Sindarov Juara Kandidat dengan Satu Babak Tersisa; Persaingan di Kandidat Wanita Masih Terbuka
GM Javokhir Sindarov menjuarai Turnamen Kandidat FIDE 2026 dengan satu babak tersisa setelah bermain remis melawan GM Anish Giri pada babak 13. Lebih penting daripada hadiah €70.000, ia akan menjadi penantang berikutnya bagi GM Gukesh Dommaraju dalam perebutan gelar Juara Dunia. GM Wei Yi meraih satu-satunya kemenangan di babak ini, yakni atas GM Andrey Esipenko. GM Fabiano Caruana sempat melewatkan peluang menang melawan GM Praggnanandhaa Rameshbabu sebelum langkah ke-40 sehingga partai berakhir remis, sementara duel GM Hikaru Nakamura vs. GM Matthias Bluebaum juga berakhir imbang.
Enam pemain masih berpeluang menjuarai Turnamen Kandidat Wanita FIDE 2026 menjelang babak terakhir, dengan GM Bibisara Assaubayeva dan Vaishali Rameshbabu berbagi puncak klasemen dengan 7,5/13. Assaubayeva mengalahkan GM Anna Muzychuk dengan buah Putih, sementara Vaishali berhasil selamat dengan buah Hitam saat menghadapi GM Tan Zhongyi. GM Zhu Jiner sempat menekan demi merebut posisi puncak klasemen dengan mengalahkan GM Aleksandra Goryachkina, tetapi bermain terlalu memaksa dan justru kalah secara mengejutkan, membuatnya tertinggal setengah poin dari pemimpin. Kemenangan GM Kateryna Lagno atas GM Divya Deshmukh juga masih menjaga peluangnya untuk mencapai babak playoff.
Babak terakhir akan digelar pada Rabu, 15 April mulai pukul 19.45 WIB.
Kandidat FIDE: Sindarov Pastikan Gelar
Hasil remis sudah cukup bagi Sindarov untuk memastikan gelar juara turnamen. Sementara itu, Wei meraih kemenangan keduanya di ajang ini lewat satu-satunya partai yang menghasilkan pemenang.
Hasil Kandidat Babak 13

Kini Sindarov sudah tidak mungkin lagi terkejar, meski turnamen masih menyisakan satu babak.
Klasemen Kandidat Setelah Babak 13

Laga Sindarov vs. Gukesh nanti akan menjadi pertandingan Kejuaraan Dunia termuda dalam sejarah. Pada 2024, duel Gukesh vs. GM Ding Liren mencatat total usia gabungan 50 tahun dan kini menjadi yang termuda kedua. Pada 2026, untuk pertama kalinya sejak duel GM Vladimir Kramnik vs. GM Veselin Topalov pada 2006, kedua pemain di final akan berusia sama, yaitu 20 tahun. Saat itu, Kramnik dan Topalov sama-sama berusia 31 tahun.
Sindarov saat ini menempati peringkat kelima dunia di daftar live rating, sedangkan Gukesh berada di peringkat ke-15.
Giri ½-½ Sindarov
Partainya memang tidak terlalu dramatis, tetapi itu justru menunjukkan betapa kokohnya pertahanan Sindarov. Dalam 58 langkah, sang juara bermain dengan akurasi 99,5 persen—nyaris sempurna. Dengan hasil ini, ia kini mencatat 50 partai tanpa kekalahan; kekalahan terakhirnya terjadi saat melawan GM Ivan Cheparinov pada babak ketiga FIDE Grand Swiss 2025.
Sindarov mengatakan bahwa hasil remis itu memang tidak sepenuhnya mudah, tetapi tetap terasa cukup nyaman baginya. Menurutnya, salah satu momen ketika Giri sebetulnya bisa memberi tekanan lebih besar terjadi pada langkah 20.Mf3. Namun setelah pertukaran menteri di langkah ke-20, ia merasa posisinya sudah aman dan tidak lagi berada di bawah tekanan.
Saat menilai penampilannya sepanjang turnamen, Sindarov menyebut dua partainya melawan Praggnanandhaa sebagai yang terbaik. Meski begitu, ia justru lebih menyukai kemenangan atas Caruana, yang menurutnya merupakan partai yang sangat teknis. Ia mengalahkan Caruana pada babak keempat, lalu bertahan dalam posisi berbahaya saat bertemu lagi di babak ke-11, yang bisa dibilang menjadi salah satu momen yang paling goyah di turnamen ini.
Sindarov mengakui bahwa pada masa yang sama tahun 2025, ia bahkan belum membayangkan akan tampil di pertandingan perebutan gelar juara dunia hanya setahun kemudian. Ia juga sempat bercanda bahwa selama ini ia menghabiskan banyak waktu bermain Counter-Strike, meski ia tidak menyesalinya.
"When these guys worked 10 hours in a day [studying chess], I spent my time every day with Counter-Strike," said Sindarov about how he spent his time after becoming a grandmaster. #FIDECandidates pic.twitter.com/ffTqga8v3j
— chess24 (@chess24com) April 14, 2026
Ia juga menyinggung perkembangan permainannya yang sangat pesat. Sindarov mengatakan bahwa ia sangat senang, tetapi tidak terlalu terkejut bisa menjuarai turnamen ini karena ia selalu percaya pada dirinya sendiri. Setelah finish kedua di Tata Steel Chess 2026 awal tahun ini, ia mulai merasa punya peluang besar untuk menjuarai Kandidat. Rekan senegaranya, GM Nodirbek Abdusattorov juga mengatakan hal yang sama kepadanya.
Selain berterima kasih kepada sponsor dan para pendukungnya, Sindarov juga menyampaikan apresiasi kepada para sekondan-nya, GM Mukhiddin Madaminov dan GM Roman Vidonyak. Antusiasme terhadap catur di Uzbekistan pun terus meningkat.
🇺🇿 Uzbekistan Chess Federation FanZone!#FIDECandidates #Chess #FIDE #Cyprus pic.twitter.com/yavAx3V6jJ
— International Chess Federation (@FIDE_chess) April 14, 2026
Sindarov tidak punya banyak waktu untuk merayakan kemenangan ini, atau bahkan sekadar beristirahat. Dua minggu lagi, ia sudah harus tampil di Super Rapid & Blitz Poland dalam rangkaian Grand Chess Tour. Belum lagi, ia juga harus mulai mempersiapkan pertandingan terpenting dalam hidupnya.
Masih ada tiga partai lain di babak ini, tetapi semuanya tidak lagi berpengaruh pada perebutan tiket ke pertandingan kejuaraan dunia. Salah satu partai remis berlangsung tenang dan solid, sementara satu remis lainnya jauh dari kata biasa.
Caruana sebenarnya memainkan partai yang luar biasa. Ia rela membiarkan gajahnya terjebak di g3, tetapi sebagai gantinya mendapatkan tiga pion sekaligus peluang serangan. Ia sempat mengendalikan jalannya permainan dengan sangat baik dan tampak menuju kemenangan penuh. Namun, sesaat sebelum langkah ke-40, Praggnanandhaa berhasil lolos, padahal Caruana sebenarnya tinggal selangkah lagi mengamankan poin penuh.
Pada partai remis lainnya, Bluebaum berhasil menahan Nakamura dalam Gambit Menteri Ditolak yang berlangsung solid. Bagi pecatur Jerman itu, hasil ini menjadi remis ke-12 dalam 13 babak, dengan satu-satunya kekalahan datang dari Caruana pada babak kelima. Bluebaum dan Nakamura kini sama-sama mengoleksi enam poin.
Video rekap Nakamura bisa Anda saksikan di sini.
Wei 1-0 Esipenko
Wei mencatat satu-satunya kemenangan pada babak ini, dan menariknya, dua kemenangan yang ia raih di turnamen sama-sama didapat saat menghadapi Esipenko. Wei mengaku cukup beruntung setelah pembukaan karena ia sebenarnya tidak menyukai posisinya, dan ia menilai 9.Mc2 sebagai sebuah kesalahan.
Partai mereka berlangsung tajam dalam Pertahanan Petroff, ketika Putih memilih melepaskan hak rokade—sebuah rencana yang pernah dicoba Wei saat melawan GM Yu Yangyi pada 2017. Grandmaster asal China itu menambahkan bahwa sembilan tahun lalu lawannya belum memahami varian ini, sedangkan Esipenko kali ini jauh lebih mengerti seluk-beluk posisinya.
Di tengah pertarungan taktis yang rumit, Esipenko mengorbankan satu perwira, tetapi luput melihat detail penting yang muncul empat langkah kemudian, yaitu 23.Gxe4!. Setelah itu, posisinya terus memburuk, dan Wei berhasil memadamkan seluruh inisiatif yang sempat dimiliki lawannya.
Sindarov masih memiliki satu partai lagi di turnamen ini, yakni melawan Wei. Jika ia kembali meraih hasil remis, ia akan mencatat skor terbaik dalam sejarah Turnamen Kandidat dengan selisih setengah poin, melampaui rekor GM Ian Nepomniachtchi.
Pairing Kandidat Babak 14

Kandidat Wanita FIDE: Assaubayeva Samai Vaishali di Puncak
Babak ke-13 menghadirkan tiga partai yang berakhir dengan kemenangan, dan sebenarnya jumlah itu nyaris menjadi empat.
Hasil Kandidat Wanita Babak 13

Saat ini hanya Tan dan Divya yang sudah benar-benar kehilangan peluang untuk menjuarai Kandidat Wanita FIDE. Sementara itu, dua pemimpin klasemen, Assaubayeva dan Vaishali, masih bisa dikejar oleh empat pemain yang berada tepat di belakang mereka.
Klasemen Kandidat Wanita Setelah Babak 13

Pemenang terbesar di babak ini adalah Assaubayeva, yang memulai hari dengan selisih setengah poin dari para pemuncak klasemen.
Assaubayeva 1-0 Muzychuk
Setelah sempat terlihat keluar dari persaingan usai menelan dua kekalahan beruntun pada babak kelima dan keenam, Assaubayeva kini justru masuk ke babak terakhir sebagai pemimpin bersama berkat tiga kemenangan dari empat partai terakhirnya. Partainya melawan Muzychuk juga dimulai dengan sangat baik. Hingga langkah ke-13, pecatur Kazakhstan itu hampir tidak menggunakan waktu sama sekali, dan sudah mendapatkan posisi yang oleh komentator GM Judit Polgar dan David Howell disebut nyaman dan minim risiko.

Setelah menukar kuda di d5, permainan berlanjut ke posisi di mana Muzychuk pada akhirnya tidak punya pilihan lebih baik selain mengorbankan satu pion. Meski begitu, partai ini tidak sepenuhnya berjalan mulus untuk Assaubayeva. Setelah pertandingan, ia mengaku bahwa meski sempat unggul besar sejak pembukaan dan juga unggul jauh dalam waktu, ia merasa membuat beberapa kesalahan, dan mungkin pada satu titik lawannya sebenarnya punya peluang remis, walau ia sendiri tidak yakin bagaimana caranya. Pada akhirnya, ia tetap senang bisa memenangkan partai itu.
Langkah ...a6 yang dimainkan di saat tepat mungkin bisa menyeimbangkan posisi, tetapi 32...a6? yang dimainkan saat waktu Muzychuk kurang dari tiga menit justru menjadi titik balik yang menentukan. Assaubayeva mendapatkan pion bebas di b6, dan sejak saat itu Muzychuk tidak lagi mampu mempertahankan pion di kedua sisi papan.
Muzychuk memang masih punya peluang tipis untuk menjuarai turnamen, tetapi Assaubayeva kini memasuki babak terakhir sebagai pemimpin bersama. Ia juga mendapat tambahan semangat dari kemenangan Sindarov di Kandidat FIDE.
Ia mengatakan bahwa dirinya sangat bahagia dan bangga kepada Sindarov karena sudah mengenalnya selama lima tahun terakhir, dan mereka tumbuh sambil saling melihat pencapaian satu sama lain. Menurutnya, Sindarov adalah salah satu orang paling baik yang ia kenal, dan ia sangat senang melihatnya juara karena ia memang sangat pantas mendapatkannya.
Menurut saya, dia salah satu orang paling baik di dunia. Saya sangat senang dia juara karena dia memang benar-benar pantas mendapatkannya.
—Bibisara Assaubayeva tentang Javokhir Sindarov
Assaubayeva juga menjelaskan bahwa Sindarov kemungkinan akan membantunya mempersiapkan babak terakhir. Sebelumnya, ia juga ikut membantu Assaubayeva lolos ke Kandidat. Setelah Sindarov lebih dulu lolos ke Kandidat FIDE, Assaubayeva sempat berada dalam situasi menegangkan di Kejuaraan Dunia Cepat dan Kilat. Setelah Piala Dunia, Sindarov mengatakan bahwa mereka akan fokus pada upayanya untuk lolos lebih dulu, lalu bersiap bersama untuk Kandidat.
Assaubayeva kini berbagi posisi teratas dengan Vaishali, yang memulai hari dengan keunggulan setengah poin. Untuk mempertahankan posisinya, Vaishali harus bertahan dengan gigih dan juga sedikit terbantu oleh Tan agar bisa mengamankan hasil remis.
Saat dua pemain sudah mencapai 7,5 poin, Zhu tergoda oleh peluang untuk memasuki babak terakhir sebagai pemimpin tunggal dengan delapan poin. Namun, harapan itu justru berakhir pahit.
Zhu 0-1 Goryachkina
Ini adalah partai wajib menang bagi Goryachkina. Namun pada langkah ke-27, ia sebenarnya sudah cukup puas menerima remis lewat pengulangan posisi demi keluar dari situasi yang rumit. Zhu, yang kini sudah memainkan sembilan partai menang/kalah dalam 13 babak, memilih untuk terus melanjutkan permainan.
Awalnya, keputusan itu sempat terlihat menjanjikan. Ia unggul satu pion dan memiliki posisi yang lebih baik, tetapi para komentator terus menekankan bahwa pion bebas terjauh milik Goryachkina membuat partai ini tetap terbuka untuk tiga kemungkinan hasil.
Meski begitu, hampir tak ada yang menyangka jalannya partai akan berbalik secepat itu. Polgar dan Howell hanya punya beberapa detik untuk memahami mengapa 51.Be5? menjadi kesalahan fatal, sekaligus bertanya-tanya apakah Goryachkina akan menemukan langkah penentu 51...Rh8! sebelum akhirnya benar-benar dimainkan.
Zhu Jiner's 51.Re5? is a losing blunder and Goryachkina instantly plays the key move, 51...Kh8! https://t.co/Yq55Zighyx#FIDECandidates pic.twitter.com/KUZ2L30wG2
— chess24 (@chess24com) April 14, 2026
Tiba-tiba Goryachkina justru berada di posisi menang, lalu berhasil mengamankan kemenangan yang sangat merugikan peluang Zhu. Hasil itu juga membuat Goryachkina, Muzychuk, dan Lagno tetap punya peluang tipis untuk menjuarai Kandidat.
Partai ini terpilih sebagai Game of the Day kami, dan telah dianalisis oleh GM Rafael Leitao di bawah ini.
Hasil itu juga membuat kemenangan Lagno bukan sekadar hiburan semata.
Lagno 1-0 Divya
Dua pola kembali terlihat dalam partai ini. Pertama, setiap kali memainkan partai menang/kalah, Lagno selalu kembali ke persentase 50 persen. Tiga kali ia sempat naik ke skor +1 lalu kalah di partai berikutnya, sementara pada babak ke-12 ia turun ke -1 dan kini langsung membalasnya dengan kemenangan. Pola kedua adalah performa Divya yang terus menurun sejak ia memenangi posisi kalah melawan Muzychuk di babak kedelapan—setelah itu, ia kalah empat kali dalam lima partai berikutnya.
Partai ini berjalan nyaris sepenuhnya sesuai keinginan Lagno, yang sukses menghancurkan pertahanan Hitam.
Jadi, meski penantang Gukesh sudah dipastikan, siapa yang akan menantang GM Ju Wenjun masih benar-benar belum jelas, apalagi para pemain teratas tidak saling berhadapan di babak terakhir.
Vaishali, yang akan bermain dengan Putih melawan Lagno, dan Assaubayeva yang akan memegang Hitam melawan Divya, masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri. Jika menang, keduanya setidaknya pasti melaju ke playoff rapid perebutan gelar. Jika salah satu hanya bermain remis, maka hanya Zhu yang masih bisa menyamai mereka lewat kemenangan.
Namun jika Goryachkina, Lagno, dan Divya sama-sama menang sementara Zhu gagal menang, maka perebutan posisi pertama akan ditentukan lewat playoff rapid round-robin lima pemain, yang bahkan bisa berlanjut ke babak blitz.
Kandidat Wanita FIDE: Pairing Babak 14

Colin McGourty turut berkontribusi dalam berita ini.
Siaran langsung Chess.com Indonesia dipandu oleh WIM Chelsie Monica dan IM Lutfi Ali.
Turnamen Kandidat FIDE adalah turnamen FIDE paling penting tahun ini. Di kategori Terbuka dan Wanita, delapan pemain saling berhadapan dua kali demi memperebutkan hak untuk menantang Juara Dunia FIDE, Gukesh Dommaraju dan Ju Wenjun dalam pertandingan perebutan gelar.
Liputan sebelumnya:
- Babak 11: Sindarov Tahan Imbang Caruana, Vaishali Perlebar Keunggulan di Kandidat Wanita
- Babak 10: Sindarov Korbankan Perwira untuk Raih Kemenangan Keenam yang Pecahkan Rekor; Vaishali Pimpin Persaingan Kandidat Wanita
- Babak 9: Anish Giri Kalahkan Caruana dan Pangkas Jarak dari Sindarov; Zhu dan Vaishali Pimpin Kandidat Wanita
- Babak 8: Nakamura Tumbangkan Caruana, Giri Menyusul di Klasemen; Divya Kejutkan Muzychuk
- Babak 7: Sindarov Catat Skor 6/7 Bersejarah di Paruh Pertama Kandidat; Wei Yi Raih Kemenangan Perdana
- Babak 6: Sindarov Lanjutkan Laju Kemenangan; Anna Muzychuk Pimpin Kandidat Wanita
- Babak 5: Sindarov Tumbangkan Nakamura untuk Raih 4,5/5; Caruana Kalahkan Bluebaum dan Terus Mengejar
- Babak 4: Sindarov Kalahkan Caruana dan Kuasai Puncak Klasemen Kandidat, Giri Taklukkan Esipenko
- Babak 3: Caruana Menang dalam 19 Langkah, Sindarov Taklukkan Praggnanandhaa dengan Pengorbanan Perwira
- Babak 2: Hari Penuh Remis: Vaishali dan Lagno Lolos dari Kekalahan Berkat Pengorbanan Dramatis
- Babak 1: Caruana, Pragg, dan Sindarov Buka Turnamen Kandidat 2026 dengan Kemenangan Besar
- Nakamura Rejects ‘Completely Wrong’ 40% Odds; Caruana Calls Tier Lists ‘Global Obsession’
- One Story To Watch For Every FIDE Candidate
- Who Will Win The Candidates? 7 GMs Offer Their Take
- Sindarov On The Candidates: 'I Know It Will Be Very Hard To Win, But I Want To Try'
- Koneru Humpy Confirms Candidates Withdrawal, Anna Muzychuk Takes Spot
- Meet The 2026 Women's Candidates: Who Should You Root For?
- Meet The 2026 Candidates: Who Should You Root For?
- How To Watch And What You Need To Know About The 2026 FIDE Candidates Tournament
- Caruana-Nakamura In Round 1: FIDE Candidates Pairings Announced
