Nakamura Tumbangkan Caruana, Giri Menyusul di Klasemen; Divya Kejutkan Muzychuk
GM Hikaru Nakamura dan Anish Giri membalas kekalahan mereka di paruh pertama dan mengguncang klasemen Turnamen Kandidat FIDE 2026. Kemenangan pertama Nakamura di turnamen ini diraih saat menghadapi GM Fabiano Caruana yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Giri ikut mendekat setelah menang atas GM Praggnanandhaa Rameshbabu. Meski begitu, pemain yang paling diuntungkan tampaknya adalah GM Javokhir Sindarov, yang tetap tenang meski persiapannya sempat tersebar, lalu mengamankan hasil remis melawan GM Andrey Esipenko untuk menjaga jarak dua poin di puncak klasemen dengan enam babak tersisa.
GM Divya Deshmukh menjadi sosok utama di balik perubahan besar klasemen Kandidat Wanita FIDE 2026. Ia bangkit dari posisi kalah untuk menumbangkan pemimpin turnamen, GM Anna Muzychuk, dan membuka peluang bagi tiga pemain lain untuk bergabung dalam grup lima besar dengan 4,5 poin, yaitu GM Zhu Jiner (yang mengalahkan GM Tan Zhongyi), GM Kateryna Lagno (yang mengalahkan GM Aleksandra Goryachkina), serta GM Vaishali Rameshbabu (yang mencatat satu-satunya hasil remis melawan GM Bibisara Assaubayeva).
Babak kesembilan akan berlangsung pada Rabu, 8 April mulai pukul 19.45 WIB.
- Kandidat FIDE: Sindarov Perlebar Keunggulan, Nakamura Kalahkan Caruana
- Kandidat Wanita FIDE: Pemimpin Klasemen Kalah, 5 Pemain Berbagi Puncak
Kandidat FIDE: Sindarov Perlebar Keunggulan, Nakamura Kalahkan Caruana
Dua kemenangan besar langsung mengubah persaingan di Kandidat saat paruh kedua turnamen dimulai.
Hasil Kandidat Babak 8

Hasil itu membuat keunggulan Sindarov melebar menjadi dua poin penuh, sementara Giri berhasil menyamai Caruana di posisi kedua.
Klasemen Kandidat Setelah Babak 8

Menjelang babak kedelapan, sorotan utama memang tertuju pada pemuncak klasemen, Sindarov. Namun, ia justru melewati hari itu dengan nyaris tanpa drama.
Esipenko ½-½ Sindarov
Sebelum pertandingan ini dimulai, terungkap bahwa persiapan Sindarov sempat bisa diakses publik lewat akun Lichess miliknya, termasuk langkah yang gagal ditemukan Nakamura setelah berpikir selama 67 menit di babak kelima. Seperti yang sudah ia jelaskan sebelumnya, persiapan itu sebenarnya disusun untuk Piala Dunia, dan setelah babak kedelapan bintang muda Uzbekistan tersebut menegaskan bahwa hal itu “bukan masalah besar.” Ia mengatakan kepada FM Mike Klein:
Secara umum itu bukan masalah besar, karena saya bahkan tidak ingat kapan terakhir kali membuka study itu. Tapi saat Piala Dunia, para penggemar saya menulis, ‘hei, study kamu tidak privat, tolong dibuat privat dan jangan tunjukkan persiapanmu.’ Jadi secara umum, semua orang memang harus sangat hati-hati soal ini!
Sindarov says "it's not a big deal" that some of his prep leaked, saying he can't remember the last time he'd checked what was online! #FIDECandidates pic.twitter.com/6KFoMyEy4s
— chess24 (@chess24com) April 7, 2026
GM Ding Liren sebelumnya juga pernah tanpa sengaja membocorkan informasi dengan cara serupa lewat game latihan menjelang laga Kejuaraan Dunia 2023 melawan GM Ian Nepomniachtchi, dan tetap berhasil menang. Hal serupa juga pernah menimpa Caruana, saat sebagian persiapannya terungkap lewat video yang diunggah Saint Louis Chess Club selama pertandingan melawan GM Magnus Carlsen pada 2018. Meski begitu, Caruana tetap mampu bertahan di catur klasik dan baru kalah saat tiebreak rapid.
Sindarov paham bahwa hasil remis di paruh kedua turnamen kemungkinan besar sudah cukup untuk mengamankannya sebagai penantang GM Gukesh Dommaraju. Ia pun memulai dengan sempurna, menahan Esipenko remis lewat pengulangan langkah hanya dalam 24 langkah.
Sindarov mengatakan bahwa ia sempat memainkan persiapannya, meski ia juga berpikir cukup lama sebelum memilih pengorbanan pion daripada masuk ke posisi yang tidak nyaman. Melawan pemain yang lebih ambisius, kompensasi dari pengorbanan itu mungkin masih harus dibuktikan. Namun Esipenko, yang tertinggal empat poin di dasar klasemen, tampaknya memang tidak sedang ingin mengambil risiko.
Pada akhirnya, hasil remis itu terbukti sangat penting karena membuat keunggulan Sindarov bertambah menjadi dua poin.
Nakamura 1-0 Caruana
Sama seperti yang terjadi di Toronto pada 2024, peluang Caruana di Kandidat kembali mendapat pukulan telak saat paruh kedua turnamen dimulai—dan lagi-lagi oleh Nakamura. Kepada Klein, Nakamura berkata: “Untuk klasemen turnamen, ini mungkin kurang seru bagi para penonton, karena turnamennya terlihat seperti hampir selesai, kecuali terjadi sesuatu yang gila. Tapi saya hanya fokus pada permainan saya sendiri.”
Turnamennya terlihat seperti hampir selesai, kecuali terjadi sesuatu yang gila!
—Hikaru Nakamura
Nakamura juga berkata, “Ini partai pertama di mana saya mendapatkan posisi yang bagus sejak pembukaan dan saya lebih siap daripada lawan saya.” Jalannya laga pun mengingatkan pada pola yang sering muncul dalam duel-duel mereka belakangan ini: Caruana perlahan ditekan dari posisi yang semula tampak cukup aman. Faktor waktu juga sangat berpengaruh, karena juara bertahan AS itu hanya punya sekitar satu menit per langkah ketika ia memainkan blunder 28...h5?.

Itulah Game of the Day kami, yang dianalisis lebih lanjut oleh GM Rafael Leitao di bawah ini.
Lihat juga ulasan langsung Nakamura tentang partai tersebut:
Kekalahan ini jelas menjadi pukulan pahit bagi Caruana, yang kini turun ke skor +1. Namun, ia pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya: pada 2024, setelah kalah dari Nakamura, ia justru mampu memenangkan tiga dari sisa partai dan nyaris lolos ke playoff melawan Gukesh seandainya berhasil mengonversi posisi menang pada babak terakhir melawan Nepomniachtchi.
Jalan masih panjang menuju skenario seperti itu, tetapi dampak paling langsung dari kekalahan ini adalah Giri kini berhasil menyamai Caruana di posisi kedua.
Giri 1-0 Praggnanandhaa
Kemenangan ini juga terasa seperti balas dendam, karena Praggnanandhaa sebelumnya membuka Kandidat di Siprus dengan kemenangan brilian atas Giri. Giri pun berkomentar, “Kalau melihat cara saya kalah saat pegang buah hitam, orang bisa mengira saya pemain yang sangat, sangat buruk, jauh di bawah Pragg. Tapi kalau situasinya dibalik, tiba-tiba saya terlihat jago lagi!”
Dari pembukaan, semuanya berjalan mulus untuk Giri. Langkah 10.a4! yang ia mainkan bahkan tampaknya sempat ia anggap biasa saja, padahal langkah itu belum pernah dimainkan sebelumnya. Praggnanandhaa memang tidak merespons dengan cara terbaik, tetapi ia tetap bertahan dan sempat mendekati posisi selamat saat kontrol waktu makin dekat. Sayangnya, trik penyelamatan yang tersedia sangat sulit ditemukan dalam tekanan waktu. Giri sampai menyebutnya sebagai “latihan tingkat tinggi!” Setelah langkah yang terjadi di partai, Giri pun menuntaskan permainan dengan sangat rapi.
Giri gets revenge for his loss to Praggnanandhaa in the 1st half of the tournament and moves up to 2nd place with 6 rounds to go! https://t.co/Q0pboZabIE#FIDECandidates pic.twitter.com/tdtlrG0vwY
— chess24 (@chess24com) April 7, 2026
Salah satu cara untuk memangkas selisih dua poin dari pemimpin klasemen adalah jika Caruana dan Giri sama-sama menang saat menghadapi Sindarov. Meski Giri sendiri tampaknya tidak terlalu yakin itu akan mudah terjadi, ia tetap berkata, “Kita harus terus berjuang selama peluang matematis itu masih ada. Karena, saat saya lahir, peluang saya jadi juara dunia itu nol, dan sekarang angkanya sudah jauh, jauh lebih besar dari itu!”
Saat saya lahir, peluang saya jadi juara dunia itu nol, dan sekarang angkanya sudah jauh, jauh lebih besar dari itu!
—Anish Giri
Sementara itu, GM Wei Yi, yang tertinggal satu poin lagi punya peluang yang jauh lebih kecil. Itu pula yang menjelaskan kenapa ia bertarung sekeras mungkin demi meraih kemenangan kedua beruntun.
Wei ½-½ Bluebaum
Performa GM Matthias Bluebaum yang sangat solid di turnamen ini pun terus berlanjut. Ia mencatat remis ketujuhnya setelah bertahan dengan sangat solid menghadapi pengorbanan benteng spektakuler dari Wei Yi.
Kini hanya tersisa enam babak, dan salah satu duel di babak kesembilan pada hari Selasa akan sangat krusial. Caruana dan Giri akan saling berhadapan, siapa pun yang menang berpeluang masuk persaingan perebutan gelar, sementara kekalahan bisa menjadi pukulan yang sangat berat. Sementara itu, Sindarov kembali memainkan buah hitam, kali ini melawan Bluebaum.
Kandidat FIDE: Pairing Babak 9

Kandidat Wanita FIDE: Pemimpin Klasemen Kalah, 5 Pemain Berbagi Puncak
Nyaris semua partai menghasilkan pemenang, tetapi menurut GM David Howell, kemenangan Divya adalah “hasil paling mengejutkan” hari itu.
Hasil Kandidat Wanita Babak 8

Berbeda dengan turnamen terbuka, hampir semua pemain di kategori wanita masih punya peluang.
Klasemen Kandidat Wanita Setelah Babak 8

Setelah bersemangat kembali usai hari istirahat, nyaris tak ada partai yang berjalan tenang. Satu-satunya pengecualian adalah duel Assaubayeva vs. Vaishali, ketika putih gagal mendapatkan keunggulan dari Italian Game dan memilih menyederhanakan posisi pada langkah ke-16. Hitam sempat masuk ke endgame benteng dengan keunggulan satu pion, tetapi tidak pernah benar-benar punya peluang besar untuk menang, sehingga partai itu menjadi yang pertama selesai.
Setelah itu, barulah muncul tiga partai yang berakhir dengan kemenangan. Yang pertama menjadi bencana pembukaan paling parah pada hari itu.
Lagno 1-0 Goryachkina
Duel sesama pemain Rusia ini pada dasarnya sudah ditentukan sejak langkah ke-15. Setelah pertandingan, Lagno mengatakan kepada FIDE, “Sepertinya dia tidak mengenal variasinya, dan 15...f5 itu langkah yang buruk, jadi saya langsung unggul.” Ia juga menilai ada faktor psikologis di balik blunder awal Goryachkina. Menurutnya, karena ia memainkan langkah-langkah pembukaan dengan sangat cepat, lawannya mungkin khawatir masuk ke persiapannya dan memilih mencoba ide baru. Padahal, setelah 13...Mc5, seharusnya hitam mengambil pion e5 dengan benteng.
Karena saya memainkan langkah-langkah dengan sangat cepat, mungkin dia takut masuk ke persiapan saya.
—Kateryna Lagno
Setelah itu, tiga perwira minor milik hitam tidak bisa bergerak karena dibatasi pion-pion putih. Lagno memang tidak selalu memilih jalur tercepat menurut komputer untuk menang, tetapi ia sama sekali tidak pernah melepaskan kendali atas keunggulannya.
Tan 0-1 Zhu
Mimpi buruk terus berlanjut bagi mantan juara dunia wanita itu setelah ia menelan kekalahan kedua berturut-turut, sekaligus kekalahan ketiganya di turnamen ini. Tan kini berada di posisi terakhir dan tertinggal dua poin dari para pemimpin klasemen, sementara Zhu kini punya peluang juara yang sama besarnya dengan siapa pun. Menariknya, partai ini juga mempertemukan dua pemain dari negara yang sama.
Keberanian pemain 23 tahun itu pun membuahkan hasil, saat ia memainkan langkah yang mungkin merupakan novelty pembukaan langsung di papan. Langkah 10...a5N memang tidak disukai engine, dan selama tujuh langkah putih sempat menunjukkan keunggulan. Titik baliknya datang setelah pertukaran yang keliru di langkah ke-17; jika mengambil d4 dengan benteng, putih kemungkinan akan mendapat posisi yang nyaman, tetapi makan dengan pion justru membuatnya masuk ke posisi yang sulit.
Zhu sebenarnya masih bisa mempertahankan keunggulan yang lebih besar jika menteri tetap berada di papan, tetapi pertukaran menteri menuju endgame dengan pion sudah cukup untuk membawanya meraih kemenangan ketiga.
Itu membawa kita pada hasil yang paling mengejutkan, ketika Muzychuk berubah dari unggul, menjadi menang, lalu seharusnya remis—dan pada akhirnya malah kalah.
Muzychuk 0-1 Divya
Mungkin tidak ada yang namanya keberuntungan dalam catur, tetapi para pemain kadang merasa ada yang namanya karma. Menyinggung hasil remis 135 langkah di babak sebelumnya, Divya berkata dalam konferensi pers, “Sepanjang partai sebelumnya sebenarnya saya unggul, jadi mungkin hari ini semuanya jadi seimbang. Hari ini saya tidak bermain bagus, tapi pada akhirnya saya justru menang.”
Hari ini saya tidak bermain bagus, tapi pada akhirnya saya justru menang.
—Divya Deshmukh
Untuk waktu yang lama, hasil yang terasa mungkin hanya dua: putih menang atau remis, bahkan sulit membayangkan putih akan kalah. Pemimpin turnamen, Muzychuk, mendapatkan posisi Maroczy yang sangat mudah dimainkan, lalu masuk ke endgame perwira berat yang sepihak, tanpa counterplay, dan hanya dia yang bisa terus menekan.
Kesalahan terjadi saat ia mengizinkan pertukaran pada langkah ke-43 ke endgame menteri, yang membuat posisi menjadi seimbang. Namun bahkan setelah itu pun, putih seharusnya tidak kalah. Hampir 20 langkah kemudian, saat bertahan di endgame menteri dengan kalah pion, dalam posisi di mana ia sebenarnya bisa melakukan skak abadi, Muzychuk justru kalah. Divya mengatakan, “Saya rasa kami berdua sudah sangat lelah saat itu, jadi itu bisa dimengerti.”
Sulit menentukan satu partai sebagai laga utama babak berikutnya karena sebagian besar pemain masih berbagi posisi puncak. Satu-satunya duel sesama negara akan mempertemukan Vaishali dan Divya dalam laga sesama India, dan keduanya sama-sama berada di kelompok terdepan.
Kandidat Wanita FIDE: Pairing Babak 9

NM Anthony Levin berkontribusi dalam berita ini.
Siaran langsung Chess.com Indonesia dipandu oleh WIM Chelsie Monica dan IM Mohamad Ervan.
Turnamen Kandidat FIDE adalah turnamen FIDE paling penting tahun ini. Di kategori Terbuka dan Wanita, delapan pemain saling berhadapan dua kali demi memperebutkan hak untuk menantang Juara Dunia FIDE, Gukesh Dommaraju dan Ju Wenjun dalam pertandingan perebutan gelar.
Liputan sebelumnya:
- Babak 7: Sindarov Catat Skor 6/7 Bersejarah di Paruh Pertama Kandidat; Wei Yi Raih Kemenangan Perdana
- Babak 6: Sindarov Lanjutkan Laju Kemenangan; Anna Muzychuk Pimpin Kandidat Wanita
- Babak 5: Sindarov Tumbangkan Nakamura untuk Raih 4,5/5; Caruana Kalahkan Bluebaum dan Terus Mengejar
- Babak 4: Sindarov Kalahkan Caruana dan Kuasai Puncak Klasemen Kandidat, Giri Taklukkan Esipenko
- Babak 3: Caruana Menang dalam 19 Langkah, Sindarov Taklukkan Praggnanandhaa dengan Pengorbanan Perwira
- Babak 2: Hari Penuh Remis: Vaishali dan Lagno Lolos dari Kekalahan Berkat Pengorbanan Dramatis
- Babak 1: Caruana, Pragg, dan Sindarov Buka Turnamen Kandidat 2026 dengan Kemenangan Besar
- Nakamura Rejects ‘Completely Wrong’ 40% Odds; Caruana Calls Tier Lists ‘Global Obsession’
- One Story To Watch For Every FIDE Candidate
- Who Will Win The Candidates? 7 GMs Offer Their Take
- Sindarov On The Candidates: 'I Know It Will Be Very Hard To Win, But I Want To Try'
- Koneru Humpy Confirms Candidates Withdrawal, Anna Muzychuk Takes Spot
- Meet The 2026 Women's Candidates: Who Should You Root For?
- Meet The 2026 Candidates: Who Should You Root For?
- How To Watch And What You Need To Know About The 2026 FIDE Candidates Tournament
- Caruana-Nakamura In Round 1: FIDE Candidates Pairings Announced
