11 Laga Lanjut ke Tiebreak, Langkah Evi dan Shafira Terhenti di Piala Dunia Wanita 2025
Setelah game kedua di babak pertama Piala Dunia Wanita FIDE 2025, sebanyak 52 pemain telah dipastikan lolos ke babak kedua. Para pemenang akan mendapatkan hari istirahat pada hari Selasa, sementara 11 pemain lainnya akan bertarung memperebutkan tiket ke babak kedua melalui pertandingan tiebreak rapid dan blitz.
Sebagian besar unggulan berhasil lolos, namun tetap terjadi beberapa kejutan dan kemenangan krusial. Salah satu hasil paling mencolok datang dari WIM Tania Miranda Rodriguez asal Meksiko, yang berhasil menang menggunakan buah Hitam melawan IM Klaudia Kulon yang memiliki 400 poin rating lebih tinggi, sehingga memaksakan pertandingan tiebreak.
Babak tiebreak digelar pada hari Selasa, 8 Juli mulai pukul 18:00 WIB.
- Langkah Evi dan Shafira Terhenti di Piala Dunia Wanita 2025
- Para Unggulan Melaju
- Beberapa Pemain Menang di Partai Krusial & Lanjut ke Tiebreak
- Pemain Underdog Tak Ketinggalan Tunjukkan Kejutan
Daftar pairing yang bertanding dalam tiebreak hari Selasa tersedia di bawah. Format pertandingan berlangsung sebagai berikut:
- Dua game dengan kontrol waktu 15+10
- Dua game dengan kontrol waktu 10+10
- Dua game dengan kontrol waktu 5+3
- Jika masih imbang, pemain akan melanjutkan dengan game 3+2 hingga ada pemenang
Langkah Evi dan Shafira Terhenti di Piala Dunia Wanita 2025
Perjuangan dua pecatur andalan Indonesia, WFM Evi Yuliana (1937) dan WIM Shafira Devi Herfesa (2167), harus terhenti di babak pertama Piala Dunia Wanita FIDE 2025. Keduanya menghadapi tugas berat, yaitu wajib menang dengan buah Hitam di game kedua untuk memaksakan tiebreak. Namun, realita di papan catur berkata lain. Evi yang berhadapan dengan IM Stavroula Tsolakidou (2428), memainkan pembukaan andalannya, Skandinavia, namun duel berakhir imbang dalam endgame setelah 33 langkah, membuat skor akhir 1.5-0.5 untuk keunggulan lawan.
Sementara itu, Shafira harus mengakui keunggulan IM Nurgyul Salimova (2385), runner-up Piala Dunia 2023, dalam duel sengit dengan pembukaan Benoni. Meski mencoba membalikkan keadaan lewat serangan di sayap menteri, langkah agresif Salimova lebih dulu menembus pertahanan Hitam. Kekalahan 2-0 menandai akhir perjalanan Shafira.
Para Unggulan Melaju
Beberapa pemain berhasil meraih kemenangan telak 2-0 atas lawan yang memiliki rating lebih rendah. Di antaranya:
IM Carissa Yip, WGM Anna Shukhman, GM Bela Khotenashvili, IM Aleksandra Maltsevskaya, GM Antoaneta Stefanova, IM Irina Bulmaga, IM Deimante Daulyte-Cornette, GM Elina Danielian, IM Nurgyul Salimova, WGM Zhai Mo, IM Gulrukhbegim Tokhirjonova, WGM P V Nandhidhaa, IM Padmini Rout, IM Meruert Kamalidenova, dan WIM Afruza Khamdamova.
Di papan satu, IM Yip dari Amerika tampil meyakinkan. Baru-baru ini ia meraih norma GM kedua setelah menjuarai turnamen elite wanita di St. Louis, Cairns Cup 2025. Ia menang dua game langsung atas WFM Hannah Wilson, menguasai permainan sepenuhnya setelah pertukaran menteri. Gajah Putih lawannya bahkan terperangkap di petak a1.
GM Valentina Gunina, yang sempat ditahan remis di game pertama oleh CM Isabelle Ning yang berusia 16 tahun, kembali menunjukkan kualitasnya di game kedua—yang kami pilih sebagai Game of the Day. Gunina menyampaikan bahwa partai pertama sepenuhnya sudah ia persiapkan, meski lawannya sempat menciptakan peluang unggul. Di game kedua, ia juga mengandalkan persiapan matang. Ia merasa puas dengan manuver kudanya ke e4 lalu mengambil pion di c5, meski evaluasi komputer menunjukkan posisi tidak sesederhana itu. Analisis lengkap oleh GM Rafael Leitao dapat Anda lihat di bawah.
Selain dua turnamen yang diikutinya bulan lalu—kemungkinan menjadi bagian dari persiapan untuk ajang ini—Gunina sebenarnya belum bermain catur klasik sejak September 2024. Namun, ia tetap aktif di format rapid dan blitz. Tahun lalu, ia sempat mengungkapkan kepada Chess.com tentang diagnosis lupus yang ia alami, dan kembali menyinggung hal tersebut dalam wawancara setelah pertandingannya: "Sekarang cukup sulit bermain catur klasik, tapi aku berusaha untuk terus maju." Anda bisa mendengarkan analisis partainya di bawah ini.
Namun, tidak semua unggulan melaju dengan mudah. IM Alice Lee harus berjuang keras untuk menang melawan peserta termuda di turnamen ini, WIM Devindya Oshini Gunawardhana. Kemenangan di game pertama menjadi penentu. Alice menjelaskan: "Game pertama menurutku cukup baik, aku bermain normal saja... Tapi di game kedua, pembukaannya cukup oke... sampai akhirnya aku blunder satu pion dan permainan jadi sangat sulit." Meski kalah satu pion, ia berhasil bertahan hingga akhir dan menghindari tiebreak.
GM Irina Krush, unggulan lain yang sempat ditahan remis di game pertama, menyebut partai kedua sebagai "pertandingan yang jauh lebih lancar," dengan langkah ke-31 sebagai pukulan akhir yang memastikan kemenangannya.
Dengan kemenangan ini, Krush akan berjumpa sesama pecatur Amerika, Carissa Yip, di babak kedua. Soal menghadapi pemain muda—termasuk Yip—Krush berkomentar: "Pemain muda itu berbahaya, tapi kita tetap harus bermain dengan gaya kita sendiri." Ia merasa lega bisa istirahat tanpa memainkan tiebreak: "Aku bisa tidur lebih awal dan nggak tidur jam 4 pagi seperti biasanya. Akan lebih baik kalau bisa istirahat lebih cepat," tambahnya.
Beberapa Pemain Menang di Partai Krusial & Lanjut ke Tiebreak
Dengan banyaknya pemain yang berjuang menghindari eliminasi, sejumlah kemenangan krusial berhasil diraih untuk memperpanjang peluang di pertandingan.
Miranda sempat kalah di game pertama saat memegang buah Putih, namun bangkit di game kedua vs. lawan yang memiliki rating jauh lebih tinggi. Partai ini berubah menjadi bencana pembukaan bagi Master Internasional asal Polandia, yang memilih variasi tajam Chekhover dalam pertahanan Sisilia, namun melakukan kesalahan. Setelah 17.Ke5?? Gg5!, Hitam memenangkan kualitas dan kemudian meraih kemenangan untuk menyamakan skor.
WIM Priyanka K mencetak kemenangan mengejutkan atas WGM Zsoka Gaal meski memiliki selisih 300 poin rating. Bermain dengan buah Putih, ia berhasil menaklukkan pertahanan Prancis Winawer. Langkah 15...g5? dari Hitam tampak agresif, namun membuka kelemahan besar di petak f6 yang dimanfaatkan maksimal oleh kuda Putih.
Ada juga beberapa comeback menarik dari pemain unggulan. WGM Mobina Alinasab bangkit dari kekalahan sebelumnya saat menghadapi WIM Amina Kairbekova. Saat lawannya melakukan kesalahan krusial di langkah ke-18, Alinasab masih memiliki waktu lebih dari satu jam, sementara lawannya hanya punya 17 menit. Blunder 18.Bxe7?? yang dibalas dengan Rf8 membuat Putih kehilangan kualitas tanpa kompensasi dan kalah setelah diserang balik—dan anehnya, blunder ini ternyata pernah muncul dalam partai lain sebelumnya.
IM Ann Matnadze juga menunjukkan daya juangnya dengan memenangkan game kedua setelah kalah di yang pertama melawan WFM Anastasia Kirtadze. Langkah taktis 24...Bxc3! jadi penentu, memungkinkan Hitam merebut kembali materi dan masuk ke endgame menang.
WGM Thalia Cervantes mencatat kemenangan penting dengan buah Putih melawan WCM Bat-Erdene Mungunzul, memaksakan tiebreak berkat langkah terakhir yang jadi satu-satunya langkah menang dalam posisi tersebut.
WGM Maili-Jade Ouellet juga mencetak kemenangan saat bermain Hitam melawan WIM Anapaola Borda dalam endgame empat benteng dan gajah, menyelamatkan dirinya dari eliminasi.
Pemain Underdog Tak Ketinggalan Tunjukkan Kejutan
WFM Kesaria Mgeladze, pecatur muda asal Georgia yang baru berusia 15 tahun dan bermain di negeri sendiri, berhasil lolos ke babak kedua setelah menahan remis IM Le Thao Nguyen Pham dari Vietnam, yang memiliki lebih dari 100 poin rating lebih tinggi. Kemenangan ini praktis ditentukan dari game pertama, dan di game kedua, Mgeladze bermain solid dengan buah Putih tanpa memberi peluang lawan. Di babak kedua, ia akan menghadapi IM Divya Deshmukh, salah satu unggulan teratas yang langsung lolos ke babak kedua tanpa perlu bermain.
Partai terpanjang hari itu melibatkan WFM Elnaz Kaliakhmet (2218) melawan IM Khanim Balajayeva (2358), yang berakhir setelah 123 langkah dalam endgame menteri—dengan hasil mengejutkan: pemain dengan rating lebih rendah menang dan lolos ke babak berikutnya. Kali ini, remis saja sudah cukup bagi sang underdog untuk lolos, tetapi pertandingan dipenuhi banyak kejutan.
Putih yang terus menekan lewat pion bebas harusnya bisa memaksakan tiebreak, dan sempat punya peluang menang instan dengan 92.Mf5!. Namun setelah melewatkan kesempatan itu, ia justru melakukan blunder fatal dengan 115.Re8??, yang membuka jalan menuju skakmat.
Piala Dunia Wanita FIDE berlangsung di Grand Bellagio Hotel & Casino di Batumi, Georgia. Turnamen ini diikuti oleh 107 pemain dan menggunakan format knockout eliminasi-tunggal. Kontrol waktu yang digunakan adalah klasik 90 menit untuk 40 langkah pertama, ditambah 30 menit untuk sisa permainan, serta increment 30 detik per langkah mulai dari langkah pertama. Setiap babak terdiri dari dua game dengan kontrol waktu klasik, dan jika hasil imbang, pertandingan akan dilanjutkan ke babak tiebreak dengan kontrol waktu yang lebih cepat.
Liputan sebelumnya:
