Anish Giri Kalahkan Caruana dan Pangkas Jarak dari Sindarov; Zhu dan Vaishali Pimpin Kandidat Wanita
GM Anish Giri memainkan mahakarya posisional untuk menumbangkan GM Fabiano Caruana dan merebut posisi kedua di Turnamen Kandidat FIDE 2026 setelah babak kesembilan. GM Javokhir Sindarov sebenarnya berpeluang meraih kemenangan keenam yang memecahkan rekor, tetapi terpeleset saat melawan GM Matthias Bluebaum sehingga keunggulannya terpangkas menjadi 1,5 poin. Di partai lain, GM Praggnanandhaa Rameshbabu gagal memaksimalkan posisi menang saat menghadapi GM Wei Yi, sementara GM Andrey Esipenko berhasil bertahan dari tekanan panjang GM Hikaru Nakamura.
GM Zhu Jiner dan Vaishali Rameshbabu memimpin Kandidat Wanita FIDE 2026 dengan 5,5 poin setelah sembilan babak. Vaishali mengalahkan rekan senegaranya, GM Divya Deshmukh, sementara Zhu menundukkan GM Kateryna Lagno untuk meraih kemenangan keduanya secara beruntun. GM Anna Muzychuk sempat memiliki peluang bagus untuk memberikan kekalahan ketiga beruntun kepada GM Tan Zhongyi, tetapi partai itu berakhir remis, sama seperti duel GM Aleksandra Goryachkina vs. GM Bibisara Assaubayeva.
Babak 10 akan digelar pada Kamis, 9 April mulai pukul 19.45 WIB.
- Kandidat FIDE: Giri Rebut Posisi Kedua Sendirian
- Kandidat Wanita FIDE: Zhu dan Vaishali Melesat di Puncak
Kandidat FIDE: Giri Rebut Posisi Kedua Sendirian
Kemenangan kedua beruntun Giri, yang sekaligus menjadi kekalahan kedua beruntun bagi Caruana, memberikan dampak besar pada klasemen turnamen.
Hasil Kandidat Babak 9

Kini Giri terlihat sebagai satu-satunya pemain yang berpeluang menghentikan Sindarov, dengan selisih 1,5 poin, dan keduanya juga masih akan berhadapan langsung.
Klasemen Kandidat Setelah Babak 9

Satu partai tampak sangat krusial di babak kesembilan, dan memang itulah yang terjadi.
Caruana 0-1 Giri
Giri menyebut dirinya sebagai “mini-Sindarov” setelah meraih kemenangan keduanya secara beruntun dan merebut posisi kedua sendirian. Di sisi lain, partai ini juga menjadi kekalahan kedua beruntun bagi Caruana, yang kini peluangnya untuk kembali menembus laga perebutan gelar juara dunia tampak semakin hancur.
Gave Fabi 30-40% chance to win before the event but watching the live feed looks like he's totally given up at this point. Losing to Sindarov totally changed the narrative of his tournament.
— Wesley So (@WesleySo_) April 8, 2026
Caruana memegang buah putih, tetapi keluar dari pembukaan dengan posisi yang sangat tidak nyaman. Giri pun berkomentar, “Dia harus bermain untuk menang hari ini, dan situasinya menyedihkan.” Meski begitu, peluang remis sebenarnya masih ada. Momen krusial datang ketika langkah 37...c5?! dimainkan.

Caruana hanya punya sekitar tiga menit untuk menyelesaikan tiga langkah, dan gagal melihat alasan-alasan konkret mengapa 38.dxc6! en passant kemungkinan besar bisa menyelamatkan posisinya. Namun, Giri merasa langkah itu seharusnya tetap bisa ditemukan lewat proses eliminasi, karena setelah 38.Rg3? “bahkan jika dia mendapatkan semua yang diinginkannya, posisi ini tetap terasa seperti siksaan!”
Alih-alih Caruana mencoba membangun fortress dan Giri membongkarnya perlahan, yang terjadi justru penutup partai yang brutal sekaligus brilian. Hanya dalam beberapa langkah, pecatur nomor satu Belanda itu berhasil membangun jaring mat.
Anish Giri defeats Fabiano Caruana with a beautiful finish to move into sole 2nd place, 1.5 points behind Sindarov with 5 rounds to go! https://t.co/0BhKAetqro#FIDECandidates pic.twitter.com/emPhkNHnyX
— chess24 (@chess24com) April 8, 2026
Inilah Game of the Day kami, yang dianalisis oleh GM Rafael Leitao di bawah ini.
Seperti pada Turnamen Kandidat FIDE 2020–21, Giri lagi-lagi menjadi pemain yang memberi tekanan kepada pemimpin klasemen sejak awal paruh kedua turnamen. Meski begitu, saat ditanya apakah persaingan kini tinggal antara dua pemain, dia merespons, “Menurut saya ini masih persaingan satu pemain, sementara yang lain masih tertinggal di belakang. Untuk saat ini, saya hanya sedikit lebih unggul dari mereka, tapi mari menangkan beberapa partai lagi sebelum menyebut ini sebagai persaingan dua pemain.”
Menurut saya ini masih persaingan satu pemain, sementara yang lain masih tertinggal di belakang. Untuk saat ini, saya hanya sedikit lebih unggul dari mereka.
—Anish Giri
Kemenangan Giri terasa makin penting ketika Sindarov gagal memanfaatkan peluang untuk semakin mendekat ke garis finish.
Bluebaum ½-½ Sindarov
Sebelum partai ini dimulai, hasil remis dengan buah hitam sebenarnya sudah cukup memuaskan bagi Sindarov, apalagi dia masih akan memegang buah putih dalam tiga dari lima partai tersisa. Namun, cara partai ini berlangsung justru membuat hasil akhirnya terasa mengecewakan dan harus segera dia lupakan.
"I need to forget this round and focus on my next games!" says Sindarov after allowing an endgame instead of keeping queens on the board with a winning position. "I became very sad!" #FIDECandidates pic.twitter.com/907dp2YfL2
— chess24 (@chess24com) April 8, 2026
Sekali lagi, pembukaan berjalan sesuai persiapan Sindarov. Variasi langka di Gambit Menteri Diterima benar-benar membuat Bluebaum tidak siap. Pecatur nomor dua Jerman itu mengaku:
Rasanya saya bermain seperti badut sampai titik tertentu. Setelah 22...a4, saya benar-benar benci dengan posisi saya, bahkan sempat ingin menyerah. Saya merasa sudah kalah total. Tapi untungnya dia membiarkan saya lolos ke endgame ini, yang tentu saja seharusnya masih bisa saya tahan untuk remis.
Rasanya saya bermain seperti badut sampai titik tertentu!
—Matthias Bluebaum
Namun pada momen krusial, Sindarov, yang unggul 25 menit di jam, hanya menghabiskan 11 detik untuk masuk ke endgame, alih-alih menarik mundur menterinya dan mempertahankan posisi unggul. Sang pemimpin klasemen mengakui bahwa situasi turnamen memengaruhi keputusannya memilih endgame yang minim risiko, tetapi menurutnya langkah 29.f5 “sangat merugikan saya,” meski ternyata itu bukan satu-satunya cara bagi lawan untuk tetap bertahan.
Keunggulan Sindarov kini memang menyusut menjadi 1,5 poin, tetapi dengan lima babak tersisa ia masih tetap menjadi favorit utama untuk keluar sebagai juara.
Sosok yang sangat paham situasi seperti itu adalah GM Ian Nepomniachtchi, terutama karena di Madrid 2022 ia pernah mengalami hal yang hampir sama dengan yang kini dialami Sindarov di Siprus. Nepomniachtchi tiba-tiba muncul di arena pada babak kesembilan dan mengatakan kepada FM Mike Klein bahwa dia datang “sebagai turis,” lalu menambahkan, “Saya lihat ada waktu luang di jadwal saya, jadi saya bisa datang dan menyaksikan sejarah, tapi mungkin saya terlambat dan semuanya sudah terjadi di paruh pertama!"
Nepomniachtchi menyebut apa yang terjadi di partai Sindarov sebagai sesuatu yang “cukup mengejutkan,” tetapi dia yakin Sindarov akan segera melupakannya: “Itulah keistimewaan masa muda, dia tidak akan terlalu lama memikirkan hal seperti ini!”
Partai-partai lainnya berakhir remis, yang tidak terlalu membantu keempat pemain yang kini tertinggal tiga poin atau lebih dari pemimpin klasemen—jarak yang nyaris mustahil dikejar secara matematis. Namun demikian, semua partai itu tetap berlangsung sangat sengit.
Praggnanandhaa memanfaatkan kesalahan Wei dan menemukan rangkaian langkah satu-satunya untuk meraih keunggulan. Namun, satu kesalahan saja membuat bintang asal China itu membalas dengan menemukan serangkaian langkah akurat versinya sendiri untuk memaksakan remis. Bahkan di fase akhir pun, Praggnanandhaa masih sempat mencoba ide yang indah.
45.f5!! might not win the game for Praggnanandhaa, but David & Judit love the move! https://t.co/ywbvDrkoHv#FIDECandidates pic.twitter.com/hKaitWFuDJ
— chess24 (@chess24com) April 8, 2026
Partai terakhir yang selesai adalah sebuah maraton, ketika Nakamura memakai rencana yang sebelumnya berhasil dia gunakan melawan Caruana, yakni menekan perlahan dari keunggulan kecil. Dia berhasil meraih satu pion ekstra, tetapi setelah enam jam dan 92 langkah, Esipenko menemukan semua langkah yang tepat dan pantas mendapatkan hasil remis.
Lihat juga komentar Nakamura tentang partai tersebut di bawah ini:
Nakamura akan kesulitan memangkas selisih tiga poin dalam lima babak, tetapi dia masih sangat mungkin menjadi pengacau persaingan saat menghadapi Giri di babak 10 hari Kamis, sementara Sindarov akan memegang buah putih melawan Praggnanandhaa.
Kandidat FIDE: Pairing Babak 10

Kandidat Wanita FIDE: Zhu dan Vaishali Melesat di Puncak
Vaishali dan Zhu menjadi dua pemain yang berhasil meraih kemenangan penentu di babak ini.
Hasil Kandidat Wanita Babak 9

Sebelum babak 9 dimulai, ada lima pemain yang sama-sama memimpin klasemen, tetapi kini hanya dua nama yang berhasil lepas dari persaingan ketat itu.
Klasemen Kandidat Wanita Setelah Babak 9

Partai Goryachkina vs. Assaubayeva menjadi yang pertama selesai, sekaligus yang paling minim drama. Dalam Sisilia Rossolimo, GM asal Kazakhstan itu sempat mengorbankan pion untuk sementara, lalu merebutnya kembali, sebelum akhirnya memilih mengulang posisi tiga kali untuk mengamankan remis.
Satu partai remis lainnya, antara Tan dan Muzychuk, justru terasa seperti peluang yang terbuang. Ini jadi kali kedua beruntun bagi Muzychuk, yang pada babak sebelumnya juga sempat mencapai posisi menang tetapi malah kalah. Pada langkah ke-30 dalam pertahanan Grunfeld, ia berhasil mengepung dan memenangkan pion isolasi di d5, tetapi Putih akhirnya lolos di endgame gajah beda warna.
Seandainya menang, Muzychuk akan tetap berada di puncak klasemen meski sempat blunder sehari sebelumnya. Namun, sekarang ia masih hanya tertinggal setengah poin. Sementara itu, Tan yang kini terpaut 2,5 poin dari para pemimpin menjadi satu-satunya pemain yang bisa dibilang benar-benar keluar dari persaingan untuk lolos ke pertandingan kejuaraan dunia.
Vaishali 1-0 Divya
Divya bermain ambisius dengan buah hitam. Saat menghadapi sistem double fianchetto, dia memilih 9...Ke4 lebih awal lalu membangun struktur pion Stonewall. Sebagai respons, Vaishali memainkan 12.f4!? yang menarik untuk mempertahankan kudanya di e5, dan rencana itu berhasil dengan baik. Hanya dalam beberapa langkah, Divya terjebak dalam posisi pasif—lalu situasinya makin memburuk ketika dia melakukan blunder pion.
Ide taktis Divya ternyata punya celah. Setelah rangkaian langkah yang ia rencanakan, 18.Kxc6 Kb6 19.d5 Kxc4 20.Bc4 Gxc4, dia mengaku melewatkan langkah terakhir 21.Md4, yang sekaligus menyerang gajah dan mengancam skakmat di g7 (variasinya bisa Anda lihat di papan analisis di bawah).

Sejak saat itu, Vaishali mengonversi keunggulannya dengan sangat rapi dan tajam. GM Judit Polgar bahkan menyoroti bahwa Putih sempat mengorbankan tiga benteng dalam perjalanan menuju kemenangan.
Di Kandidat Wanita 2024, Vaishali pernah menunjukkan bahwa ia mampu bangkit dengan rentetan hasil luar biasa. Setelah sempat kalah empat kali berturut-turut, ia justru menutup turnamen dengan lima kemenangan beruntun—dan laju itu baru terhenti karena turnamennya selesai. Kini ia telah memenangi tiga dari empat partai terakhirnya, meski ia sendiri mengatakan tidak sedang memikirkan soal streak.
Dalam konferensi pers, Vaishali berkata, “Partai-partai saya sebelumnya cukup naik turun, tetapi saya puas dengan dua partai terakhir. Saya harap kualitas permainan saya bisa terus seperti ini.”
Saat GM Maurice Ashley bertanya apakah sulit mengalahkan sesama rekan setim nasional, Vaishali menjawab santai, “Tidak juga! Ini turnamen individu. Memang benar kami pernah bermain bersama di turnamen beregu, tetapi di sini saya rasa kami hanya fokus pada partai masing-masing.”
Zhu 1-0 Lagno
Satu lagi pemimpin bersama berhasil mencatat kemenangan besar, kali ini atas Lagno, yang pada babak sebelumnya menang cukup mudah—uniknya, juga dari varian lain Sistem Reti. Seperti Vaishali, Zhu tampaknya tidak terlalu memikirkan persaingan klasemen secara keseluruhan dan memilih fokus pada satu demi satu partai. Kepada FIDE, ia berkata, “Menurut saya, yang terbaik adalah berusaha tampil sebaik mungkin di setiap partai.”
Dengan 14.Gxf6, Zhu berhasil membuat pion-pion hitam di sayap raja menjadi tumpuk, meski situasi itu seharusnya belum menentukan. Kesalahan penting terjadi enam langkah kemudian, ketika Lagno menukar ke endgame gajah buruk vs. kuda yang kuat. Zhu kemudian mengonversi keunggulannya dengan sangat baik, terutama saat ia menemukan pukulan telak langsung yang diawali dengan 34.Kd6, yang praktis menghapus harapan lawannya.
Setelah menyia-nyiakan dua peluang, Muzychuk akan bermain dengan buah putih melawan salah satu pemimpin turnamen, Vaishali, pada babak 10. Sementara itu, Zhu akan memegang buah hitam saat menghadapi Assaubayeva.
Kandidat Wanita FIDE: Pairing Babak 10

NM Anthony Levin turut berkontribusi dalam berita ini.
Siaran langsung Chess.com Indonesia dipandu oleh WIM Chelsie Monica dan IM Mohamad Ervan.
Turnamen Kandidat FIDE adalah turnamen FIDE paling penting tahun ini. Di kategori Terbuka dan Wanita, delapan pemain saling berhadapan dua kali demi memperebutkan hak untuk menantang Juara Dunia FIDE, Gukesh Dommaraju dan Ju Wenjun dalam pertandingan perebutan gelar.
Liputan sebelumnya:
- Babak 8: Nakamura Tumbangkan Caruana, Giri Menyusul di Klasemen; Divya Kejutkan Muzychuk
- Babak 7: Sindarov Catat Skor 6/7 Bersejarah di Paruh Pertama Kandidat; Wei Yi Raih Kemenangan Perdana
- Babak 6: Sindarov Lanjutkan Laju Kemenangan; Anna Muzychuk Pimpin Kandidat Wanita
- Babak 5: Sindarov Tumbangkan Nakamura untuk Raih 4,5/5; Caruana Kalahkan Bluebaum dan Terus Mengejar
- Babak 4: Sindarov Kalahkan Caruana dan Kuasai Puncak Klasemen Kandidat, Giri Taklukkan Esipenko
- Babak 3: Caruana Menang dalam 19 Langkah, Sindarov Taklukkan Praggnanandhaa dengan Pengorbanan Perwira
- Babak 2: Hari Penuh Remis: Vaishali dan Lagno Lolos dari Kekalahan Berkat Pengorbanan Dramatis
- Babak 1: Caruana, Pragg, dan Sindarov Buka Turnamen Kandidat 2026 dengan Kemenangan Besar
- Nakamura Rejects ‘Completely Wrong’ 40% Odds; Caruana Calls Tier Lists ‘Global Obsession’
- One Story To Watch For Every FIDE Candidate
- Who Will Win The Candidates? 7 GMs Offer Their Take
- Sindarov On The Candidates: 'I Know It Will Be Very Hard To Win, But I Want To Try'
- Koneru Humpy Confirms Candidates Withdrawal, Anna Muzychuk Takes Spot
- Meet The 2026 Women's Candidates: Who Should You Root For?
- Meet The 2026 Candidates: Who Should You Root For?
- How To Watch And What You Need To Know About The 2026 FIDE Candidates Tournament
- Caruana-Nakamura In Round 1: FIDE Candidates Pairings Announced
