Semifinal SCC: Comeback Epik Firouzja Tumbangkan Nakamura, Carlsen Terlalu Tangguh untuk Lazavik
Firouzja tampil kuat di menit-menit terakhir pertandingannya. Foto: Luc Bouchon/Chess.com.

Semifinal SCC: Comeback Epik Firouzja Tumbangkan Nakamura, Carlsen Terlalu Tangguh untuk Lazavik

Avatar AnthonyLevin
| 0 | Liputan Acara Catur

GM Magnus Carlsen dan Alireza Firouzja memastikan tempat di final Speed Chess Championship 2025. Carlsen tampil sangat dominan saat mengalahkan GM Denis Lazavik dengan skor 17-9, sementara Firouzja mencatat salah satu comeback terbaik dalam sejarah SCC setelah memaksakan babak tambahan melawan GM Hikaru Nakamura, lalu menang dengan selisih dua poin.

Partai Final dan perebutan tempat ketiga akan berlangsung pada Minggu, 8 Februari mulai pukul 20.00 WIB. Selain total hadiah sebesar $65.000, tiga pemain teratas juga akan lolos ke Esports World Cup 2026.


Bracket Speed Chess Championship 2025

Final Speed Chess Championship yang digelar secara live berlangsung di 180 Studios, London, Inggris pada 7–8 Februari. Turnamen ini melanjutkan persaingan dari babak perempat final pada November lalu dan menghadirkan empat pemain terbaik. Selama dua hari, mereka bertanding dengan format speed chess khas Chess.com: 90 menit untuk 5+1, 60 menit untuk 3+1, dan 30 menit untuk 1+1. Pemain dengan poin terbanyak dalam durasi tersebut keluar sebagai pemenang.

Penonton memenuhi arena pertandingan. Foto: Luc Bouchon/Chess.com.

Siaran semifinal ini menghadirkan total 11 jam pertarungan taktis berkecepatan tinggi, di mana para pemain harus mengambil keputusan hanya dalam hitungan detik. Sebelum pertandingan dimulai, acara diawali dengan momen hening untuk mengenang GM Daniel Naroditsky, yang dikenal memiliki kecintaan besar terhadap Speed Chess Championship.

Carlsen 17-9 Lazavik: Carlsen Mendominasi

Menariknya, Carlsen dan Lazavik belum pernah saling berhadapan di Speed Chess Championship. Prediksi Chess.com memperkirakan Carlsen menang 14-10, tetapi hasil di papan menunjukkan dominasi yang jauh lebih besar dari sang juara dunia 20 kali tersebut.

Sejak awal, Carlsen tampil meyakinkan. Ia membuka jarak hingga enam poin dalam dua segmen pertama dan tetap stabil saat memasuki segmen bullet. “Sudah lama saya tidak bermain di turnamen serius, jadi sempat ragu dengan performa saya sendiri,” katanya usai pertandingan.

5+1: Carlsen 6-3 Lazavik

Meski kalah di game pertama, Carlsen segera bangkit dengan meraih empat kemenangan dan berbalik unggul tiga poin.

Di game pembuka, ia mencoba menghindari repetisi langkah, tetapi keputusan itu membuatnya kehilangan pion di endgame dan akhirnya kalah dengan buah putih. Namun setelah menyamakan skor di game kedua, Carlsen mulai memimpin sejak game ketiga.

Saat jeda pertandingan, Carlsen bahkan sempat diwawancarai dalam bahasa Norwegia sambil menandatangani untuk penggemar. Foto: Luc Bouchon/Chess.com.

Langkah 42.Gxd4 membawanya pada kemenangan mudah setelah Lazavik gagal menemukan satu-satunya balasan terbaik dan justru kehilangan pion. “Setelah itu saya merasa kembali menemukan ritme permainan,” kata Carlsen.

Setelah hasil remis di game keempat, Lazavik hanya tertinggal satu poin dan sempat mengatakan kepada John Sargent, “Sejauh ini cukup bagus, tidak terlalu buruk.” Namun Carlsen langsung merespons dengan memenangkan salah satu game paling impresif di segmen tersebut.

Dalam middlegame yang rumit, GM asal Belarusia itu mencoba pengorbanan kualitas lewat 32...Be4!. Kedua pemain memainkan posisi tajam dengan sangat akurat hingga langkah ke-37. Ketika kesempatan muncul, Carlsen menemukan dua langkah kunci untuk menang: 38.B2f3! diikuti 39.b3!, lalu mengubahnya menjadi endgame benteng yang unggul.

Dari empat game tersisa, Carlsen menambah satu kemenangan, lagi-lagi dari endgame benteng yang secara teori seharusnya remis, tetapi tidak selalu demikian jika melawan juara dunia catur kilat.

Menjelang segmen 3+1 dengan keunggulan tiga poin, Carlsen memuji lawannya: “Dia sangat kuat, mainnya bagus, dan sama sekali tidak memudahkan saya. Pertandingannya benar-benar menguras tenaga.”

Dia sangat kuat, mainnya bagus, dan sama sekali tidak memudahkan saya.

—Magnus Carlsen

3+1: Carlsen 6-3 Lazavik

Segmen kedua berlangsung tajam ketika Carlsen mengorbankan pion saat memainkan buah hitam di Pembukaan Catalan. Lazavik mampu mengatasi komplikasi dan sempat unggul, tetapi ketika waktu semakin menipis, serangan Carlsen berhasil menembus pertahanan dan membawanya menang di endgame. GM Rafael Leitao telah menganalisis partai ini sebagai Game of the Day.


Dari tiga game selanjutnya, Carlsen menang dua kali dan terlihat hampir memenangkan satu game lagi. Namun, Lazavik menemukan kombinasi tak terduga yang langsung membalikkan keadaan. Langkah 28.Bxe5!! menjadi kejutan besar—bahkan Carlsen tersenyum sebelum menyerah, karena beberapa detik sebelumnya ia masih berada di posisi unggul.

Pengorbanan kualitas itu bisa dibilang sebagai langkah terbaik hari itu. Lazavik mengaku sempat mendengar reaksi penonton meski memakai headphone. “Walaupun memakai headphone, saya masih bisa mendengar penonton... Saat mereka mulai berteriak, saya sadar ada sesuatu di posisi itu,” ujarnya.

Meski begitu, Carlsen tetap memimpin jauh dengan selisih lima poin dan mulai mencoba pembukaan yang lebih berisiko. Dari empat game terakhir di segmen ini, ia meraih dua kemenangan, kalah sekali, dan satu game berakhir remis—membuatnya unggul 12-6 sebelum memasuki segmen bullet.

1+1: Carlsen 5-3 Lazavik

Segmen bullet dimulai dengan cara yang paling tidak menguntungkan bagi Lazavik. Baru dua game berjalan, sepertiga waktu pertandingan (10 dari total 30 menit) sudah terpakai karena keduanya memainkan partai remis yang sangat panjang. Tak disangka, bullet justru menjadi segmen dengan jumlah game paling sedikit.

Carlsen memenangkan game ketiga dengan teknik endgame yang indah, lalu menutupnya dengan pengorbanan menteri.

Di game selanjutnya, Lazavik membalas dengan serangan tajam. Dengan pengorbanan dua perwira yang brilian, ia berhasil menjebak raja hitam dan memastikan kemenangan.

Carlsen langsung membalas dengan kemenangan bagus. Ia terus memberi ancaman skakmat sambil menjebak gajah lawan.

Dari tiga game terakhir, Carlsen menang dua kali dan kalah sekali, sehingga menutup pertandingan dengan keunggulan delapan poin.

Meski kalah, Lazavik tetap menyempatkan diri untuk menyapa para penggemar. Foto: Luc Bouchon/Chess.com.

Carlsen menilai Firouzja sedikit lebih unggul jelang pertandingan selanjutnya. Ia mengatakan:

Saya tidak benar-benar memihak siapa pun karena keduanya punya gaya permainan yang sangat menarik, dan pertandingan ini kemungkinan akan berlangsung sangat terbuka. Menurut saya Alireza sedikit lebih diunggulkan, tetapi sangat mungkin pertandingan ini akan berlangsung jauh lebih sengit [dibandingkan pertandingan saya].

Namun, tak ada yang benar-benar bisa menebak bagaimana pertandingan itu akan berjalan.

Nakamura 13-15 Firouzja: Firouzja Bangkit di 5 Menit Terakhir

Firouzja memenangkan pertemuan terakhir mereka di Paris tahun lalu dengan skor 12-6, tetapi dalam lima menit terakhir pertandingan ini justru tampak hampir pasti menjadi milik Nakamura. Prediksi pra-pertandingan Chess.com menempatkan Nakamura sebagai favorit dengan peluang 65%, namun Firouzja berhasil melakukan comeback yang nyaris tak masuk akal di menit-menit akhir pertandingan yang berlangsung sekitar lima jam.

5+1: Nakamura 4.5-3.5 Firouzja

Pertandingan diawali dengan kendala teknis. Pada dua game pertama, jam Nakamura sempat mengalami lag, dan ketika masalah itu terselesaikan, satu jam sudah terlewati. IA Judit Sztaray menjelaskan bahwa gangguan berasal dari koneksi internet di arena, bukan dari perangkat komputer maupun server Chess.com.

Terlepas dari berbagai hambatan, Nakamura menutup segmen pertama dengan keunggulan satu poin.

Suasana pertandingan kedua dilihat dari perspektif penonton. Foto: Luc Bouchon/Chess.com.

Firouzja berhasil mengonversi keunggulan satu pion di game pertama, meskipun Nakamura sebenarnya punya peluang bagus untuk bertahan. Setelah hasil remis, Nakamura menyamakan skor di game ketiga dengan cara impresif—mengubah posisi kalah satu pion menjadi kemenangan di endgame benteng dalam sekejap.

Game keempat berakhir dramatis namun tetap remis. Tiga game berikutnya menghasilkan pemenang dan membuat Nakamura tetap memimpin. Firouzja sempat mencuri satu kemenangan, tetapi dalam tekanan waktu ia melewatkan skakmat satu langkah (meski posisinya memang sudah kalah).

Di game selanjutnya, Firouzja sebenarnya memegang kendali, tetapi GM asal Amerika itu berhasil keluar dari posisi kalah dan bahkan membalikkan keadaan untuk kembali menang.

Remis di game terakhir memastikan Nakamura tetap unggul, meskipun ia mengakui tidak sepenuhnya puas. Ia berkata, “Alireza bermain jauh lebih baik daripada saya, tetapi dia kurang baik dalam mengatur waktunya. Itu yang membuat saya masih unggul di pertandingan ini.”

3+1: Nakamura 3.5-4.5 Firouzja

Firouzja membalikkan keadaan setelah memenangkan empat game beruntun di segmen ini. Namun, Nakamura memberi kejutan terakhir dengan menyamakan skor di dua game penutup. Firouzja mengatakan, “Sepertinya tidak ada yang benar-benar bisa mempertahankan keunggulan. Saat dia unggul dua poin, saya langsung mengejar. Ketika saya unggul dua poin, saya malah tak mampu menjaganya. Benar-benar gila.”

Sepertinya tidak ada yang benar-benar bisa mempertahankan keunggulan.

—Alireza Firouzja

Pada segmen 3+1, justru Nakamura yang harus melakukan comeback terakhir. Foto: Luc Bouchon/Chess.com.

Nakamura membuka segmen 3+1 dengan kemenangan dan memperlebar keunggulan menjadi dua poin. Setelah satu game remis, Firouzja bangkit dengan tiga kemenangan beruntun sebelum jeda. Di salah satu game, ia melakukan pengorbanan pion secara posisional untuk membuka petak d5, sehingga kuda dan kemudian gajahnya bisa mendominasi.

Usai jeda, Firouzja kembali menang dan sempat unggul dua poin. Namun Nakamura bangkit dengan dua kemenangan untuk menyamakan skor. Ia terlebih dulu memanfaatkan tekanan waktu lawan dan menang dengan menjebak benteng putih.

Nakamura kemudian mengamankan kemenangan krusial di game terakhir. Ia menukar endgame benteng ke endgame pion yang, setelah promosi, berubah menjadi endgame menteri sebelum akhirnya memastikan satu poin penuh.

1+1: Nakamura 4.5-4.5 Firouzja

“Hikaru memainkan salah satu partai bullet terbaik yang pernah saya lihat seumur hidup,” kata Firouzja setelah berhasil keluar dari posisi yang tampak hampir mustahil diselamatkan.

Nakamura memenangkan dua game pertama di segmen tersebut, menjadikannya kali kedua dalam pertandingan itu ada pemain yang meraih empat kemenangan beruntun. Dalam kedua momen itu, ia jauh lebih cepat daripada Firouzja, yang akhirnya runtuh saat waktu tinggal hitungan detik.


Firouzja sempat merebut satu kemenangan, tetapi setelah dua hasil remis, Nakamura langsung membalas untuk kembali unggul dua poin. Dengan sisa waktu empat menit 55 detik di jam pertandingan, Firouzja harus memenangkan dua game hanya untuk menyamakan skor. (Tentu saja, jika seorang pemain menang meski hanya tersisa satu detik di jam pertandingan, game berikutnya tetap dimulai dan pemain itu mendapat kesempatan kedua.)

Dan Firouzja benar-benar melakukannya. Kemenangan keduanya menjadi pukulan menyakitkan bagi Nakamura, yang sebenarnya nyaris berhasil menyamakan kedudukan. Ia menemukan ide yang tepat, tetapi dengan urutan langkah yang keliru.

Babak Tambahan: Nakamura 0.5-2 Firouzja

Setelah skor imbang di game reguler, keduanya memainkan empat game 1+1. Jika skor tetap sama, mereka akan melanjutkan ke tiebreak armageddon.

Game pertama di babak tambahan menjadi penentu. Nakamura mengungguli lawannya dan memiliki benteng serta tiga pion melawan benteng dan satu pion. Saat ia justru kalah di posisi ini, itu menjadi tanda jelas arah psikologis pertandingan.

Game kedua berakhir remis, dan Firouzja memastikan kemenangan pertandingan bahkan sebelum game terakhir setelah menemukan garpu satu langkah di game ketiga.

"Pertandingan ini penuh peluang yang terlewat bagi Hikaru,” ujar GM David Howell. Firouzja juga menyinggung momen ketika Nakamura tampak sengaja mengulur waktu pertandingan: “Entah kenapa, saat dia mengulur waktu, rasanya hal seperti itu ada karmanya....”

Wawancara lengkapnya bersama FM Mike Klein bisa Anda dengarkan di bawah ini.

Anda juga dapat menyaksikan rekap pertandingan Nakamura berikut ini.

Firouzja akan menghadapi Carlsen di pertandingan Final. Apa pun hasilnya nanti, keduanya sudah memastikan tempat di Esports World Cup 2026. Jika menang, Firouzja akan menjadi pemain pertama selain Carlsen dan Nakamura yang berhasil menjuarai SCC. Di sisi lain, ia mengakui harinya lebih melelahkan dibanding lawannya. “Tentu saja dia punya lebih banyak energi. Saya akan mencoba memulihkan kondisi, kita lihat saja nanti,” ujarnya.

Cara Menonton SCC
Anda bisa menyaksikan Speed Chess Championship di Chess.com/id/TV. Anda juga bisa menikmati siaran langsungnya di channel Twitch dan YouTube Chess.com Indonesia. Semua pertandingan dari turnamen ini juga dapat dilihat melalui halaman acara kami.

Siaran langsung Chess.com Indonesia dipandu oleh WIM Chelsie Monica dan IM Mohamad Ervan.

Speed Chess Championship, yang dimulai pada 12 Oktober dan akan berakhir dengan Final Langsung pada 8 Februari 2026 di London, merupakan turnamen catur cepat paling bergengsi di Chess.com. Ajang ini menghadirkan para nama besar dunia catur yang bersaing untuk menentukan siapa pemain catur cepat terbaik di dunia. Pertandingan dimainkan dengan kontrol waktu 5+1, 3+1, dan 1+1. Total hadiah yang diperebutkan mencapai $250.000.


Liputan sebelumnya:

Selengkapnya dari NM AnthonyLevin
Sindarov Juara Kandidat dengan Satu Babak Tersisa; Persaingan di Kandidat Wanita Masih Terbuka

Sindarov Juara Kandidat dengan Satu Babak Tersisa; Persaingan di Kandidat Wanita Masih Terbuka

Sindarov Tahan Imbang Caruana, Vaishali Perlebar Keunggulan di Kandidat Wanita

Sindarov Tahan Imbang Caruana, Vaishali Perlebar Keunggulan di Kandidat Wanita