juara setelah Giri Gagal Menang; Zhu Kalahkan Vaishali dan Samai Puncak Klasemen

Sindarov di Ambang Juara setelah Giri Gagal Menang; Zhu Kalahkan Vaishali dan Samai Puncak Klasemen