Carlsen Unggul di Final! Nakamura Wajib Menang di Game Kedua untuk Tiebreak
GM Magnus Carlsen mengorbankan satu pion pada langkah keempat dan berhasil mengalahkan GM Hikaru Nakamura di game pertama Final Freestyle Chess Grand Slam Paris 2025. Kemenangan brilian ini membuat Carlsen hanya butuh hasil remis untuk merebut gelar juara sekaligus hadiah senilai $200.000. Nakamura sebenarnya nyaris lolos, tapi melakukan blunder tepat saat peluang remis mulai terlihat.
Semua pertandingan berlangsung seru dengan hasil yang menentukan: GM Fabiano Caruana unggul atas GM Vincent Keymer dalam perebutan tempat ketiga, GM Arjun Erigaisi mengalahkan GM Maxime Vachier-Lagrave dalam duel perebutan peringkat kelima, dan GM Ian Nepomniachtchi memenangkan pertarungan liar melawan GM Nodirbek Abdusattorov dalam perebutan posisi ketujuh.
Hari terakhir Freestyle Chess Grand Slam Paris 2025 akan berlangsung pada Senin, 14 April mulai pukul 18:00 WIB.
- Klasemen
- Carlsen 1-0 Nakamura
- Keymer 0-1 Caruana
- Vachier-Lagrave 0-1 Arjun
- Abdusattorov 0-1 Nepomniachtchi
Carlsen 1-0 Nakamura
Final Freestyle Chess Grand Slam Paris dimulai bertepatan dengan penyelenggaraan Maraton Paris, yang membuat Nakamura mempertanyakan pilihan hidupnya. ![]()
Feels like a good day to go for a nice long jog...exactly what am I doing playing chess today?! #ParisMarathon pic.twitter.com/6XB3fThAdb
— Hikaru Nakamura (@GMHikaru) April 13, 2025
Sementara itu, Carlsen tampak dalam suasana hati yang baik. Ia mengaku merasa jauh lebih baik setelah beberapa hari sebelumnya sakit, dan bahkan sempat menyapa para penggemar saat tiba di venue pertandingan.
Carlsen stops for photographs and selfies ahead of today's Final against Nakamura! #FreestyleChess pic.twitter.com/y4Ii2U3NPZ
— chess24 (@chess24com) April 13, 2025
Semangat itu terbawa ke dalam pertandingan. Di awal permainan, Carlsen sampai tiga kali masuk ke ruang pengakuan (confessional booth). Ia membicarakan rencananya, menyebut ide untuk memainkan skakmat terjepit (smothered mate) Kxh7#, dan mengaku sedang coba memancing Nakamura agar memainkan 3...g5.
Tapi Nakamura justru membalas dengan langkah mengejutkan 3...e5!?, yang langsung mencegah Carlsen memainkan d4. Carlsen merespons dengan langkah kreatif lainnya: 4.b4!, mengorbankan satu pion lagi.
Magnus: "Hikaru is a great defender so sacrificing a pawn early on doesn’t seem like an obvious stylistic choice... but once I saw b4 it was hard to resist!
— chess24 (@chess24com) April 13, 2025
For the moment it’s looking very exciting!" https://t.co/fHTFcb1YCA
Langkah itu kreatif dan kuat, apalagi ditambah dengan pengorbanan pion kedua beberapa langkah kemudian. Yang membuat posisi makin menarik adalah, kedua pemain justru menyukai posisi yang mereka dapatkan. Kuda Carlsen berhasil sampai ke h6, dan butuh permainan cerdik agar bisa tetap mempertahankannya—di sinilah 13.Gb2! jadi penting, karena jika Hitam membalas dengan 13...Gxh6??, maka Putih akan menang telak dengan 14.Kxd5+!.

Nakamura sendiri sempat mengatakan:
Saya rasa posisi di awal cukup bagus untuk saya, mungkin saya bahkan unggul. Saat kuda itu ada di h6, saya merasa seharusnya posisi itu menguntungkan.
Mungkin karena itu Nakamura terlihat bingung dengan langkah-langkah Carlsen—padahal semuanya justru bertujuan menjaga keunggulan Putih, meski tipis.
Nakamura akhirnya menyesali keputusannya menukar menteri, setelah melewatkan bahwa 19.Kf6! akan membatasi ruang gerak rajanya. Padahal, langkah yang sempat ia pertimbangkan sebelumnya, 19.Kc3!, juga dianggap cukup bagus menurut engine.
Carlsen pun masuk ke endgame impiannya, GM Judit Polgar dan Peter Leko bahkan saling berlomba memuji posisi Putih.
Judit on the pawn-up endgame: "From a practical point of view it's zero chance against Magnus"
— chess24 (@chess24com) April 13, 2025
Leko: "It would not be correct for chess if a position like this was holdable!" #FreestyleChess pic.twitter.com/Ft48PaMPwH
Namun seperti yang terjadi sehari sebelumnya saat melawan Caruana, Carlsen menggabungkan ide-ide brilian dengan sesekali blunder. Ia sempat melewatkan kesempatan emas untuk memainkan e4, lalu justru memainkannya di langkah ke-32 saat permainan sebenarnya butuh pendekatan lambat dan hati-hati. Nakamura langsung membalas dengan 32...f5! dan permainan pun kembali seimbang.

Saat waktu keduanya di bawah lima menit, momen penentu datang tiga langkah kemudian. Nakamura punya kesempatan remis dengan langkah 35...Bxh2, meski Putih akan tetap memberi tekanan. Tapi Nakamura justru memilih 35...Ga2?, yang ia sendiri sebut sebagai "langkah yang sangat gila."
Wowwww Hikaru blunders against Magnus #FreestyleChess https://t.co/3S2W9rgw9F pic.twitter.com/CwNkqoXwB8
— Chess.com (@chesscom) April 13, 2025
Carlsen langsung menghukum dengan 36.Gf8+!, dan Nakamura pun menyerah setelah melewati berbagai ekspresi penyesalan.
Nakamura resigns and Carlsen is a draw away from winning the $200,000 Paris #FreestyleChess Grand Slam! pic.twitter.com/sG1AaFfAGC
— chess24 (@chess24com) April 13, 2025
GM Rafael Leitao membahas semua liku-liku kemenangan Carlsen di bawah ini.
Berikut video rekap dari Nakamura:
Nakamura kini harus menang di game klasik kedua untuk memaksakan tiebreak. Dan dia bukanlah satu-satunya yang berada dalam posisi ini.
Perebutan Posisi Ketiga: Keymer 0-1 Caruana
Pertandingan perebutan tempat ketiga ini penting karena dua alasan utama. Pertama, dari sisi hadiah, pemenangnya akan mendapatkan $100.000—jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan hadiah utama di sebagian besar turnamen catur non-freestyle sepanjang tahun (pemain yang kalah tetap membawa pulang $60.000).
Kedua, pemenangnya akan otomatis lolos ke Grand Slam berikutnya yang akan digelar di Las Vegas pada bulan Juli. Dan jika Anda butuh alasan tambahan untuk menyaksikan pertandingan ini, ini juga merupakan rematch dari pertandingan final di Weissenhaus, yang artinya Caruana punya kesempatan untuk membalas kekalahan.
Pecatur asal AS itu memulai dengan baik. Ia berhasil menetralkan pembukaan Keymer, lalu perlahan mengambil alih permainan dalam posisi yang awalnya terlihat akan berakhir remis.
Namun kuda Keymer akhirnya terjebak, dan Caruana unggul di fase krisis waktu yang kacau. Ia kemudian memenangkan endgame yang tampaknya bisa jadi fortress, tapi sangat sulit dimainkan dengat waktu yang terbatas.
Fabiano Caruana takes the lead against Vincent Keymer in the crucial 3rd place match — the winner gets $100,000 but also an automatic spot in the Las Vegas #FreestyleChess Grand Slam! pic.twitter.com/yvjCNgW70V
— chess24 (@chess24com) April 13, 2025
Keymer kini harus menang dengan buah Hitam agar masih punya peluang untuk merebut posisi ketiga.
Perebutan Posisi Kelima: Vachier-Lagrave 0-1 Arjun
Kemenangan paling mulus hari itu diraih oleh Arjun, yang melanjutkan performa gemilangnya dari hari sebelumnya. Kali ini memang tidak ada langkah brilian, tapi Arjun langsung mengambil inisiatif sejak awal saat berhasil mendorong pion d-nya, dan keunggulannya terus bertambah setelah itu. Pengorbanan kualitas yang dilakukan lawannya di akhir pun tidak banyak membantu.
Bahkan detak jantung mereka pun menunjukkan cerita yang sama!
Arjun is the coolest player around! #FreestyleChess pic.twitter.com/Hw8TCXalFR
— chess24 (@chess24com) April 13, 2025
Perebutan Posisi Ketujuh: Abdusattorov 0-1 Nepomniachtchi
Meski posisi ketujuh “hanya” bernilai $30.000, pertandingan ini terasa seperti pelampiasan dua pemain yang sama-sama kecewa atas hasil sebelumnya. Permainannya sangat liar dan rumit—begitu banyak taktik yang sulit dipercaya. Tapi intinya: serangan habis-habisan Nepomniachtchi akhirnya membuahkan hasil, meski sempat ada momen di mana Abdusattorov punya posisi menang.
Di fase akhir permainan, Abdusattorov sempat memainkan 26.Kd4!?, dan meninggalkan tiga perwira, termasuk menterinya dalam posisi tergantung!
Abdusattorov sendiri masuk turnamen ini sebagai pengganti dadakan untuk GM Hans Niemann, dan sejauh ini tampil cukup baik. Tapi ia tentu berharap bisa bangkit di hari terakhir dan menutup turnamen dengan hasil yang lebih baik.
Freestyle Chess Grand Slam Paris adalah seri kedua dari lima turnamen dalam tour Freestyle Chess Grand Slam yang total hadiahnya mencapai jutaan dolar. Ke-12 pemain akan saling bertanding satu kali dalam format catur cepat 10+10. Empat pemain terbawah akan tereliminasi, sementara pemain dengan peringkat lebih tinggi bisa memilih lawan mereka di babak sistem gugur. Setiap babak sistem gugur terdiri dari dua game catur klasik 90+30. Jika berakhir imbang, akan dilanjutkan dengan dua game 10+10, lalu dua game 5+2. Jika masih imbang, pertandingan ditentukan melalui satu game Armageddon. Semua game dimainkan dalam format freestyle chess.
Liputan sebelumnya:
- Semifinals Hari ke-2: El Clasico Catur Kembali Terjadi: Magnus vs. Hikaru di Final Paris 2025!
- Semifinal Hari ke-1: Nepo & Nakamura Uji Strategi Caruana — Nodirbek Abdusattorov Raih Kemenangan Tajam
- Perempat Final Hari ke-2: Carlsen Lolos dari Tekanan dan Melaju ke Semifinal Bersama Caruana, Nakamura, dan Keymer
- Perempat Final Hari ke-1: Lahirnya "Nepo Gambit" di Freestyle Chess, Carlsen Jadi Satu-Satunya Pemenang
- Round-Robin Hari ke-2: Nepomniachtchi dan Carlsen Berbagi Posisi Pertama, Gukesh Gagal Lolos ke Perempat Final
- Round-Robin Hari ke-1: Carlsen & Abdusattorov Pimpin Freestyle Chess Grand Slam Paris
- Play-in KO Hari ke-2: Vidit Qualifies For Paris Freestyle Chess Grand Slam Honeymoon
- Play-In KO Hari ke-1: Vidit, Rapport, Mamedov, Tabatabaei Fight For Final Spot In Paris
- Play-In Swiss: Tabatabaei, Nguyen, Mamedov, Pranesh In Hunt For Paris Freestyle Chess Spot
- Niemann Given Surprise Paris Freestyle Wildcard, Set To Face Carlsen
- Undefeated Keymer Wins Weissenhaus Knockout
