Kejutan Besar di FIDE World Cup: Juara Dunia Gukesh Tersingkir Lebih Awal!
Kejutan demi kejutan terus bermunculan di babak ketiga Piala Dunia FIDE 2025. Beberapa grandmaster dengan rating di atas 2700 tereliminasi setelah dua partai klasik:
- Juara Dunia Gukesh Dommaraju dikalahkan oleh Frederik Svane
- GM Anish Giri dikalahkan oleh GM Alexander Donchenko
- GM Nodirbek Abdusattorov dikalahkan oleh GM Jose Martinez
- GM Shakhriyar Mamedyarov dikalahkan oleh GM Nils Grandelius
- GM Vladimir Fedoseev dikalahkan oleh GM Radoslaw Wojtaszek
Hari Sabtu menjadi momen luar biasa bagi catur Jerman—empat grandmaster mereka lolos ke babak keempat tanpa perlu tiebreak: GM Vincent Keymer, Matthias Bluebaum, Alexander Donchenko, dan Svane—yang secara peringkat merupakan pemain Jerman peringkat satu hingga empat. Sebelas pertandingan lainnya akan dilanjutkan ke babak tiebreak.
Tiebreak babak ketiga akan dimainkan pada hari Minggu, 9 November mulai pukul 16:30 WIB.
Hasil Babak 3
Pertandingan, Hasil, dan Bracket.
Sebanyak 11 pertandingan berikut akan dilanjutkan ke babak tiebreak pada hari Minggu.
Tiebreak Babak 3
| Papan | Pemain 1 | Pemain 2 | Pemenang Akan Menghadapi |
| 1 | Wei Yi | Benjamin Gledura | Parham Maghsoodloo |
| 2 | Maxime Vachier-Lagrave | Vladislav Artemiev | Aleksey Grebnev |
| 3 | Yagiz Erdogmus | Richard Rapport | TBA |
| 4 | Yu Yangyi | S L Narayanan | Javokhir Sindarov |
| 5 | Vidit Gujrathi | Sam Shankland | TBA |
| 6 | Sam Sevian | Evgeniy Najer | Lorenzo Lodici |
| 7 | Jorden van Foreest | Alexey Sarana | Jose Martinez |
| 8 | Andrey Esipenko | Pouya Idani | Vincent Keymer |
| 9 | Thai Dai Van Nguyen | Nodirbek Yakubboev | Pranav V |
| 10 | Georg Meier | Daniil Dubov | Praggnanandhaa R |
| 11 | Bogdan-Daniel Deac | Karthik Venkataraman | Liem Le |
Dua babak terakhir telah menjadi ajang gugurnya banyak pemain elit dunia. Sang Juara Dunia pun ikut menjadi korban tren tersebut. Svane mengatakan kepada Rakesh Kulkarni dari Chess.com, "Saya tidak menyangka bisa menang di pertandingan ini, tapi ketika saya mendapat posisi endgame kuda, saya merasa tidak ada risiko, dan posisinya sangat mudah untuk dimainkan. Di situ saya sudah sangat senang."
Saya tidak menyangka bisa menang di pertandingan ini...
—Frederik Svane
Menjelang langkah ke-40, Svane justru menekan, meski waktunya hampir habis. Pada langkah ke-33, ia hanya bermain dengan increment dan sempat melangkah dengan sisa tiga detik di jamnya, sementara Gukesh masih punya lebih dari 20 menit. Namun, grandmaster asal Jerman itu berhasil memenangkan endgame setelah Gukesh melakukan kesalahan krusial di langkah ke-39.
"Saya belum pernah bermain melawan lawan sekuat ini sebelumnya, dan tentu saja bisa mengalahkan Gukesh adalah sesuatu yang spesial,” kata Svane. Ia juga menanggapi keberhasilan para pemain Jerman sejauh ini: “Memiliki empat pemain dari negara yang sama bisa lolos adalah hal yang bersejarah." Gukesh kehilangan sembilan poin rating dan turun ke peringkat 10 dunia dalam daftar live rating.
Dua pemain peringkat teratas India, GM Arjun Erigaisi dan Praggnanandhaa Rameshbabu, lolos ke babak selanjutnya. Arjun berada di posisi lebih baik dalam hasil remis melawan GM Shamsiddin Vokhidov dan hanya membutuhkan setengah poin untuk melaju. Sementara itu, melawan GM Robert Hovhannisyan, Praggnanandhaa memainkan Game of the Day.
"Sebenarnya saya sudah senang bisa lolos ke babak tiga,” kata Praggnanandhaa tentang keberhasilannya bertahan setelah dua momen nyaris kalah di tiebreak babak dua. Dalam pertandingan hari Sabtu, pengorbanan kualitasnya memberikan tekanan pada lawan asal Armenia itu, dan ia menjelaskan, “Saya merasa menekan dalam posisi seperti ini. Meski kalah kualitas, saya punya buah-buah yang aktif, dan pion di a6 itu selalu mengganggunya—apalagi kalau saya bisa dorong ke a7."
Langkah-langkah yang kita lihat di papan hanyalah sebagian kecil dari apa yang sebenarnya terjadi dalam permainan. Pada akhirnya, Praggnanandhaa berhasil mengonversi keunggulannya dengan tenang. Namun, komentar dalam siaran memperlihatkan sebuah pengorbanan menteri luar biasa yang bisa saja terjadi sekitar langkah ke-29, sebagaimana ditunjukkan dalam catatan di bawah. Hal itu membuat GM David Howell terdiam, mengaku belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya.
"I am speechless." Howell points out an incredible queen sacrifice that might come up for Praggnanandhaa!https://t.co/LttSbfZ0sA#2025FIDEWorldCup pic.twitter.com/krPgO5x3qZ
— chess24 (@chess24com) November 8, 2025
GM Rafael Leitao membahas Game of the Day tersebut di bawah ini.
Melanjutkan daftar kejutan, kita sampai pada pertandingan Donchenko vs. Giri. GM asal Jerman itu, yang tampak kelelahan setelah pertandingan, mengatakan kepada FIDE dalam sebuah wawancara:
Saya tidak terlalu ingat apa yang terjadi setelah tambahan waktu. Sejujurnya, sebagian besar permainan saya hanya senang karena tidak berada di posisi yang lebih buruk dan bermain seperti biasa. Tapi di satu titik saya mendapat peluang besar dan entah bagaimana bisa memanfaatkannya.
Serangan terhadap raja membuatnya menang satu perwira, dan ia menggunakan tema zugzwang untuk mengamankan poin penuh.
Martinez, setelah menang di pertandingan kemarin, berhasil bukan hanya menahan, tapi juga memenangkan game kedua melawan Abdusattorov — sekaligus menyingkirkan bintang asal Uzbekistan itu, yang kini turun ke peringkat 18 dunia di daftar live rating. Howell memanfaatkan momen ini untuk menanggapi para haters Martinez: "Jose bikin banyak orang menelan kata-katanya sendiri, orang-orang yang meragukannya, yang cuma melihat dia hebat di online. Sekarang dia membuktikannya langsung di papan."
Jose bikin banyak orang menelan kata-katanya sendiri, orang-orang yang meragukannya.
—David Howell
Baik Grandelius maupun GM Lorenzo Lodici awalnya berada di posisi kalah melawan lawan dengan rating lebih tinggi, tapi mereka berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan buah Hitam. Alih-alih menyederhanakan ke endgame yang menang, Adams justru memilih jalur rumit, kehilangan kendali, dan akhirnya tak mampu menghentikan serangan pion bebas di sayap menteri dari GM Italia tersebut.
Fedoseev, yang wajib menang dengan buah Hitam, memilih strategi “all-in” saat melawan Wojtaszek. Ia memainkan pembukaan di mana Hitam mendapatkan satu benteng penuh, tapi membiarkan lawan punya serangan balik mematikan terhadap rajanya sendiri. GM asal Polandia itu berhasil membuktikan kompensasinya (meski Fedoseev sempat punya satu peluang besar di langkah ke-16), dan partai ini menjadi salah satu yang paling cepat selesai.
Dalam wawancara, Wojtaszek mengatakan bahwa ia sudah delapan tahun tidak membuka teori pembukaan itu lagi, "Saya tahu pasti bahwa varian itu seharusnya kalah untuk Hitam, tapi menemukan semua detailnya langsung di papan itu hal yang berbeda."
Meski banyak kejutan, beberapa pemain unggulan tetap melaju. Di antaranya GM Pranav Venkatesh, Keymer, Gabriel Sargissian, Liem Le, Levon Aronian, dan Javokhir Sindarov.
Momen sedikit canggung terekam di video saat GM Peter Leko—yang juga menang 2-0 atas GM Kirill Alekseenko, merayakan kemenangan bersama muridnya, Keymer, tepat ketika Gukesh lewat di belakang mereka sambil berjalan keluar.
Heroes and Heartbreaks!#FIDEWorldCup pic.twitter.com/KxJYaRAuoI
— Rakesh Kulkarni (@itherocky) November 8, 2025
Comeback of the Day datang dari GM Jorden van Foreest yang menang setelah kalah di hari sebelumnya, untuk memaksa tiebreak melawan GM Alexey Sarana.
Salah satu tiebreak paling menarik pada hari Minggu akan mempertemukan Erdogmus Yagiz Kaan, grandmaster termuda di dunia — melawan GM Richard Rapport.
Anda bisa menonton turnamen ini secara langsung di Chess.com/TV. Siaran juga tersedia di Chess24, serta channel Twitch atau YouTube. Semua pertandingan dapat dilihat melalui halaman acara kami.
Siaran langsung dipandu oleh GM David Howell, IM Jovanka Houska, dan John Sargent.
Piala Dunia FIDE 2025, yang berlangsung dari 1 hingga 26 November di Goa, India, akan menentukan tiga tiket menuju Turnamen Kandidat FIDE 2026. Turnamen ini diikuti oleh 206 pemain dalam format knockout sistem gugur delapan babak. Setiap duel terdiri dari dua game klasik, dan jika skor imbang, pertandingan akan dilanjutkan ke tiebreak cepat (rapid) dan kilat (blitz). Total hadiah yang diperebutkan mencapai $2.000.000.
Liputan sebelumnya:
- Babak 3 Game 1: Martinez Upsets Abdusattorov With Black Pieces
- Babak 2 Tiebreak: Lodici Knocks Out Niemann, Rasmus Svane Wins In Armageddon
- Babak 2 Game 2: Harikrishna Sacs Queen; Nepomniachtchi, Wesley So, Aravindh Eliminated
- Babak 2 Game 1: Arjun, Keymer, Wei, Mamedyarov, Vachier-Lagrave Among Early Leaders
- Babak 1 Tiebreak: 12-Year-Old Oro Among 20 Winners In Tiebreaks
- Babak 1 Game 2: IM Shixu Wang Bikin Kejutan, 20 Pertandingan Lanjut ke Babak Tiebreak
- Babak 1 Game 1: Satria Duta Tahan Remis GM Armenia di Game Pembuka Piala Dunia FIDE 2025
- 2025 FIDE World Cup Pairings, Venue Revealed
- Divya Among 6 Players Awarded World Cup Wildcard Spots; Firouzja Not In
