Abdusattorov Rebut Puncak Jelang Babak Final Tata Steel Masters
Seperti pada 2023, Abdusattorov memimpin kategori Masters dengan keunggulan setengah poin menjelang babak terakhir. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Abdusattorov Rebut Puncak Jelang Babak Final Tata Steel Masters

Avatar Colin_McGourty
| 0 | Liputan Acara Catur

GM Nodirbek Abdusattorov memimpin setengah poin menjelang babak Final Tata Steel Chess Masters 2026 setelah mengalahkan GM Matthias Bluebaum, sementara GM Javokhir Sindarov bermain remis cepat melawan GM Praggnanandhaa Rameshbabu. Sindarov tetap menjadi pesaing terdekat Abdusattorov.

Namun, tiga pemain yang terpaut satu poin masih bisa memaksa terjadinya playoff jika sang pemimpin klasemen kalah. Mereka adalah GM Vincent Keymer yang mengalahkan GM Thai Dai Van Nguyen, GM Hans Niemann yang berhasil lolos dari posisi sulit saat menghadapi GM Gukesh Dommaraju, serta GM Jorden van Foreest yang bermain remis melawan GM Arjun Erigaisi. Sementara itu, GM Yagiz Kaan Erdogmus yang baru berusia 14 tahun bangkit setelah dua kekalahan dengan mengalahkan GM Vladimir Fedoseev

GM Aydin Suleymanli bangkit dengan mengalahkan GM Marc'Andria Maurizzi dan kini menyamai GM Andy Woodward di puncak klasemen Tata Steel Chess Challengers 2026. Satu-satunya pemain lain yang masih berpeluang merebut gelar sekaligus tiket ke Masters 2027 adalah GM Vasyl Ivanchuk, yang tertinggal setengah poin setelah ditahan remis oleh IM Faustino Oro

Babak ke-13 akan dimulai dua jam lebih awal pada Minggu, 1 Februari mulai pukul 18.00 WIB.


Masters: Abdusattorov Pertegas Ambisi

Ada tiga kemenangan di kategori Masters, meskipun sebenarnya bisa saja menjadi empat. Untuk hari kedua berturut-turut, Gukesh gagal memaksimalkan peluang dan membiarkan lawannya lolos dari tekanan—hasil yang tentu menguntungkan peluang Niemann di turnamen ini.

Tata Steel Masters: Hasil Babak 12

Abdusattorov membawa keunggulan setengah poin atas Sindarov menuju babak final. Ia bisa langsung mengunci gelar dengan kemenangan, atau setidaknya memastikan playoff jika bermain remis. Namun, jika ia kalah, maka Van Foreest, Niemann, dan Keymer juga berpeluang menyusul ke playoff.

Tata Steel Masters: Klasemen Setelah Babak 12

Sindarov sempat menyamai Abdusattorov di puncak klasemen setelah menang di babak 11. Tetapi di babak 12 ia dihadapkan pada pilihan sulit: mengambil remis cepat lewat pengulangan langkah melawan Praggnanandhaa, atau terus bermain dengan posisi yang sedikit lebih baik. Setelah berpikir selama 18 menit, ia akhirnya memilih remis dan mengalihkan fokus ke partai penentuan.

Tampaknya Sindarov ingin semuanya ditentukan di babak final. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Keputusan itu bisa saja terlihat sangat tepat, tergantung hasil partai rivalnya. Namun pada akhirnya, Abdusattorov justru berhasil meraih kemenangan penting yang berpotensi menentukan perebutan gelar.

Abdusattorov 1-0 Bluebaum

Abdusattorov menjelaskan pendekatannya jelang babak ke-12:

Target saya hari ini adalah bertarung habis-habisan. Setelah tiga kali remis, saya cukup kecewa dengan partai kemarin yang terasa membosankan. Saya tidak mendapat cukup peluang, jadi kali ini saya benar-benar ingin mendapatkan posisi yang tajam.

Misinya pun tercapai. Ia mengejutkan Bluebaum di pembukaan dan langsung meraih keunggulan besar. Meski begitu, saat memasuki momen krusial, bintang Jerman itu sebenarnya sempat menyeimbangkan posisi. “Saya tidak bisa menilai posisinya dengan pasti, tapi secara taktik terlihat sangat berbahaya untuknya,” kata Abdusattorov. Dugaan itu terbukti ketika langkah 31...Mc7? menjadi kesalahan fatal yang tak bisa diselamatkan.

Dua kekalahan Bluebaum di turnamen ini sama-sama datang dari pemain Uzbekistan. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Kekalahan itu membuat Bluebaum tersingkir dari perebutan gelar dan kembali turun di bawah rating 2700. Sebaliknya, bagi Abdusattorov ini menjadi peluang untuk menghapus kenangan pahit. Pada 2023 ia juga memimpin Masters dengan keunggulan setengah poin menjelang babak final.

Namun saat itu ia kalah dari Van Foreest, sementara GM Anish Giri memastikan gelar setelah mengalahkan GM Richard Rapport. Tahun 2024 Abdusattorov finish di posisi pertama bersama, tetapi gagal di playoff. Lalu pada 2025, peluangnya kembali pupus setelah kalah dari Arjun di babak kedua terakhir.

Mampukah Abdusattorov menjuarai Wijk aan Zee setelah tiga kali gagal? Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Di babak final tahun ini, Arjun kembali menjadi lawannya. Abdusattorov pun berkata, “Sepertinya sudah jadi tradisi—setiap kali saya bertemu dia di turnamen apa pun, partainya selalu menang-kalah!” Soal persiapan, ia menambahkan bahwa pengalaman besar tidak akan berarti jika tidak belajar dari kesalahan.

Jorden van Foreest masih punya peluang meraih gelar keduanya, tetapi ia melewatkan peluang menang saat melawan Arjun. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Van Foreest hampir saja menyamai Sindarov di posisi kedua. Ia sempat unggul besar, meski posisinya cukup rumit untuk dikonversi menjadi kemenangan, dalam duel rokade berlawanan melawan Arjun. Namun, partai itu perlahan mereda dan berakhir remis.

Hasil tersebut membuat pecatur Belanda itu tetap tertinggal satu poin dari Abdusattorov, bersama dua pemain lain. Salah satunya adalah Keymer, yang bangkit setelah sempat kalah empat kali dengan meraih tiga kemenangan beruntun—sekaligus mencatat total enam kemenangan di turnamen ini.

Keymer 1-0 Van Nguyen

Kemenangan ketiga berturut-turut Keymer menjadi kekalahan keempat beruntun bagi Van Nguyen. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Van Nguyen sebenarnya tampil cukup baik di debut Masters dan kurang beruntung karena tidak mengumpulkan lebih banyak poin. Namun pada babak 12, ia benar-benar dikalahkan oleh Keymer, yang kini mulai menunjukkan performa sesuai reputasinya sebagai unggulan teratas dan pemain nomor empat dunia.

Dalam pembukaan Petroff, Keymer menukar menteri sejak langkah ke-10, lalu menemukan taktik tajam yang menghasilkan ketidakseimbangan materi. Keunggulan tersebut ia manfaatkan dengan rapi hingga berbuah kemenangan.

Satu pemain lain yang masih berpeluang finish di posisi pertama adalah Niemann. Ia sempat terlihat berada di ambang kekalahan setelah mengorbankan kuda melawan sang Juara Dunia demi kompensasi yang belum jelas.

Niemann mendapatkan dua pion dan beberapa kali hampir menyeimbangkan posisi, tetapi kemudian kehilangan satu pion dan masuk ke posisi kalah. Situasi berubah ketika giliran Gukesh yang mengorbankan kuda. Secara teori langkah itu seharusnya berakhir remis, dan memang itulah hasil akhirnya.

Partai yang tidak biasa, dan hasil remis terasa sebagai akhir yang pas setelah terjadi saling pengorbanan.

Awal tahun ini belum berjalan mulus bagi Gukesh, saat ia bersiap mempertahankan gelar juara dunianya. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Meski tidak berdampak pada perebutan posisi pertama, sisa partai Masters tetap menarik untuk disaksikan. GM Aravindh Chithambaram dan GM Anish Giri sama-sama sempat memiliki peluang menang sebelum akhirnya bermain remis setelah 52 langkah. Di partai lainnya, remaja 14 tahun Erdogmus berhasil bangkit dari dua kekalahan dengan mencatat kemenangan yang impresif.

Erdogmus 1-0 Fedoseev

Erdogmus mengaku sangat kecewa setelah kalah beruntun dari Gukesh dan Giri. Ia tidak tahu mengapa melewatkan langkah gajah penting saat melawan Giri, dan juga merasa telah menyia-nyiakan “kemenangan yang sangat mudah” saat menghadapi sang Juara Dunia. Ketika WIM Fiona Steil-Antoni mengatakan bahwa langkah itu memang mudah terlewat, Erdogmus menjawab tegas, “Di level ini seharusnya itu mudah!”

Sempat turun ke skor 50 persen, Erdogmus justru menjadikannya sebagai motivasi. Ia menganggap dua babak tersisa seperti turnamen baru dan bertekad memberikan yang terbaik.

Tekad itu langsung membuahkan hasil. Fedoseev tak mampu menahan rangkaian taktik tajam yang dilancarkan Erdogmus hingga akhirnya kalah. Partai ini terpilih sebagai Game of the Day kami, dan telah dianalisis oleh GM Rafael Leitao di bawah ini.


Akhir partainya juga cukup unik. Fedoseev mengabaikan ancaman skakmat pion dan memainkan langkah 38...Mb1 skakmat—meski tentu saja, skakmat pertama sudah lebih dulu mengakhiri permainan!

Babak final kini semakin menegangkan karena lima pemain yang masih memburu gelar tidak saling berhadapan, sehingga banyak kemungkinan bisa terjadi. Sorotan utama tentu pada duel Arjun vs. Abdusattorov. Jika menang, Abdusattorov langsung menjadi juara Wijk aan Zee untuk pertama kalinya. Jika remis, hanya Sindarov yang bisa menyamainya dengan kemenangan atas Van Nguyen dan memaksa playoff.

Jovanka Houska dan Jan Gustafsson akan kembali memberikan komentar pada hari terakhir. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Namun jika Abdusattorov kalah, Sindarov berpeluang langsung merebut gelar. Bahkan, playoff bisa saja diikuti hingga lima pemain. Van Foreest (vs. Praggnanandhaa), Keymer (vs. Gukesh), dan Niemann (vs. Giri) semuanya harus menang agar tetap punya peluang juara.

Tata Steel Masters: Pairing Babak 13

Challengers: Suleymanli, Woodward, dan Ivanchuk Berebut Tiket ke Masters

Empat kemenangan di Challengers menghadirkan berbagai cerita: kemenangan kedua yang melegakan bagi IM Eline Roebers, kegagalan IM Carissa Yip, meraih norma GM, serta kemenangan penting bagi Suleymanli.   

Tata Steel Challengers: Hasil Babak 12

Kini Suleymanli kembali menyamai Woodward jelang babak final, sekaligus menutup peluang Maurizzi. Sementara itu, Ivanchuk masih menjaga harapan juara.

Tata Steel Challengers: Klasemen Setelah Babak 12

Pecatur 15 tahun Andy Woodward semakin dekat untuk mengamankan tempat di Masters 2027. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Sebagai pemimpin tunggal, Woodward membuat remis tanpa banyak kesulitan dengan buah hitam melawan GM Velimir Ivic. Namun, hasil itu membuka jalan bagi Suleymanli untuk kembali menyusul setelah ia melancarkan serangan kuat terhadap sesama kandidat juara, Maurizzi. Duel tersebut berlangsung liar dan menegangkan menjelang kontrol waktu.

Ivanchuk tetap menjadi pesaing lain dalam perebutan gelar. Ia kini terpaut setengah poin setelah mencatat remis keempatnya melawan Oro yang baru berusia 12 tahun.

Perbedaan usia 44 tahun mewarnai duel Ivanchuk vs. Oro. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Di partai lain, Roebers akhirnya meraih kemenangan keduanya setelah sebelumnya menelan 10 kekalahan. Ia bahkan secara mengejutkan berhasil membangun jaring skakmat dalam endgame benteng saat menghadapi IM Lu Miaoyi.

Carissa Yip membutuhkan 1,5 poin dari dua babak terakhir untuk mengamankan norma GM terakhirnya, tetapi ia kalah dari Daniil Yuffa. Foto: Lennart Ootes/Tata Steel Chess.

Yip sempat memiliki peluang menang yang menjanjikan melawan GM Daniil Yuffa, tetapi permainannya goyah seiring berjalannya partai hingga harapan meraih norma GM ketiga pun sirna. Meski begitu, ia tetap menambah 15,1 poin rating menjadi 2481,1—target rating 2500 dan norma terakhir tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

Tata Steel Challengers: Pairing Babak 13

Seperti di Masters, pairing babak final Challengers juga tidak mempertemukan para pesaing gelar secara langsung. Woodward dan Suleymanli akan bermain dengan putih melawan GM Erwin l'Ami dan Ivic, sementara Ivanchuk memegang hitam melawan Yuffa. Besar kemungkinan ketiganya akan tampil habis-habisan, sehingga babak penentuan diprediksi berlangsung sangat menegangkan.

Cara Menonton
Anda bisa menyaksikan siaran langsung turnamen ini melalui channel YouTube atau Twitch Chess24. Anda juga bisa memantau jalannya pertandingan di halaman acara kami.
Siaran langsung dipandu oleh IM Jovanka Houska dan GM Jan Gustafsson.

Edisi ke-88 Tata Steel Chess berlangsung dari 17 Januari hingga 1 Februari 2026 di Wijk aan Zee, Belanda. Baik kategori Masters maupun Challengers menggunakan sistem round-robin yang diikuti oleh 14 pemain. Kontrol waktu yang digunakan adalah 120 menit untuk 40 langkah pertama, diikuti dengan 30 menit hingga akhir permainan, dengan increment 30 detik dimulai dari langkah ke-41. Tawaran remis tidak diperbolehkan sebelum langkah ke-40.

Liputan sebelumnya:

Avatar Colin_McGourty
Colin McGourty

Colin McGourty led news at Chess24 from its launch until it merged with Chess.com a decade later. An amateur player, he got into chess writing when he set up the website Chess in Translation after previously studying Slavic languages and literature in St. Andrews, Odesa, Oxford, and Krakow.

Selengkapnya dari Colin_McGourty
Vaishali Rebut Gelar Kandidat Wanita; Sindarov Pecahkan Rekor Bersejarah

Vaishali Rebut Gelar Kandidat Wanita; Sindarov Pecahkan Rekor Bersejarah

Sindarov di Ambang Juara setelah Giri Gagal Menang; Zhu Kalahkan Vaishali dan Samai Puncak Klasemen

Sindarov di Ambang Juara setelah Giri Gagal Menang; Zhu Kalahkan Vaishali dan Samai Puncak Klasemen