Carlsen Jadi Pemain Pertama yang Mengamankan Tiket Final SCC di London
GM Magnus Carlsen mengatasi sejumlah kendala di tengah pertandingan untuk menumbangkan GM Fabiano Caruana dengan skor akhir 14.5-7.5 dan lolos ke Semifinal Speed Chess Championship 2025.
Datang sebagai unggulan kuat, Carlsen terus dikejar Caruana hingga game kelima segmen 3+1, ketika keunggulan Carlsen hanya terpaut satu poin, 6.5-5.5. Pada fase ini, kita melihat Carlsen yang tidak biasa: permainan terasa naik-turun, ekspresinya sesekali menunjukkan frustrasi, ia terlihat berbicara pada dirinya sendiri, dan duduk dengan sedikit membungkuk ke satu sisi—tanda ia tidak sepenuhnya nyaman hari itu. Pada titik ini, duel antar dua rekan satu tim Liquid itu terlihat seperti akan berakhir dengan pertarungan sengit.
Namun, kemudian Carlsen meraih delapan kemenangan beruntun tanpa ampun, menunjukkan kelasnya yang sebenarnya dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan lewat selisih tujuh poin.
Perempat Final berikutnya, Nakamura vs. Wesley So, akan berlangsung pada Selasa, 18 November, mulai pukul 02:00 WIB dini hari.
Carlsen 14.5-7.5 Caruana
Saat ditanya apa yang ia pikirkan di awal pertandingan, Carlsen mengingat hal penting dari laga SCC 2022 melawan Caruana. Ia mengatakan: "Waktu itu aku nggak terkalahkan. Sulit untuk mengulangnya lagi!... Dia sangat kuat, tapi terkadang bisa kehilangan fokus kalau hal-hal tidak berjalan sesuai rencana."
Pada Perempat Final SCC 2022, Carlsen menang telak atas Caruana dengan selisih 18 poin dan skor akhir 22-4. Ia bahkan mencatat skor segmen luar biasa: 6-2, 7-1, dan 9-1—tanpa kalah satu game pun.
Tidak heran, prediksi sebelum pertandingan kali ini juga mencerminkan sejarah pertemuan mereka itu, dengan peluang 77%-23% untuk keunggulan Carlsen.

5+1: Carlsen 4.5-2.5 Caruana
Ketegangan langsung muncul sejak game pertama. Carlsen melakukan blunder di endgame padahal posisinya menang, tapi Caruana kehabisan waktu—tinggal 16.7 detik—dan akhirnya kalah waktu dalam posisi akhir yang sebenarnya sudah seimbang.
Game kedua juga diwarnai blunder taktis dari Carlsen, tapi Caruana tidak memanfaatkannya:
Pada game ketiga giliran Caruana yang melakukan kesalahan taktis, setelah mencoba pembukaan yang agak meragukan dengan buah Hitam:
Di game kelima, kita melihat gaya khas Carlsen. Ia terus memberi tekanan dan berhasil mendapatkan posisi menang di endgame benteng yang awalnya terlihat remis, padahal keduanya sudah bermain dengan sisa detik di waktu mereka. Namun ia kembali melakukan blunder, sehingga partai berakhir remis.
Sampai titik ini, pertandingannya tampak naik-turun, meski Carlsen masih unggul dua poin dengan skor 3-1.
Game keenam menampilkan Serangan Marshall dari Ruy Lopez—salah satu senjata Carlsen sepanjang kariernya. Kali ini Caruana tampil luar biasa dengan buah Putih, bermain nyaris sempurna untuk ukuran blitz dan meraih kemenangan.
Komentator GM Aman Hambleton pun memberikan pujian besar untuk permainan Caruana: “Itu rangkaian langkah yang luar biasa akurat! Magnus bermain sangat kreatif dengan pengorbanan, dan Fabi menanganinya hampir seperti mesin! Kemenangan yang benar-benar pantas!"
Upaya brilian Caruana ini menjadi Game Of The Day kami, dianalisis oleh GM Rafael Leitao di bawah ini.
Namun di game berikutnya, permainan Caruana terlihat agak lambat, sehingga Carlsen dengan cepat mengamankan kemenangan. Menilai performa keduanya, komentator IM Danny Rensch mengatakan, “Menurutku, kita belum melihat permainan terbaik dari keduanya!"
3+1: Carlsen 4-3 Caruana
Segmen ini jadi titik krusial pertandingan. Caruana mulai menunjukkan tanda-tanda comeback, memimpin segmen 3-2 setelah lima game, dan jaraknya dengan Carlsen tinggal satu poin saja di skor keseluruhan. Setelah pertandingan, Carlsen cukup jujur saat bicara ke komentator, mengaku bahwa pada fase itu ia “memang lagi nggak fokus.”
"I think if he had equalized the match, I would've just probably collapsed," says Magnus Carlsen, who doesn't look too happy even after winning.#SpeedChess pic.twitter.com/FCkHKAgyF0
— chess24 (@chess24com) November 14, 2025
Sejak game pertama di segmen ini, permainan Caruana terlihat jauh lebih solid. Game kedua bahkan langsung dibuka dengan drama:
In a case of mutual blindness, both players miss that Magnus blundered a pawn in one move!https://t.co/vLWAVQ3Hvd#SpeedChess pic.twitter.com/Qon5g7CCI4
— chess24 (@chess24com) November 14, 2025
Kesalahan pembukaan itu membuat Hambleton berkomentar lucu, “Lebih sering pemain gagal memanfaatkan blundernya Magnus, daripada kita melihat Magnus blunder!”
Lebih sering pemain gagal memanfaatkan blundernya Magnus, daripada kita melihat Magnus blunder!
—Aman Hambleton
Saat melihat Carlsen menunjukkan gestur frustrasi, Hambleton menambahkan, “Kayaknya dia mulai sadar kalau hari ini dia belum bermain bagus.”
Caruana lalu menang di game ketiga, disusul dua hasil remis. Ia pun memimpin segmen 3-2 dan hanya tertinggal satu poin secara keseluruhan, 5.5–6.5. Para pemain kemudian memasuki jeda tengah segmen, dan ketika dimulai lagi, banyak yang berharap ini bisa jadi hari keberuntungan Caruana.
Caruana once again wins just before the break to bring the gap to one game! Carlsen leads 5.5-4.5.https://t.co/cYKYWlhNd7#SpeedChess pic.twitter.com/F41EPMtQdI
— chess24 (@chess24com) November 14, 2025
Game keenam jadi yang paling tak terlupakan. Carlsen tampil super kreatif di pembukaan—dia hanya mengembangkan dua perwira besar dan tidak menyentuh gajah-gajahnya sama sekali. Dengan menteri di c2 sebagai satu-satunya buah Putih yang berkembang, ia bahkan mengaktifkan benteng sayap raja lewat 13.h4, 14.h5, dan 15.Bh3!?.
Gaya seperti ini mengingatkan pada partai klasik antara GM Jon Speelman vs. GM Tony Miles di Kejuaraan Inggris 1975—tepat 50 tahun lalu!
Dua game terakhir di segmen ini menunjukkan Carlsen kembali menguasai pertandingan. Ia menang di keduanya. Game terakhir menjadi yang paling menyakitkan bagi Caruana: buah Hitam menyerbu dari segala arah, menghasilkan kemenangan cepat yang benar-benar sangat sepihak untuk Carlsen.
1+1: Carlsen 6-2 Caruana
Segmen bullet benar-benar jadi ajang dominasi Carlsen. Ia menambah enam kemenangan beruntun, memperpanjang streak-nya menjadi delapan game tanpa putus. Meski permainannya penuh kesalahan khas permainan bullet, Carlsen tetap menunjukkan bahwa dialah pemain yang lebih kuat di segmen ini, seperti yang terlihat di game berikut.
Saat muncul di ruang komentar setelah pertandingan, Carlsen menegaskan rasa percaya dirinya menghadapi siapa pun dari calon lawan semifinalnya:
Magnus on the matchup of Denis vs. Hans:
— chess24 (@chess24com) November 14, 2025
"Lazavik is very good, Niemann is obviously the favorite, but I don't think it's clearcut. If I show up in decent shape, then I'm a big favorite against both."#SpeedChess pic.twitter.com/EU0HDtGamm

Anda bisa menyaksikan Speed Chess Championship di Chess.com/TV. Anda juga bisa menikmati siaran langsungnya di channel Twitch dan YouTube.com/Chess. Semua pertandingan dari turnamen ini juga dapat dilihat melalui halaman acara kami.
Speed Chess Championship, yang dimulai pada 12 Oktober dan akan berakhir dengan Final Langsung pada 8 Februari 2026 di London, merupakan turnamen catur cepat paling bergengsi di Chess.com. Ajang ini menghadirkan para nama besar dunia catur yang bersaing untuk menentukan siapa pemain catur cepat terbaik di dunia. Pertandingan dimainkan dengan kontrol waktu 5+1, 3+1, dan 1+1. Total hadiah yang diperebutkan mencapai $250.000.
Liputan sebelumnya:
- Babak 16 Besar: Caruana Tumbangkan Praggnanandhaa, Tantang Carlsen di Perempat Final SCC
- Babak 16 Besar: Nepomniachtchi Cruises Past Giri To Set Up Quarterfinal Vs. Firouzja
- Babak 16 Besar: Hans Niemann Tumbangkan Mantan Juara Dunia Ding Liren untuk Amankan Tiket Perempat Final SCC 2025
- Babak 16 Besar: Wesley So Beats Keymer In Overtime
- Babak 16 Besar: Lazavik Kalahkan Arjun, Kini Melaju ke Perempat Final SCC
- Babak 16 Besar: Carlsen dan Firouzja Buka Speed Chess Championship 2025 dengan Kemenangan Meyakinkan
- Rivals Reunite As Carlsen, Nakamura, & Niemann Headline 2025 Speed Chess Championship
