Sindarov Korbankan Perwira untuk Raih Kemenangan Keenam yang Pecahkan Rekor; Vaishali Pimpin Persaingan Kandidat Wanita
Praggnanandhaa menelan kekalahan keduanya dari Sindarov. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Sindarov Korbankan Perwira untuk Raih Kemenangan Keenam yang Pecahkan Rekor; Vaishali Pimpin Persaingan Kandidat Wanita

Avatar AnthonyLevin
| 0 | Liputan Acara Catur

Turnamen Kandidat FIDE 2026, setelah babak ke-10, masih menjadi panggung GM Javokhir Sindarov yang kini memimpin dengan selisih dua poin. Bintang Uzbekistan itu mencetak kemenangan keenam yang memecahkan rekor setelah mengalahkan GM Praggnanandhaa Rameshbabu, dan kini menjadi pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak dalam format modern Turnamen Kandidat (sejak 2013). Sementara itu, semua pertandingan lainnya—GM Anish Giri vs. GM Hikaru Nakamura, GM Wei Yi vs. GM Fabiano Caruana, dan GM Andrey Esipenko vs. GM Matthias Bluebaum—berakhir remis.

Hasil remis yang tenang antara GM Vaishali Rameshbabu vs. GM Anna Muzychuk sudah cukup untuk membawa pecatur India itu memimpin sendirian di Turnamen Kandidat Wanita FIDE 2026, setelah rekan pemimpin klasemen, GM Zhu Jiner, menolak remis lewat pengulangan langkah dan justru kalah dari GM Bibisara Assaubayeva. Satu hasil penentu lainnya datang dari kemenangan perdana GM Aleksandra Goryachkina, yang membuat GM Divya Deshmukh menelan kekalahan kedua berturut-turut.

Babak ke-11, setelah istirahat pada hari Jumat, akan digelar pada Sabtu, 11 April mulai pukul 19.45 WIB.


Kandidat FIDE: Sindarov Korbankan Perwira, Menang Lagi

Sindarov menjadi satu-satunya pemain yang meraih kemenangan di babak ke-10 dan kini semakin dekat untuk mengunci gelar juara turnamen.

Hasil Kandidat Babak 10

Saat ini, Sindarov unggul dua poin atas Giri dengan empat babak tersisa, sementara Caruana tertinggal satu poin lagi di peringkat ketiga.

Klasemen Kandidat Setelah Babak 10

Jika tidak terjadi drama besar di sisa turnamen, Sindarov diperkirakan akan menjuarai ajang ini dan merebut tiket ke pertandingan perebutan gelar juara dunia. Sementara pesaing terdekatnya, Giri, gagal memanfaatkan peluang setelah tidak mampu menekan Nakamura, Sindarov justru melesat lewat pengorbanan perwira yang berani saat menghadapi Praggnanandhaa. “Saya sudah siap untuk pertarungan besar hari ini,” katanya dalam konferensi pers.

Saya sudah siap untuk pertarungan besar hari ini.

—Javokhir Sindarov

Sindarov 1-0 Praggnanandhaa

Sindarov masih belum menunjukkan tanda-tanda melambat setelah 10 babak. Foto: Niki Riga/FIDE.

Pada Turnamen Kandidat FIDE 2022, GM Ian Nepomniachtchi mencatat sejarah dengan finish di angka 9,5/14 dan mengunci gelar juara satu babak sebelum turnamen berakhir. Saat itu, ia membukukan lima kemenangan dan sembilan hasil remis. Kini, Sindarov berada di jalur untuk melampaui rekor tersebut jika ia mampu menahan remis di empat babak terakhir. Meski begitu, ia memilih untuk tidak terlalu memikirkannya. “Saya memang sudah sangat dekat, tapi saya masih punya dua pertandingan dengan buah hitam dan itu sangat penting. Saya hanya berusaha untuk tidak terlalu memikirkan semuanya dan fokus bermain catur dengan baik,” ujarnya.

Sindarov sempat membuat kesalahan kecil di pembukaan. Karena bermain terlalu cepat, ia hanya menghabiskan 11 detik untuk memainkan 9.Gg3, padahal langkah yang ada dalam persiapannya adalah 9.Ge5. Untungnya, posisinya masih tetap aman, meski setelah itu ia sempat berpikir selama delapan menit sebelum melanjutkan permainan.

GM Arturs Neiksans lalu sempat melontarkan candaan bahwa laga ini tampaknya akan menjadi roller coaster. Putih memiliki dua pion sebagai kompensasi atas satu perwira, sekaligus tekanan ke raja lawan.

Dengan nada santai, Sindarov berkata seusai pertandingan, “Tim (sekondan) saya pasti akan sangat kesal melihat langkah ini, tapi tidak apa-apa, ternyata hasilnya sangat bagus, jadi aman!” Namun, ia juga menilai posisi middlegame yang muncul sebagai posisi yang hanya memberi dua kemungkinan hasil. Menurutnya, “Kalau sampai ada satu langkah saja yang salah, Putih sepertinya bisa langsung mendapat keunggulan besar.”

Dan memang, satu kesalahan itulah yang akhirnya terjadi dalam Game of the Day kami, yang dianalisis lebih lanjut oleh GM Rafael Leitao di bawah ini.

Dalam analisanya, Leitao menulis bahwa Sindarov kini nyaris sudah menjadi juara turnamen. Ia juga menilai performa Sindarov sangat luar biasa, bahkan termasuk salah satu yang paling mengesankan dalam sejarah catur.

Ini menjadi “pemulihan” yang fantastis bagi pemain yang sebenarnya tidak lagi harus memaksakan kemenangan di setiap babak. Di babak sebelumnya, ia sempat menyia-nyiakan peluang saat melawan Bluebaum, tetapi pelatihnya memberinya kata-kata penyemangat.

Saat ditanya di konferensi pers mengenai target sebelum turnamen dimulai, Sindarov mengatakan bahwa dirinya dan pelatihnya menganggap skor +1 pada paruh pertama turnamen sudah akan terasa “sangat bagus.” Tentu saja, ia mengatakan itu sambil tertawa.

Ia juga diminta menanggapi tren tagar #Windarov yang mulai ramai, tetapi ia hanya tertawa kecil sambil mengangkat bahu dan berkata, “Itu tidak penting.” Sementara Sindarov terus melaju makin jauh, Giri justru gagal menjaga jarak dengan sang pemimpin.

Giri ½-½ Nakamura

Giri gagal menekan unggulan teratas. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Sejak babak kesembilan, Giri memang menjadi pesaing terdekat sang pemimpin, tetapi jaraknya masih terpaut dua poin. Nakamura sempat mencoba membuat posisi lebih tajam dengan langkah langka 3...h6 dalam Gambit Menteri Ditolak, tetapi pada akhirnya tak ada satu pun yang berhasil menciptakan keunggulan nyata. Komputer memang menunjukkan peluang yang sulit ditemukan manusia lewat 23.Kg5! Bde8 24.Kf3!!, yang memberi Putih sedikit keunggulan, tetapi jalur itu tampaknya terlalu rumit untuk terlihat di atas papan.

Anda juga bisa menonton video rekap dari Nakamura.

Tak lama setelah itu, duel Esipenko vs. Bluebaum juga berakhir remis. Esipenko mencoba keluar jalur dari variasi utama untuk menghadapi pertahanan Petroff milik pecatur Jerman itu yang sangat solid, tetapi ia tetap gagal membongkarnya. Bluebaum pun mencatat remis kesembilannya dalam 10 babak, sementara Esipenko masih berada di posisi terbawah dengan 3,5 poin.

Secara matematis, hanya Bluebaum yang masih punya peluang mengejar Sindarov. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Sementara itu, pertandingan Wei vs. Caruana—meski sempat menampilkan Gambit Alekhine dalam Pertahanan Prancis Winawer (4.Ke2)—tetap berujung ke endgame tanpa ada pemain yang mampu memaksakan hasil. Caruana kini tertinggal tiga poin dari pemimpin klasemen, sedangkan Wei terpaut setengah poin lebih jauh lagi.

Keduanya kini berjarak lebih dari tiga poin dari pemimpin klasemen. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Setelah hari istirahat, Sindarov akan menjalani partai hitam terakhir keduanya saat menghadapi Caruana di babak ke-11. Sementara itu, Giri, yang menjadi pesaing terdekat, akan bermain dengan buah putih melawan Esipenko.

Kandidat FIDE: Pairing Babak 11 

Kandidat Wanita FIDE: Vaishali Pimpin Sendirian Usai Assaubayeva Kalahkan Zhu

Babak ini sempat berjalan lambat, tetapi pada akhirnya Assaubayeva dan Goryachkina sama-sama berhasil meraih kemenangan.

Hasil Kandidat Wanita Babak 10

Persaingan di Kandidat Wanita masih terbuka lebar. Vaishali kini memimpin sendirian, tetapi dua pemain masih terus membayangi dengan selisih hanya setengah poin. Dua pemenang hari ini kini bergabung dengan GM Kateryna Lagno yang hanya tertinggal satu poin dari puncak, sementara Divya juga masih belum benar-benar keluar dari persaingan meski menelan dua kekalahan beruntun.

Klasemen Kandidat Wanita Setelah Babak 10

Vaishali mengambil alih puncak klasemen sendirian usai menahan remis Anna Muzychuk. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Vaishali memang identik dengan hasil-hasil dramatis di turnamen Kandidat. Pada edisi Toronto 2024, ia sempat kalah empat kali beruntun sebelum bangkit dengan lima kemenangan berturut-turut. Kali ini, dengan empat babak tersisa, ia justru merebut posisi puncak tanpa banyak gejolak. Posisi yang sempat sedikit kurang nyaman akhirnya mereda begitu saja setelah Muzychuk menunda dorongan pion f4-nya.

Hasil itu sempat terlihat akan membuat dua pemimpin klasemen tetap bertahan, karena duel Assaubayeva vs. Zhu berlangsung seimbang dan beberapa kali berpotensi berakhir remis. Namun, Zhu terlalu memaksakan permainan, dan sekali lagi harus menerima nasib yang sama saat menghadapi lawannya asal Kazakhstan itu.

Assaubayeva 1-0 Zhu

Zhu Jiner bermain terlalu memaksa saat menghadapi Assaubayeva. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Kemenangan kedua Assaubayeva di Kandidat Wanita FIDE kembali datang atas lawan yang sama seperti kemenangan pertamanya. Ia pun mengatakan, “Saya senang akhirnya bisa menang lagi! Dia pemain yang sangat kuat, tapi dalam lima pertemuan terakhir kami, saya selalu menang.”

Saya senang akhirnya bisa menang lagi!

—Bibisara Assaubayeva

Sebelumnya, Assaubayeva sempat kesal pada dirinya sendiri setelah melakukan apa yang ia sebut sebagai “kesalahan bodoh” dan saat itu ia sebenarnya sudah siap menerima hasil remis. Namun, Zhu terlalu memaksakan permainan dan akhirnya tak berdaya menghadapi pion bebas -a milik lawannya. Posisi itu kemudian berubah menjadi pertanyaan berapa banyak menteri yang akan muncul di papan, dengan GM Judit Polgar dan David Howell sempat menemukan skakmat indah saat ada empat menteri sekaligus di papan. Ternyata Assaubayeva juga sudah melihat variasi tersebut, dan ia berkata pada dirinya sendiri, “Kalau ini ternyata tidak menang juga, berarti saya benar-benar sial!"

Pada akhirnya, hanya ada tiga menteri di papan ketika Zhu memutuskan menyerah.

Assaubayeva meraih dua kemenangan di Siprus, dan keduanya sama-sama didapat saat melawan pemain yang sama. Foto: Niki Riga/FIDE.

Kekalahan ini jelas menjadi pukulan bagi Zhu, tetapi ia masih hanya tertinggal setengah poin dari Vaishali dengan empat babak tersisa. Assaubayeva juga kini kembali sepenuhnya ke dalam persaingan, terpaut satu poin dari pemimpin klasemen. Di posisi itu, ia ditemani Goryachkina, yang baru meraih kemenangan pertamanya pada babak ke-10.

Divya 0-1 Goryachkina

Goryachkina akhirnya meraih kemenangan pertamanya di turnamen ini. Foto: Michal Walusza/FIDE.

Situasi berubah cepat menjadi kurang baik bagi Divya. Di babak kedelapan, ia sempat mengalahkan Muzychuk dan naik ke puncak klasemen bersama, tetapi setelah itu ia kalah dari Vaishali dan kini kembali menelan kekalahan pahit dari Goryachkina dalam partai yang terlihat akan berakhir remis. Semuanya akhirnya ditentukan di endgame perwira-minor yang sekilas tampak tidak berbahaya.

Goryachkina dan Assaubayeva kini bergabung dengan Lagno, yang bermain remis melawan GM Tan Zhongyi yang masih kesulitan menemukan performa terbaiknya.

Lagno sebenarnya sempat punya peluang untuk membuat turnamen Tan Zhongyi semakin buruk. Foto: Niki Riga/FIDE.

Sempat ada peluang untuk hasil yang lebih dari sekadar remis.

Jadi, apa pun masih bisa terjadi di ajang Kandidat Wanita. Salah satu partai yang patut dinantikan adalah Goryachkina vs. Vaishali, karena Goryachkina bisa menyamai pemimpin klasemen jika berhasil menang—sesuatu yang tentu akan disambut gembira para pesaing lainnya!

Kandidat Wanita FIDE: Pairing Babak 11 

Colin McGourty turut berkontribusi dalam berita ini.

Cara Menonton
Anda bisa menyaksikan Turnamen Kandidat FIDE 2026 di channel YouTube dan Twitch Chess.com Indonesia. Semua partainya juga bisa diikuti melalui Halaman Acara kami.

Siaran langsung Chess.com Indonesia dipandu oleh WIM Chelsie Monica dan IM Mohamad Ervan.

Turnamen Kandidat FIDE adalah turnamen FIDE paling penting tahun ini. Di kategori Terbuka dan Wanita, delapan pemain saling berhadapan dua kali demi memperebutkan hak untuk menantang Juara Dunia FIDE, Gukesh Dommaraju dan Ju Wenjun dalam pertandingan perebutan gelar.


Liputan sebelumnya:

Selengkapnya dari NM AnthonyLevin
Carlsen Menangkan Chess.com Open Usai Comeback Atas Duda di Grand Final Reset

Carlsen Menangkan Chess.com Open Usai Comeback Atas Duda di Grand Final Reset

Duda Siap Rematch Lawan Carlsen di Grand Final Chess.com Open

Duda Siap Rematch Lawan Carlsen di Grand Final Chess.com Open