Anish Giri Hentikan Laju Abdusattorov, Gukesh Bangkit di Wijk aan Zee
Anish Giri sukses mengalahkan Gukesh dan Abdusattorov secara beruntun, keduanya saat ia memegang buah hitam. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Anish Giri Hentikan Laju Abdusattorov, Gukesh Bangkit di Wijk aan Zee

Avatar Colin_McGourty
| 0 | Liputan Acara Catur

GM Anish Giri menjalani akhir pekan yang sempurna. Setelah mengalahkan Juara Dunia Gukesh Dommaraju, ia kembali menang dengan buah Hitam atas pemimpin klasemen GM Nodirbek Abdusattorov. Meski kalah, Abdusattorov masih memimpin Tata Steel Chess Masters 2026 dengan keunggulan setengah poin atas rekan senegaranya asal Uzbekistan, GM Javokhir Sindarov, yang menjadi satu-satunya pemain yang belum terkalahkan setelah remis melawan GM Vincent Keymer. Gukesh membalas dengan kemenangan meyakinkan atas GM Vladimir Fedoseev, sementara partai lainnya berakhir remis.

Sementara itu di Tata Steel Chess Challengers 2026, GM Marc'Andria Maurizzi dan Andy Woodward masih memimpin klasemen setelah kembali meraih kemenangan di babak kedelapan, masing-masing atas IM Lu Miaoyi dan Faustino Oro. GM Aydin Suleymanli mengalahkan IM Carissa Yip untuk bertahan di peringkat ketiga, sementara GM Vasyl Ivanchuk naik ke peringkat keempat setelah menang dalam partai penuh drama tekanan waktu, kali ini melawan GM Max Warmerdam. Hampir semua partai berakhir dengan kemenangan, tetapi GM Daniil Yuffa membiarkan FM Panesar Vedant lolos dengan hasil remis setelah pertarungan panjang 139 langkah.

Babak kesembilan, setelah hari istirahat, akan dimulai pada Selasa, 27 Januari mulai pukul 20.00 WIB.


Masters: Giri On Fire, Gukesh Comeback

Babak kedelapan hanya menghasilkan dua kemenangan, dan salah satunya berujung pada kekalahan pemimpin klasemen.

Tata Steel Masters: Hasil Babak 8

Abdusattorov kini hanya unggul setengah poin atas Sindarov. Sementara itu, GM Hans Niemann, Yagiz Kaan Erdogmus, dan Jorden van Foreest ikut mendekat dan masih punya peluang mengejar pemimpin.

Tata Steel Masters: Klasemen Setelah Babak 8

Abdusattorov 0-1 Giri

Giri sebelumnya sudah memperkirakan akhir pekan ini akan berat, karena ia harus memainkan buah Hitam melawan Gukesh dan kemudian Abdusattorov. Namun hasilnya justru sempurna: dua kemenangan meyakinkan lewat variasi pembukaan yang tidak biasa. “Pertanyaan besarnya adalah raja siapa yang lebih lemah,” ujar Giri saat merangkum pertarungan strategis tersebut.

Langkah Abdusattorov 20.Md3? terlihat sebagai kesalahan pertamanya. Meski setelah itu masih ada beberapa peluang tak terduga bagi pemimpin klasemen, secara umum Giri tetap menguasai jalannya permainan dengan solid. Saat WIM Fiona Steil-Antoni mencoba menggali sejauh mana persiapan pembukaan Giri, ia menjawab dengan pernyataan unik tentang filosofi persiapannya.

Menurut Giri, persiapan bukanlah sesuatu yang terpisah dari dirinya. Ia mengibaratkannya seperti mengenakan baju perlindungan sebelum maju ke medan perang. Tanpa itu, ia bisa dengan mudah dikalahkan, tetapi pada akhirnya yang bertarung tetaplah dirinya sendiri. Ia juga menambahkan bahwa beberapa pemain lain bisa tersesat ketika keluar dari persiapan mereka, lalu menutup wawancara dengan candaan bahwa ia sengaja “mengarang” jawaban agar tidak perlu menjelaskan kapan persiapannya berakhir.

Persiapan saya tidak punya awal dan akhir. Semuanya sudah menyatu dengan diri saya! 

—Anish Giri 

Banyak “raja” hadir di ruang pertandingan pada hari Minggu. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Terlepas dari itu semua, partai tersebut berlangsung sengit dan menjadi Game of the Day kami, yang telah dianalisis oleh GM Dejan Bojkov di bawah ini.

Kabar baik bagi Abdusattorov adalah ia tetap mempertahankan posisi puncak klasemen, karena Sindarov, satu-satunya pemain yang berpeluang menyusulnya, bertahan dengan sangat solid saat memegang buah Hitam dan meraih hasil remis paling tenang hari itu melawan Keymer.

Sindarov berpeluang mengambil alih puncak klasemen ketika ia bertemu langsung dengan Abdusattorov di babak selanjutnya. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Faktanya, hanya ada satu kemenangan lain pada hari itu.

Fedoseev 0-1 Gukesh

Pertandingan Gukesh vs. Fedoseev menyajikan sebuah partai yang sangat seru. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Setelah menjalani dua hari yang sulit, Gukesh akhirnya menutup akhir pekan dengan hasil positif. Saat ditanya soal blunder fatalnya melawan Abdusattorov, ia mengaku bahkan tak bisa menjelaskan bagaimana kesalahan itu terjadi, dan menilai blunder semacam itu justru lebih mudah diterima.

Menurut Gukesh, partai yang paling menyakitkan justru terjadi saat melawan Giri, ketika ia merasa benar-benar tampil buruk dan memainkan salah satu partai terburuknya dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menyebut bangkit dari situasi tersebut sebagai tantangan tersendiri, dan melawan Fedoseev ia berhasil melakukannya. Gukesh menilai langkah 18.e4?! sebagai titik balik.

Menurutnya, posisi kuda putih di g3 dan koordinasi yang buruk membuat langkah 18...c5! terasa sangat kuat.

Langkah itu berhasil, dan tak lama kemudian Gukesh bisa mengorbankan gajah di b7. Ia menikmati momen saat berhasil menjebak kuda putih, sebelum partai akhirnya ditentukan oleh taktik. Jika 38.Ba1! dimainkan, permainan masih berlanjut, tetapi 38.Kxc3? langsung dijawab dengan 38...Bb3! dan semuanya berakhir.

Fedoseev hanya bisa tersenyum kecut karena kehilangan materi.

Meski semua partai lain di Masters berakhir remis, ketegangan tetap terasa di hampir setiap papan.

GM Praggnanandhaa Rameshbabu sempat kalah pion dalam endgame yang rumit dan nyaris menjadi korban ketiga beruntun Erdogmus, tetapi keunggulan itu lenyap menjelang kontrol waktu.

Hans Niemann juga frustrasi, meski ia berhasil mendekat setengah poin ke pemimpin klasemen. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Niemann berusaha meraih kemenangan ketiganya lewat Pertahanan Sisilia Sveshnikov, tetapi keunggulannya perlahan hilang. Justru Van Foreest sempat menekan sebelum partai berakhir remis di langkah ke-50.

Cerita serupa terjadi di partai GM Aravindh Chithambaram vs. GM Arjun Erigaisi, liar dan penuh kreativitas, seperti yang sudah bisa diprediksi dari kedua pemain ini.

Arjun dan Aravindh tampil dengan gaya khas mereka masing-masing. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Remis paling dramatis disimpan untuk penutup. GM Matthias Bluebaum memanfaatkan kesalahan pembukaan GM Thai Dai Van Nguyen dan sempat meraih posisi menang, sementara Van Nguyen juga tertekan waktu. Ia mengaku: “Saya sudah merasa akan menyerah kapan saja—dengan tekanan waktu dan posisi benar-benar kalah. Tapi tiba-tiba saya melihat ide-ide taktis, jadi rasanya campur aduk antara antusias, stres, dan gugup."

Kesalahan besar Bluebaum datang di langkah 30.f4?, tetapi saat Van Nguyen menemukan 30...Me2!!, ia belum menyadari bahwa posisinya sebenarnya sudah seimbang. “Itu satu-satunya langkah yang memberi harapan untuk bertarung,” ujarnya.

Meski masih tertekan waktu, Van Nguyen berhasil bertahan dan bahkan sempat unggul sesaat, meski tak punya cukup waktu untuk memanfaatkannya. Akhirnya, Bluebaum terpaksa menerima remis lewat pengulangan langkah. Bluebaum kembali tampak terpukul dengan kepala tertunduk di tangannya.

“Seratus persen ini adalah partai paling gila yang pernah saya mainkan!” rangkum Van Nguyen.

Para penonton benar-benar dimanjakan oleh drama hari itu. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Challengers: Maurizzi dan Woodward Terus Menang

Kita nyaris menyaksikan satu hari penuh kemenangan di kategori Challengers, andai saja Yuffa tidak melewatkan sejumlah peluang untuk menuntaskan perlawanan Panesar dalam partai maraton 139 langkah.

Tata Steel Challengers: Hasil Babak 8

Semua pemain yang bersaing di papan atas dan memburu tiket promosi ke Masters sama-sama menang di babak kedelapan, sehingga posisi klasemen teratas tetap tak berubah. Namun kini terbuka jarak satu poin di bawah Ivanchuk.

Tata Steel Challengers: Klasemen Setelah Babak 8

Turnamen Challengers memang menuntut kemenangan demi lolos ke Masters tahun depan, sesuatu yang dipahami betul oleh Suleymanli dari pengalaman pahitnya. Ia menegaskan bahwa bermain bagus saja tidak cukup, harus tampil luar biasa untuk bisa menjadi juara. Tahun lalu ia mencetak performa bagus, tetapi masih gagal.

Di turnamen ini, bermain bagus saja tidak cukup, kamu harus bermain luar biasa untuk bisa menang!

—Aydin Suleymanli

Pada 2025, Suleymanli finish dengan poin sama seperti Van Nguyen, namun kalah tiebreak. Ia mengaku berbulan-bulan terus memikirkan bagaimana jadinya jika saat itu ia berhasil finish pertama dan tampil di Masters.

Tahun ini, Suleymanli kembali berjuang. Di babak kedelapan ia mengalahkan Yip dengan bantuan taktik-taktik cerdas.

Namun kemenangan itu belum cukup untuk mengejar para pemimpin klasemen, karena Maurizzi dan Woodward juga sama-sama menang.

Woodward bahkan kini unggul dua poin atas Oro, jarak yang akan sangat sulit dikejar dalam lima babak tersisa. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Ivanchuk yang berada di posisi keempat juga meraih kemenangan atas Warmerdam, meski dramanya kembali hadir di bawah tekanan waktu hingga insiden promosi pion membuat wasit harus turun tangan.

Para pemain kini menikmati hari istirahat, sebelum Selasa nanti duel puncak Masters mempertemukan Sindarov vs. Abdusattorov.

Cara Menonton
Anda bisa menyaksikan siaran langsung turnamen ini melalui channel YouTube atau Twitch Chess24. Anda juga bisa memantau jalannya pertandingan di halaman acara kami.
Siaran langsung dipandu oleh IM Jovanka Houska dan GM Simon Williams.

Edisi ke-88 Tata Steel Chess berlangsung dari 17 Januari hingga 1 Februari 2026 di Wijk aan Zee, Belanda. Baik kategori Masters maupun Challengers menggunakan sistem round-robin yang diikuti oleh 14 pemain. Kontrol waktu yang digunakan adalah 120 menit untuk 40 langkah pertama, diikuti dengan 30 menit hingga akhir permainan, dengan increment 30 detik dimulai dari langkah ke-41. Tawaran remis tidak diperbolehkan sebelum langkah ke-40.

Liputan sebelumnya:

Avatar Colin_McGourty
Colin McGourty

Colin McGourty led news at Chess24 from its launch until it merged with Chess.com a decade later. An amateur player, he got into chess writing when he set up the website Chess in Translation after previously studying Slavic languages and literature in St. Andrews, Odesa, Oxford, and Krakow.

Selengkapnya dari Colin_McGourty
Vaishali Rebut Gelar Kandidat Wanita; Sindarov Pecahkan Rekor Bersejarah

Vaishali Rebut Gelar Kandidat Wanita; Sindarov Pecahkan Rekor Bersejarah

Sindarov di Ambang Juara setelah Giri Gagal Menang; Zhu Kalahkan Vaishali dan Samai Puncak Klasemen

Sindarov di Ambang Juara setelah Giri Gagal Menang; Zhu Kalahkan Vaishali dan Samai Puncak Klasemen