Dengan kemenangan di babak ketujuh partai klasik Norway Chess 2025, GM Fabiano Caruana kini memimpin klasemen, sementara Juara Dunia Gukesh Dommaraju berada satu poin di belakangnya. Caruana mengalahkan GM Wei Yi tepat di hari ulang tahun ke-26 lawannya, melalui permainan akhir dengan keunggulan satu pion yang tampaknya akan berakhir remis. Gukesh, setelah berhasil keluar dari posisi buruk bahkan nyaris kalah, mencetak kemenangan klasik pertamanya atas GM Arjun Erigaisi. Sementara itu, GM Magnus Carlsen turun ke posisi ketiga, meski berhasil mengalahkan GM Hikaru Nakamura di partai armageddon dengan buah Putih.
Kemenangan klasik pertama GM Ju Wenjun di Norway Chess Women 2025 atas IM Sara Khadem, melambungkan dirinya ke puncak klasemen dengan tiga babak tersisa. Pertarungan antara dua pemimpin sebelumnya berakhir dengan kemenangan GM Anna Muzychuk atas GM Koneru Humpy di armageddon, sementara GM Lei Tingjie juga meraih kemenangan klasik pertamanya setelah posisi GM Vaishali Rameshbabu runtuh karena krisis waktu.
Babak kedelapan akan dimulai pada hari Selasa, 3 Juni mulai pukul 22:00 WIB.
Hasil Norway Chess Babak 7
Hari ini menjadi hari penuh aksi di Norway Chess 2025, dengan empat kemenangan dalam partai klasik. Gukesh, Caruana, Ju Wenjun, dan Lei Tingjie masing-masing menyelesaikan mini-match mereka hanya dalam satu game.
Terbuka: Caruana Meraih Kemenangan Klasik Ketiganya, Gukesh Lolos Lagi
Caruana tiba-tiba berada di puncak klasemen. Namun, karena kemenangan klasik bernilai tiga poin, masih banyak kemungkinan kejutan di sisa turnamen.
Klasemen Norway Chess Setelah Babak 7
Carlsen 1.5-1 Nakamura
Setelah kekalahan pahit kemarin, Carlsen menjadi sorotan karena menggebrak meja sebelum menyerah. Reaksinya memicu perdebatan. GM Kevin Goh dari Singapura menulis di X bahwa kemarahan Carlsen bisa dimengerti. Namun, komentator IM Jovanka Houska dalam siaran kemarin menilai bahwa tindakan itu tidak pantas dilakukan. Beberapa pemain lain yang ikut bertanding juga membagikan pandangan mereka dalam video di bawah ini. Secara umum, mereka mengaku tidak akan melakukan hal serupa, meski memahami rasa frustrasi yang mungkin dirasakan Carlsen.
Carlsen pun buka suara: “Aku berharap bisa bereaksi berbeda. Tapi ya, begitulah yang terjadi.” Ia juga menyarankan bahwa menjauh dari catur klasik bisa menjadi cara menghindari pengalaman negatif seperti itu.
Partai antara Carlsen vs. Nakamura berakhir sangat cepat — hanya sampai langkah ke-21 setelah pengulangan posisi. Nakamura mengatakan dia sudah menduga Carlsen ingin bermain singkat hanya dari ekspresi wajahnya sebelum pertandingan.
Nakamura mengatakan bahwa partai ini mungkin akan menjadi pertandingan klasik terakhirnya melawan Carlsen, dan ia merasa sedih karena harus berakhir dengan remis cepat. Keduanya memang sudah tidak seaktif dulu di turnamen catur klasik, meski mereka masih rutin bermain di event catur cepat dan Freestyle Chess.
Ia juga menambahkan, meski mereka belum benar-benar pensiun dari catur klasik, kemungkinan besar mereka tidak akan sering tampil di turnamen yang sama. Sebelum turnamen ini, turnamen terakhir yang diikuti Carlsen adalah Norway Chess 2024. Sementara Nakamura juga jarang tampil, kecuali sempat bermain di American Cup 2025 tahun ini.
"There's a better than 20% chance this is very likely the last classical game that Magnus and I will ever play against each other"
Setelah pertandingan armageddon, Carlsen menjelaskan, "Sebenarnya aku tidak terlalu ingin bermain hari ini, dan itu terlihat dari caraku bermain." Ia mengaku hanya mempersiapkan diri untuk partai armageddon, "Setidaknya aku ingin menunjukkan permainan yang bagus di sana."
Menurut komentator GM David Howell, partai armageddon tersebut terbagi dalam tiga babak dramatis. Pertama, Carlsen mengorbankan perwira sejak awal permainan (14.Kc3!!). Kemudian Nakamura membalas dan menyeimbangkan posisi lewat pengorbanan pion (28...g5!). Terakhir, Carlsen berhasil bertahan dan menang dengan keunggulan perwira yang dimilikinya.
Momen ketika Nakamura menyadari bahwa ia tak lagi punya serangan di armageddon. Foto: Michal Walusza/Norway Chess.
Lalu, seberapa termotivasi Carlsen untuk bermain di laga berikutnya? "Semoga lebih dari hari ini," ujarnya dalam sebuah wawancara. Dalam wawancara lain bersama WGM Keti Tsatsalashvili, ia menghela napas panjang dan berkata, "Aku masih harus menyelesaikan tiga pertandingan terakhir, lalu mempertimbangkan apakah aku akan kembali bermain di sini tahun depan, atau mungkin memilih turnamen lain… karena aku memang sudah tidak terlalu menikmati ini."
Video rekap dari Nakamura bisa Anda tonton di bawah ini:
Gukesh 3-0 Arjun
Kemenangan klasik pertama Gukesh atas Carlsen di babak sebelumnya menarik perhatian internasional, bahkan Perdana Menteri India, Narendra Modi, memberikan ucapan selamat melalui media sosial. Berita ini juga diangkat oleh ESPN dan berbagai media besar lainnya.
An exceptional achievement by Gukesh! Congratulations to him for triumphing over the very best. His first-ever win against Magnus Carlsen in Round 6 of Norway Chess 2025 showcases his brilliance and dedication. Wishing him continued success in the journey ahead.@DGukeshpic.twitter.com/TjxyPzn3uN
Usai kemenangannya melawan Carlsen yang datang dari posisi kalah, Gukesh mengatakan bahwa dalam 99 dari 100 kasus, ia seharusnya akan kalah. Namun melawan Arjun, kejadian serupa terulang. Ia kembali berada di posisi buruk bahkan hampir kalah, lalu berhasil membalikkan keadaan dan menang. Apakah ini hanya sebuah keberuntungan? Seberapa sering keajaiban bisa terulang?
Jabat tangan antara pemain nomor satu dan dua India. Foto: Michal Walusza/Norway Chess.
Menuju pertandingan ini, Arjun punya rekor dominan melawan Gukesh. Ia sudah menang enam kali, termasuk di babak kedua turnamen ini, dan belum pernah kalah dalam partai klasik.
Gukesh dengan buah Putih, menghadapi Pertahanan Pirc dan masuk ke taktik pembukaan terkenal: 6...Kxe4, sebuah pengorbanan sementara untuk menukar perwira. Intinya, setelah 7.Kxe4, langkah 7...d5 akan menggarpu gajah dan kuda. Apakah Gukesh sudah menyiapkan ini, atau tanpa sengaja masuk ke jebakan pembukaan?
Tiga langkah kemudian, Gukesh berpikir selama 10 menit sebelum menjawab 8...d5 dengan 9.Kc3. Pada titik ini, para komentator yakin Gukesh bermain tanpa persiapan, dan posisi Hitam dianggap sudah seimbang. Di langkah ke-19, kekalahan untuk Putih tampak hampir pasti.
Namun seperti hari sebelumnya, Gukesh terus bertarung. Setelah sederet pertukaran buah, langkah 28.Me6! — yang diprediksi oleh komentator sebagai langkah yang mungkin terlewat oleh Arjun — membuat posisi kembali imbang. Gukesh unggul satu pion, tetapi Arjun punya kompensasi lewat aktivitas buahnya.
Sisa permainan berlangsung dalam tekanan waktu bagi kedua pemain, dan di tengah kekacauan serta sejumlah kesalahan dari kedua pemain, Gukesh-lah yang akhirnya berhasil mengamankan tiga poin penuh. Usai pertandingan Gukesh mengakui, "Mungkin aku memang kalah di satu titik… Dari pembukaan, tidak ada yang berjalan sesuai rencana. Tapi begitu aku berhasil mencapai posisi ini, aku hanya fokus untuk terus melangkah dan tidak blunder. Dalam krisis waktu, apa pun bisa terjadi." Ia pun sempat bergurau, “Mulai sekarang, aku akan mencoba dapat posisi yang bagus dari awal!"
GM Rafael Leitao menganalisis Game of the Day berikut:
Caruana 3-0 Wei
Dalam wawancara bersama Take Take Take, Caruana mengaku terkejut dengan posisinya saat ini. "Jika tadi malam ada yang bilang aku bakal ada di peringkat pertama dalam waktu kurang dari sehari, aku tidak akan percaya." Ia meraih kemenangan yang terbilang lancar melawan Wei Yi, dan mengaku tidak tahu bahwa lawannya sedang berulang tahun.
Jika tadi malam ada yang bilang aku bakal ada di peringkat pertama dalam waktu kurang dari sehari, aku tidak akan percaya.
—Fabiano Caruana
Kemenangan dalam endgame yang rapi dari Caruana. Foto: Michal Walusza/Norway Chess.
Caruana menggunakan formasi ala Pertahanan Hindia Raja meski memegang buah Putih, dengan langkah provokatif 6.Ge3 yang seolah-olah “mengundang” lawan untuk menguasai pusat. Namun, Wei tampak siap menghadapi ide tersebut, terutama dengan langkah novelty 8...Ge6N, yang menunjukkan bahwa ia mengenal baik rencana pembukaan Caruana. Menariknya, Caruana pernah memainkan pembukaan yang sama saat melawan GM Vidit Gujrathi setahun yang lalu.
Caruana unggul satu pion, tetapi karena kedua pemain memiliki gajah beda warna, hasil remis tetap menjadi kemungkinan terbesar. Namun menurut prediksi komentator, posisi tersebut mengharuskan Hitam untuk bertahan paling tidak selama satu jam.
Caruana berkomentar, “Aku rasa dia memilih cara bertahan yang kurang tepat di endgame. Dia mencoba menempatkan bentengnya secara aktif, tapi menurutku itu bukan pilihan terbaik." Dalam wawancaranya bersama Take Take Take, Caruana menjelaskan lebih detail:
Menurutku pertahanan terbaiknya adalah menempatkan benteng di baris ketujuh, gajah di f8 atau di sepanjang diagonal itu, lalu ...Rg7 dan ...h5 untuk bertahan. Tapi jika bentengnya tetap di b2, itu jadi terperangkap. Jika dia memindahkannya, aku bisa memainkan b4. Saat itu aku mulai merasa punya peluang. Dan setelah aku memainkan Rg4, aku yakin akan menang.
Ketika waktu Wei tinggal beberapa detik, ia kehilangan kendali. Caruana menutup dengan komentar, “Jika kamu berada dalam posisi buruk dengan kontrol waktu seketat ini, rasanya benar-benar menyebalkan.”
Caruana yang kini berada di puncak klasemen, mengaku cukup puas dengan kualitas permainannya sejauh ini. Ia mengatakan, “Setelah game pertama, aku rasa setiap partai punya banyak momen bagus. Bahkan ketika aku melewatkan kemenangan saat melawan Magnus dan Gukesh, aku tetap merasa partai-partai itu secara keseluruhan berjalan cukup baik."
Bahkan ketika aku melewatkan kemenangan saat melawan Magnus dan Gukesh, aku tetap merasa partai-partai itu secara keseluruhan berjalan cukup baik.
—Fabiano Caruana
Hari ulang tahun yang berat bagi Wei. Foto: Michal Walusza/Norway Chess.
Wanita: Ju Wenjun Rebut Posisi Teratas
Ju Wenjun, sang juara bertahan Norway Chess Women, akhirnya meraih kemenangan klasik pertamanya setelah sebelumnya mencatat lima kemenangan armageddon berturut-turut. Kemenangan ini membuatnya memimpin klasemen, meskipun tiga besar saat ini hanya terpaut satu poin.
Klasemen Norway Chess Women Setelah Babak 7
Ju 3-0 Khadem
Satu kemenangan klasik, dan Ju Wenjun siap mempertahankan gelarnya. Foto: Michal Walusza/Norway Chess.
Sang Juara Dunia Wanita Ju Wenjun, memenangkan Norway Chess 2024 setelah mencetak kemenangan klasik pertamanya di babak keenam. Tahun ini, ia meraihnya satu babak lebih lambat, namun hasilnya sama: langsung memimpin klasemen. Ju mengalahkan Khadem dalam pertandingan di mana ia mengaku sempat mengambil risiko di fase pembukaan. Momen krusial terjadi setelah langkah 42.Gc4?! dari Putih.
Seandainya Khadem menanggapi dengan 42...Ma5!, Hitam masih punya peluang untuk menahan pion-a Putih dan menjaga titik f5. Namun setelah ia memilih 42...Md2?, Ju berhasil membalikkan keadaan. Rencana lanjutan Khadem dengan Me2 justru memicu pertukaran menteri dan masuk ke endgame yang buruk.
Ju menyebut langkah menarik 20...b5!? sebagai titik balik di mana inisiatif dari sisi Hitam mulai hilang setelah pembukaan yang menjanjikan.
Kemenangan ini sudah cukup bagi Ju untuk naik ke posisi teratas, apalagi dua pemuncak klasemen sebelumnya hanya bermain remis di partai klasik mereka.
Humpy 1-1.5 Muzychuk
Pertandingan ini sempat disebut-sebut sebagai ajang “balas dendam,” karena satu-satunya kekalahan klasik Humpy di turnamen ini datang dari Muzychuk. Namun, partai klasik kali ini berakhir antiklimaks—remis lewat repetisi setelah 31 langkah. Muzychuk mengomentari langkah 11.Md1?! dari Humpy sebagai “tanda bahwa ada yang tidak beres,” meskipun ia sendiri mengakui bahwa balasan 11...Kb6?! darinya terlalu pasif.
Pertarungan antara dua pemuncak klasemen. Foto: Michal Walusza/Norway Chess.
Di armageddon Muzychuk kembali memilih pertahanan Grunfeld, sementara Humpy yang wajib menang—memainkan 3.f3 yang sangat agresif. Muzychuk berkomentar, “Memainkan 3.f3 tanpa persiapan itu keputusan yang cukup nekat, menurutku!"
Setelah 9...f5 dalam posisi teori yang sudah dikenal, Humpy berpikir lebih dari dua menit—menghabiskan seluruh keunggulan waktunya—untuk memainkan satu langkah yang justru langsung memberi keunggulan bagi Hitam. Permainan berlangsung tidak sempurna, namun Muzychuk tak pernah dalam bahaya dan berhasil menahan remis, yang berarti ia mendapatkan tambahan setengah poin sebagai pemenang armageddon.
"Kami benar-benar hanya bermain dengan sisa detik, dan entah bagaimana aku berhasil menyelamatkannya!" kata Muzychuk. Humpy sendiri patut diapresiasi karena berhasil menghindari kekalahan waktu.
Setelah pertandingan, Muzychuk ditanya soal aksi Carlsen yang menggebrak meja sehari sebelumnya:
Ini bukan pertama kalinya hal seperti itu terjadi, tapi ini jelas menunjukkan bahwa laki-laki lebih mudah mengekspresikan emosinya dibanding perempuan. Bukan berarti kami tidak punya emosi, tapi aku rasa tidak ada perempuan yang akan melakukan hal seperti itu.
Laki-laki lebih mudah mengekspresikan emosinya dibanding perempuan.
—Anna Muzychuk soal reaksi Magnus Carlsen usai kalah dari Gukesh Dommaraju
Anna Muzychuk diwawancarai oleh Anna Rudolf. Foto: Roza Czarnota/Norway Chess.
Lei 3-0 Vaishali
Satu lagi pemain China yang mencetak kemenangan pertamanya di turnamen adalah Lei Tingjie. Ia mengaku bisa menerima kekalahannya dari posisi unggul melawan Khadem setelah melihat bagaimana Carlsen juga mengalami kekalahan menyakitkan:
Setelah lawan Sara, aku juga kalah tiga kali di armageddon. Kualitas permainannya cukup bagus, tapi aku tidak menang satu pun, jadi aku cukup kecewa. Tapi hari ini aku menang di partai klasik. Aku hanya ingin bilang, setidaknya aku bukan yang terakhir lagi!
Lei Tingjie juga mencetak kemenangan klasik pertamanya. Foto: Michal Walusza/Norway Chess.
Lei mulai merasa unggul setelah Vaishali melakukan langkah yang agak meragukan, 26...Rf7?!. Meski begitu, ia tetap berjuang keras karena Vaishali memberikan perlawanan sengit di tengah krisis waktu yang ia alami.
Kemenangan ini mengantarkan Lei ke posisi keempat klasemen. Ia hanya terpaut kurang dari satu kemenangan klasik dari sang pemimpin sementara, Ju Wenjun. Muzychuk dan Humpy bahkan lebih dekat lagi, dan dengan tiga babak tersisa, perebutan gelar masih terbuka lebar.
Di turnamen Terbuka, ketiga pemain teratas akan bermain dengan buah Hitam pada hari Selasa, melawan lawan-lawan yang semuanya kalah di mini-match sebelumnya. Sementara itu di kategori Wanita, Ju akan melawan Vaishali dengan buah Hitam, dan Muzychuk, yang hanya tertinggal setengah poin, akan bermain Putih melawan Lei.
Cara Menonton
Anda bisa menyaksikan Norway Chess 2025 secara langsung di saluran YouTube dan Twitch Chess.com Indonesia. Pertandingan juga disiarkan di channel Kick milik Nakamura. Anda juga bisa mengikuti jalannya pertandingan melalui halaman acara kami: Terbuka | Wanita.
Norway Chess 2025 menampilkan turnamen Terbuka dan Wanita dengan masing-masing enam pemain, memperebutkan total hadiah yang setara sebesar 1.690.000 NOK (~$167.000). Turnamen ini berlangsung dari 26 Mei hingga 6 Juni di Stavanger, dengan format di mana setiap pemain saling berhadapan dua kali dalam catur klasik (120 menit untuk 40 langkah pertama, dengan increment 10 detik per langkah mulai dari langkah ke-41). Pemenang dalam permainan klasik mendapat tiga poin, sedangkan yang kalah mendapat nol. Jika hasilnya remis, kedua pemain mendapat satu poin dan bertarung lagi di armageddon untuk memperebutkan setengah poin tambahan (10 menit untuk Putih, 7 menit untuk Hitam, dengan Hitam menang jika hasilnya remis).